TEKNO

Instagram Uji Fitur Premium Baru, Pengguna Bisa Lihat Story Secara Anonim

49
×

Instagram Uji Fitur Premium Baru, Pengguna Bisa Lihat Story Secara Anonim

Sebarkan artikel ini
Fitur Premium Terbaru Instagram Memungkinkan Pengguna Intip Story Tanpa Terlihat
Fitur Premium Terbaru Instagram Memungkinkan Pengguna Intip Story Tanpa Terlihat

Media90 – Perubahan besar kembali menghampiri Instagram. Platform milik Meta ini dikabarkan tengah menguji fitur baru yang cukup menarik perhatian: pengguna bisa melihat Instagram Story orang lain tanpa diketahui.

Fitur ini bukan hadir untuk semua orang, melainkan menjadi bagian dari layanan berlangganan premium yang sedang diuji coba di sejumlah negara. Langkah ini menandai arah baru Instagram yang mulai serius mengembangkan model bisnis berbasis langganan, di luar iklan yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan mereka.

Ads
close ads

Fitur Anonim Jadi Sorotan Utama

Dalam uji coba tersebut, Meta memperkenalkan paket bernama Instagram Plus. Layanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman lebih bagi pengguna sehari-hari, bukan hanya kreator atau pebisnis.

Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah kemampuan untuk melihat Story secara anonim. Artinya, pengguna bisa mengintip Story tanpa nama mereka muncul di daftar penonton.

Bagi sebagian orang, fitur ini mungkin terdengar kontroversial. Selama ini, transparansi siapa saja yang melihat Story menjadi salah satu ciri khas Instagram. Dengan adanya fitur ini, interaksi di platform bisa berubah karena pengguna tidak lagi sepenuhnya mengetahui siapa yang memperhatikan konten mereka.

Insight Lebih Dalam untuk Story

Tak hanya itu, Instagram Plus juga membawa fitur lain yang tak kalah menarik. Pengguna premium bisa melihat berapa banyak orang yang menonton ulang Story mereka.

Informasi ini sebelumnya tidak tersedia secara detail, sehingga fitur ini berpotensi membantu pengguna memahami performa konten mereka secara lebih mendalam.

Kontrol Audiens Lebih Fleksibel

Selain dari sisi analitik, Meta juga memberikan fleksibilitas lebih dalam pengaturan audiens. Jika sebelumnya pengguna hanya memiliki opsi Story publik atau Close Friends, kini mereka bisa membuat kategori audiens yang lebih spesifik.

Misalnya, membagi penonton berdasarkan teman kantor, keluarga, atau komunitas tertentu. Fitur ini membuka peluang baru dalam cara pengguna berbagi konten agar lebih personal dan tersegmentasi.

Durasi Story Lebih Panjang dan Lebih Menonjol

Dari sisi durasi, Instagram juga bereksperimen dengan memperpanjang masa tayang Story. Jika biasanya Story hanya bertahan 24 jam, pengguna premium dapat memperpanjangnya lebih lama.

Bahkan, mereka bisa menyorot Story tertentu agar muncul lebih menonjol di bagian depan selama periode tertentu, sehingga meningkatkan visibilitas.

Interaksi Baru dengan Superlike dan Pencarian Viewer

Interaksi pun dibuat lebih ekspresif dengan hadirnya fitur Superlike dalam bentuk animasi. Fitur ini memberikan cara baru bagi pengguna untuk menunjukkan apresiasi terhadap Story orang lain, di luar sekadar reaksi biasa.

Kemudahan juga ditingkatkan melalui fitur pencarian penonton Story. Pengguna tidak perlu lagi menggulir panjang daftar viewer untuk menemukan seseorang, karena kini tersedia fitur pencarian yang lebih praktis.

Harga Langganan dan Negara Uji Coba

Uji coba layanan ini dilaporkan sudah berlangsung di beberapa negara, termasuk Meksiko, Jepang, dan Filipina.

Harga langganannya pun relatif terjangkau, mulai dari sekitar satu hingga dua dolar AS per bulan, tergantung wilayah.

Menariknya, layanan ini berbeda dari Meta Verified yang lebih fokus pada kreator dan bisnis. Instagram Plus justru menyasar pengguna umum yang ingin mendapatkan pengalaman lebih saat menggunakan platform tersebut.

Respons Pengguna dan Tantangan Model Berlangganan

Namun, tidak semua respons terhadap fitur ini bersifat positif. Sebagian pengguna mengaku mulai lelah dengan semakin banyaknya layanan digital yang beralih ke sistem berlangganan.

Kekhawatiran akan fenomena subscription fatigue pun mulai muncul, terutama jika fitur-fitur dasar perlahan dipindahkan ke layanan berbayar.

Meski begitu, tren ini sebenarnya bukan hal baru di industri media sosial. Platform seperti Snapchat dan X sebelumnya telah lebih dulu sukses dengan model langganan. Snapchat+, misalnya, telah mengumpulkan puluhan juta pelanggan sejak diluncurkan.

Arah Baru Instagram ke Depan

Melihat perkembangan ini, langkah Meta bisa jadi merupakan upaya untuk mengejar peluang serupa sekaligus mendiversifikasi sumber pendapatan mereka.

Tinggal bagaimana respons pengguna ke depannya—apakah fitur-fitur eksklusif ini cukup menarik untuk membuat mereka bersedia membayar.

Jika uji coba ini berhasil, bukan tidak mungkin fitur melihat Story tanpa ketahuan akan segera hadir secara global. Dan saat itu terjadi, cara kita berinteraksi di Instagram mungkin akan berubah selamanya.

