NASIONAL

Pemkot Tangsel Perkuat PAUD untuk Tingkatkan Angka Partisipasi Sekolah

Novta Tria
6
×

Pemkot Tangsel Perkuat PAUD untuk Tingkatkan Angka Partisipasi Sekolah

Sebarkan artikel ini
Dorong Angka Partisipasi Sekolah Pemkot Tangsel Fokus Perkuat Pendidikan PAUD

Media90.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai upaya meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada jenjang PAUD. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini.

Program peningkatan sarana dan prasarana PAUD menjadi salah satu prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2025–2029.

Ads
close ads

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini melalui penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas dan didukung fasilitas belajar yang memadai.

Menurutnya, Pemkot Tangsel terus berupaya memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Benyamin dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Rizkia Fitria, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 program tersebut ditargetkan menjangkau 115 satuan pendidikan PAUD.

“Dari total target 115 satuan pendidikan, pada APBD Murni 2026 kami telah mengalokasikan bantuan untuk 72 lembaga. Selanjutnya akan dilanjutkan melalui anggaran perubahan,” kata Rizkia.

Ia menjelaskan, penetapan lembaga penerima bantuan dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh pengawas PAUD formal serta penilik pendidikan nonformal.

Proses tersebut bertujuan memastikan bantuan disalurkan kepada lembaga yang benar-benar membutuhkan serta memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Adapun bantuan yang diberikan mencakup berbagai sarana penunjang kegiatan belajar mengajar, mulai dari meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, hingga alat peraga edukatif.

“Ada meja, kursi untuk anak-anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, alat peraga edukatif, dan kebutuhan lainnya. Pengawas dan penilik memastikan setiap lembaga yang menerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan sarana pembelajaran,” jelasnya.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar pada tahun 2026 guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana PAUD.

Melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih lengkap dan nyaman, Pemkot berharap semakin banyak anak mengikuti pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari implementasi program wajib belajar 13 tahun.

“Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih baik, kami berharap angka partisipasi sekolah pada jenjang PAUD terus meningkat. Saat ini angkanya sudah mencapai sekitar 90 persen, tetapi kami ingin terus meningkatkannya hingga semakin optimal,” tutup Rizkia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *