TEKNO

Selamat Tinggal Lithium! Google Gunakan Baterai Udara CO2 untuk Energi Hijau

180
×

Selamat Tinggal Lithium! Google Gunakan Baterai Udara CO2 untuk Energi Hijau

Sebarkan artikel ini
Google Tinggalkan Lithium, Beralih ke Baterai Udara CO2 untuk Energi Ramah Lingkungan
Google Tinggalkan Lithium, Beralih ke Baterai Udara CO2 untuk Energi Ramah Lingkungan

Media90 – Google mengumumkan langkah strategis dalam transformasi energi global dengan memperkenalkan teknologi baterai baru yang tidak lagi bergantung pada mineral langka seperti lithium dan nikel. Melalui kemitraan dengan Energy Dome, startup asal Milan, Italia, Google berencana menerapkan sistem penyimpanan energi berbasis karbon dioksida (CO2) untuk pusat data mereka di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia Pasifik. Langkah ini sejalan dengan target Google mencapai operasional bebas emisi di seluruh fasilitasnya.

Baterai Udara CO2: Mekanisme dan Cara Kerja

Ads
close ads

Baterai CO2 berbeda dari baterai kimia konvensional. Sistem ini menggunakan kubah raksasa sebagai wadah penyimpanan gas CO2 terkompresi melalui siklus termodinamika. Surplus energi dari pembangkit listrik terbarukan seperti panel surya atau turbin angin digunakan untuk mengompresi gas CO2. Setelah disimpan dalam bentuk cair, energi dapat dilepas kembali untuk memutar turbin saat dibutuhkan, memastikan pasokan listrik hijau yang konsisten 24 jam penuh.

Kapasitas Besar dan Keunggulan untuk Pusat Data

Fasilitas Energy Dome memiliki kapasitas penyimpanan hingga 200 MWh, cukup untuk memasok listrik sekitar 6.000 rumah. Sistem ini dirancang plug-and-play, sehingga mudah diintegrasikan ke pusat data yang sudah memiliki jaringan listrik mapan. Kelebihan lain, teknologi ini mengurangi ketergantungan pada mineral tanah jarang, menutup risiko fluktuasi harga dan mengurangi dampak lingkungan dari penambangan. CO2 yang digunakan bersifat closed-loop, memungkinkan penggunaan ulang tanpa penggantian rutin seperti baterai kimia biasa.

Tantangan dan Risiko Lingkungan

Meski ramah mineral, baterai CO2 menghadapi risiko kebocoran gas. Jika sistem penyegelan gagal, CO2 bisa lepas ke atmosfer, berpotensi memperburuk pemanasan global. Oleh karena itu, keamanan fisik kubah dan sistem monitoring kebocoran menjadi prioritas utama.

Ekspansi Global dan Masa Depan Energi

Prototipe skala besar tengah dibangun di Sardinia, Italia, dengan rencana ekspansi ke Amerika Serikat dan India. Teknologi ini memungkinkan penyimpanan energi jangka panjang hingga 10 jam atau lebih, menjadi solusi bagi pasokan energi berkelanjutan saat pembangkit listrik terbarukan mengalami fluktuasi. Google menargetkan baterai udara CO2 sebagai standar baru penyimpanan energi yang efisien dan ramah lingkungan bagi infrastruktur digital global.

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot.Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor identitas…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial.Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi yang…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun.Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan akun…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan.Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop modern…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI.Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem ini…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile.Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga menghadirkan…

OpenAI Ungkap Masalah Keamanan di ChatGPT Mac Update Terbaru Jadi Solusi
TEKNO

Media90 – OpenAI mengumumkan adanya insiden keamanan yang melibatkan aplikasi ChatGPT khusus untuk perangkat Mac. Menyusul temuan tersebut, perusahaan mengimbau para pengguna untuk segera melakukan pembaruan aplikasi ke versi terbaru guna memastikan keamanan sistem tetap terjaga.Ads close ads Insiden ini bermula dari kampanye serangan siber yang meretas TanStack, sebuah pustaka open-source yang digunakan pengembang untuk membangun aplikasi web. Peretas memanfaatkan proyek tersebut untuk merilis pembaruan yang telah disusupi malware. OpenAI mengonfirmasi bahwa perangkat milik dua karyawannya turut terdampak dalam serangan tersebut. Dampak Sistem dan Data Pengguna Setelah mendeteksi aktivitas mencurigakan, OpenAI langsung melakukan investigasi internal serta langkah penanganan untuk melindungi…