Riset Anthropic Profesi Guru Lebih Sulit Digantikan AI Dibanding Programmer
TEKNO

Media90 – Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif terus memicu perdebatan mengenai masa depan berbagai profesi di dunia kerja. Banyak pihak sebelumnya beranggapan sektor pendidikan dan pengajaran akan menjadi salah satu bidang yang paling cepat terdampak otomatisasi AI. Namun, riset terbaru dari perusahaan laboratorium AI Anthropic justru menunjukkan hasil yang berbeda. Dalam studi tersebut, profesi guru dinilai memiliki ketahanan jauh lebih tinggi terhadap disrupsi AI dibanding profesi teknis seperti programmer atau penulis kode. Ads close ads Temuan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa pekerjaan berbasis komunikasi interpersonal lebih mudah ditiru oleh model bahasa besar atau large language model (LLM)….

ChatGPT Personal Finance Resmi Hadir AI Kini Bisa Bantu Analisis Keuangan Pengguna
TEKNO

Media90 – OpenAI kembali memperluas kemampuan platform kecerdasan buatannya dengan memperkenalkan ChatGPT Personal Finance. Fitur baru ini memungkinkan ChatGPT memahami kondisi finansial pengguna melalui integrasi langsung dengan akun perbankan pribadi. Saat ini, ChatGPT Personal Finance masih berada dalam tahap pratinjau atau preview. OpenAI memprioritaskan akses awal untuk pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat yang berlangganan dengan biaya 200 dolar AS per bulan. Ads close ads Setelah fase uji coba dan pengumpulan masukan pengguna selesai, perusahaan berencana memperluas ketersediaan fitur tersebut ke pelanggan ChatGPT Plus. Untuk mendukung integrasi data keuangan, OpenAI bekerja sama dengan Plaid, perusahaan teknologi finansial yang menjadi penghubung…

Xiaomi Resmi Luncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro Dibanderol Rp1 Jutaan
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali memperluas ekosistem perangkat rumah pintarnya dengan meluncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro untuk pasar Tiongkok. Sikat gigi elektrik terbaru ini hadir membawa material bodi premium serta sejumlah fitur pintar yang dirancang untuk memantau sekaligus mengoptimalkan rutinitas kebersihan gigi pengguna. Berbeda dari sikat gigi elektrik biasa yang hanya mengandalkan putaran standar, Xiaomi merancang perangkat ini untuk meniru teknik menyikat gigi yang direkomendasikan secara medis melalui kombinasi teknologi motor dan sensor internal. Ads close ads Mijia Electric Toothbrush Pro dibekali motor dual-degree-of-freedom yang mampu meniru metode Bass, yakni teknik menyikat gigi dengan posisi sikat pada sudut tertentu di area…

MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan
TEKNO

Media90 – Apple resmi membuka pemesanan awal atau pre-order laptop terbarunya, MacBook Neo, di Indonesia mulai 15 Mei 2026. Kehadiran perangkat ini langsung mencuri perhatian publik karena menawarkan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya. Sejumlah Apple Authorized Reseller (AAR) di Indonesia seperti iBox, Digimap, Blibli, hingga Hello Store sudah mulai membuka halaman pemesanan MacBook Neo melalui situs resmi masing-masing. Laptop ini diposisikan sebagai perangkat entry-level bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar. Ads close ads Di pasar Indonesia, MacBook Neo dibanderol mulai Rp10.749.000 untuk varian RAM 8 GB dengan penyimpanan…

Penelitian Sebut Chip AI Nvidia A100 Mengandung 32 Jenis Logam Termasuk Zat Berbahaya
TEKNO

Media90 – Selama ini, perbincangan mengenai dampak negatif kecerdasan buatan (AI) terhadap lingkungan lebih banyak berfokus pada tingginya konsumsi listrik dan jejak karbon pusat data. Namun, sebuah studi terbaru dari Universitas Bonn, Jerman, mengungkap sisi lain yang jarang dibahas, yakni jejak material serta kandungan logam beracun di dalam perangkat keras penopang AI. Penelitian yang dilakukan Sustainable AI Lab Bonn tersebut membedah salah satu chip AI paling populer di dunia, Nvidia A100. GPU ini dikenal sebagai komponen utama yang menjadi tulang punggung ledakan awal popularitas chatbot generatif secara global. Ads close ads Dalam eksperimen tersebut, para peneliti melakukan analisis kimia untuk…

Xiaomi 17T Muncul di Geekbench Database, Gunakan Dimensity 8500
TEKNO

Media90 – Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah salah satu model terbaru dari lini Xiaomi 17 Series, yaitu Xiaomi 17T, muncul di database benchmark Geekbench. Kehadiran perangkat ini menandai potensi ekspansi baru dari seri flagship mereka yang sebelumnya telah dirilis global pada Februari 2026 dengan model Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Hasil Geekbench AI Xiaomi 17T Perangkat dengan nomor model 2602DPT53G terpantau muncul di Geekbench AI, platform pengujian performa kecerdasan buatan. Nomor model tersebut diyakini kuat merupakan milik Xiaomi 17T berdasarkan sejumlah sertifikasi yang beredar sebelumnya. Ads close ads Dari hasil pengujian, Xiaomi 17T mencatat skor 777 untuk single-precision, 858…

Industri Smartphone India Tumbuh, Ekspor Meningkat hingga 28% Versi Counterpoint
TEKNO

Media90 – Pasar manufaktur smartphone di India menunjukkan pertumbuhan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, ekspor smartphone buatan India tercatat melonjak hingga 28%, dan kini menyumbang hampir sepertiga dari total unit produksi di negara tersebut. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa India semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat manufaktur smartphone global, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk ekspor internasional. Ads close ads Dixon dan Samsung Pimpin Pasar EMS Dalam sektor Electronics Manufacturing Services (EMS), perusahaan lokal Dixon Technologies menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan mencapai 89%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya pesanan dari berbagai…