Media90.id – Peneliti keamanan dari Paradigm Shift mengungkap adanya celah keamanan serius yang ditemukan pada sejumlah chip Apple generasi lama. Kerentanan tersebut diberi nama usbliter8 dan diketahui menyasar SecureROM, yaitu kode boot tingkat rendah yang tertanam langsung di dalam chip.
Berbeda dengan bug perangkat lunak pada umumnya, SecureROM merupakan bagian dari perangkat keras (hardware) sehingga tidak dapat diperbaiki melalui pembaruan sistem operasi atau software update. Kondisi ini membuat kerentanan tersebut menjadi perhatian, meski tingkat risikonya untuk pengguna umum dinilai masih relatif rendah.
Menargetkan Chip Apple A12, A13 hingga Apple Watch Lama
Berdasarkan hasil penelitian, eksploit usbliter8 memengaruhi beberapa chip Apple, yakni:
- Apple A12
- Apple A13
- Apple S4
- Apple S5
Artinya, sejumlah perangkat yang masih banyak digunakan berpotensi terdampak, di antaranya:
- iPhone XR
- iPhone XS
- iPhone XS Max
- Seluruh seri iPhone 11
- iPhone SE generasi kedua
- iPad Air 3
- iPad mini 5
- Apple Watch Series 4
- Apple Watch Series 5
Sementara itu, perangkat yang menggunakan chip A14 dan generasi lebih baru disebut tidak terdampak oleh celah keamanan ini.
Secure Enclave Tetap Aman
Meski terdengar mengkhawatirkan, Paradigm Shift menjelaskan bahwa eksploit tersebut tidak mampu menembus Secure Enclave, yaitu komponen keamanan khusus milik Apple yang bertugas melindungi data sensitif pengguna.
Dengan demikian, informasi penting seperti:
- Passcode perangkat
- Data Face ID
- Kunci enkripsi
tetap berada dalam kondisi aman dan tidak dapat diakses melalui eksploit tersebut.
Selain itu, serangan juga tidak dapat dilakukan dari jarak jauh (remote attack). Pelaku harus memiliki akses fisik terhadap perangkat serta kemampuan teknis yang cukup tinggi untuk memanfaatkan celah tersebut.
iPhone 8 dan iPhone X Tidak Terdampak
Menariknya, perangkat yang menggunakan chip Apple A11, seperti iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X, justru tidak termasuk dalam daftar perangkat yang terdampak.
Hal ini menunjukkan bahwa kerentanan tersebut hanya memengaruhi arsitektur chip tertentu yang digunakan setelah A11 hingga sebelum hadirnya A14.
Tidak Bisa Ditutup Lewat Update Software
Karena berada pada level hardware, Apple tidak dapat memperbaiki celah ini hanya dengan merilis pembaruan iOS atau watchOS.
Sebagai langkah mitigasi, para peneliti menyarankan pengguna dengan kebutuhan keamanan tinggi—misalnya yang menyimpan data sensitif atau menggunakan perangkat untuk kepentingan pekerjaan—untuk mempertimbangkan penggunaan perangkat yang lebih baru.
Paradigm Shift juga mengonfirmasi bahwa temuan ini telah lebih dahulu dilaporkan kepada Apple sebelum dipublikasikan secara luas, sehingga perusahaan telah mengetahui adanya kerentanan tersebut.
Risiko untuk Pengguna Umum Dinilai Rendah
Meski tidak dapat ditambal melalui pembaruan perangkat lunak, risiko eksploitasi terhadap pengguna sehari-hari dinilai relatif kecil.
Hal itu karena serangan membutuhkan akses fisik langsung ke perangkat serta proses eksploitasi yang tidak sederhana. Pengguna yang menerapkan passcode kuat, menjaga perangkat tetap berada dalam pengawasan, serta tidak memberikan akses kepada pihak yang tidak dikenal masih memiliki tingkat perlindungan yang baik.
Namun demikian, temuan ini tetap menjadi pengingat bahwa perangkat lama memiliki keterbatasan dari sisi keamanan hardware. Bagi pengguna yang menangani data penting atau informasi sensitif, mempertimbangkan migrasi ke perangkat dengan chip A14 atau yang lebih baru dapat menjadi langkah untuk memperoleh perlindungan keamanan yang lebih optimal.














