Media90 – Dalam artikel kali ini akan membahas renungan harian Kristen yang dapat digunakan sebagai bahan renungan dan saat teduh di pagi hari.
Penyertaan Tuhan akan selalu hadir dalam setiap perjalanan kehidupan. Apa pun rintangan dan pergumulan yang dihadapi, percayalah Tuhan akan selalu menyertai dan menuntun setiap langkah kehidupan umat-Nya seturut dengan kehendak dan kemuliaan-Nya.
Pertolongan Tuhan
“Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” — Mazmur 124:8
Saat menghadapi pergumulan hidup yang berat, tidak semua orang mampu menguasai diri dengan baik. Banyak orang lebih mudah mengeluarkan perkataan negatif, mengeluh, atau menceritakan masalah ke sana kemari tanpa menemukan solusi yang sesungguhnya.
Padahal, sikap tersebut justru dapat memperburuk keadaan dan menambah beban pikiran. Firman Tuhan mengingatkan agar setiap orang percaya menjaga perkataan dan mengendalikan bibirnya.
Melalui Mazmur 141:3 tertulis, “Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!” Selain itu, Amsal 10:19 juga mengingatkan bahwa di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya disebut berakal budi.
Dalam menghadapi situasi sulit, umat percaya dapat belajar dari sikap Musa yang tetap tenang dan bijaksana ketika menghadapi tekanan dari bangsa Israel.
Musa mengetahui kepada siapa ia harus datang dan menyampaikan pergumulannya. Ia tidak kehilangan pengharapan karena percaya bahwa pengharapan di dalam Tuhan tidak pernah mengecewakan.
Firman Tuhan dalam Roma 5:5 menyatakan bahwa pengharapan tidak mengecewakan karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati oleh Roh Kudus.
Karena itu, Musa datang kepada Tuhan dan berseru, “Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini?” dan Tuhan pun mendengar seruannya.
Dari kisah tersebut, ada satu hal penting yang dapat dipelajari, yaitu ketaatan kepada Tuhan menjadi jalan untuk mengalami pertolongan-Nya.
Musa tetap taat melakukan perintah Tuhan di tengah tekanan dan kesulitan. Jika Musa memilih bersungut-sungut seperti bangsa Israel, tentu hasilnya akan berbeda.
Sebagai umat pilihan Tuhan, setiap orang percaya juga dipanggil untuk hidup dalam ketaatan kepada kehendak-Nya.
Ketaatan merupakan pintu bagi mujizat Tuhan dinyatakan dalam kehidupan. Ketika seseorang taat melakukan kehendak Tuhan dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada-Nya, maka pertolongan Tuhan yang ajaib akan tersedia pada waktu yang tepat.
Karena itu, ketika masa-masa sulit datang, jangan mudah bersungut-sungut atau kehilangan pengharapan. Belajarlah memiliki penguasaan diri, datang kepada Tuhan dalam doa, dan tetap lakukan kehendak-Nya.
Percayalah, Tuhan sanggup menunjukkan kuasa-Nya dan melakukan perkara-perkara ajaib dalam kehidupan setiap orang yang berharap kepada-Nya.
Selamat pagi, Tuhan memberkati.
Demikian renungan harian Kristen pagi hari 20 Mei 2026. Kiranya Firman Tuhan ini menjadi penguatan dan jawaban atas setiap pergumulan yang sedang dialami.














