Media90 – Di tengah memanasnya konflik keluarga dengan Tasyi Athasyia, Alawiyah Alatas atau Bu Ala justru menunjukkan sikap berbeda yang menuai simpati publik.
Jika sebelumnya ia sempat mengungkap kesedihan atas perlakuan sang putri, kini Bu Ala memilih merespons dengan cara yang lebih tenang dan penuh makna.
Unggahan Bijak yang Jadi Sorotan
Melalui akun Instagram pribadinya (@ala_instyle), Bu Ala membagikan sebuah pesan kehidupan yang langsung mencuri perhatian. Unggahan tersebut berupa kutipan sarat makna, seolah menjadi refleksi atas situasi yang tengah dihadapinya.
“Moto hidupku: Muliakan orang yang memuliakanmu, dan tetap memuliakan orang yang merendahkanmu agar kita dimuliakan Allah di akhirat kelak,”
Pesan ini dengan cepat menyebar dan dikaitkan oleh netizen dengan konflik yang melibatkan keluarganya.
Dikaitkan dengan Konflik Sebelumnya
Publik menduga unggahan tersebut berkaitan dengan polemik sebelumnya, termasuk saat Selvi Salavia diminta menghapus foto kebersamaan keluarga.
Dalam konflik itu, Bu Ala sempat mengaku menangis karena mendapat perlakuan keras dari Tasyi melalui sambungan telepon. Namun kini, alih-alih kembali mengungkit masalah, ia justru menyampaikan pesan damai yang menyejukkan.
Sikap Dewasa Tuai Pujian
Keputusan Bu Ala untuk tidak membalas dengan emosi dinilai sebagai bentuk kedewasaan seorang ibu. Kalimat “agar kita dimuliakan Allah di akhirat kelak” dianggap sebagai isyarat bahwa ia tidak ingin memperpanjang konflik dan lebih mengutamakan ketenangan hati.
Langkah ini pun mendapat banyak dukungan dari netizen. Banyak yang memuji kesabaran Bu Ala dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.
Harapan Publik untuk Rekonsiliasi
Meski Bu Ala telah menunjukkan sikap damai, konflik keluarga ini masih menjadi sorotan di media sosial. Publik kini menunggu langkah selanjutnya dari pihak-pihak yang terlibat, terutama dari Tasyi Athasyia, apakah akan ada klarifikasi atau upaya rekonsiliasi secara terbuka.
Tak sedikit pula yang berharap hubungan keluarga ini bisa segera membaik dan kembali harmonis seperti sebelumnya.














