NASIONAL

Kebakaran Sempat Melanda Alun-alun Suryakencana Gunung Gede, Api Berhasil Dipadamkan

Novta Tria
9
×

Kebakaran Sempat Melanda Alun-alun Suryakencana Gunung Gede, Api Berhasil Dipadamkan

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Sempat Melanda Alun alun Suryakencana Gunung Gede Api Sudah Padam

Media90.id – Kebakaran melanda kawasan Alun-alun Suryakencana di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (6/8/2026) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan lahan di sisi barat kawasan alun-alun, sementara penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui.

Staf Gede Pangrango Operation, Dudan Darmawan, mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Titik api berada di kawasan barat Alun-alun Suryakencana yang berdekatan dengan Gunung Gumuruh.

Ads
close ads

“Informasi kebakaran terjadi pada pukul 15.00 WIB. Yang terbakar lahan di kawasan barat Alun-alun Suryakencana, mendekati Gunung Gumuruh,” ujar Dudan, dikutip Media90.id, Jumat (7/8/2026).

Upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan melibatkan belasan relawan bersama puluhan warga yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango. Mereka menggunakan rerumputan dan kain basah untuk mengendalikan kobaran api yang membakar vegetasi di lokasi.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih tiga jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan.

“Pemadaman dilakukan menggunakan rerumputan dan kain basah. Dalam tiga jam api bisa dipadamkan,” kata Dudan.

Meski api telah berhasil dipadamkan, relawan dan warga tetap bersiaga di sekitar lokasi hingga Kamis sore. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi agar tidak muncul titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sementara itu, Staf Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi dari petugas di lapangan terkait kronologi dan penyebab kebakaran tersebut.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai luas lahan yang terdampak maupun adanya korban akibat insiden tersebut. Pihak pengelola taman nasional masih melakukan pendataan dan pemantauan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *