Media90.id – Komplotan maling berhasil membobol brankas Universitas KH Abdul Chalim di Desa Bendunganjati, Kabupaten Mojokerto. Uang operasional kampus yang nilainya sekitar Rp1 miliar dilaporkan berhasil digasak para pelaku.
Kepala Desa Bendunganjati, Dadang Saifudin, mengatakan para pelaku diduga kuat masuk ke area kampus melalui MTs Unggulan Hikmatul Amanah (Hikam). Sekolah jenjang SMP tersebut berada persis di sebelah utara Universitas KH Abdul Chalim.
“Informasi dari rekan-rekan, terekam CCTV yang dari lapangan Hikam. Pelaku memakai penutup wajah,” kata Dadang dilansir Media90.id, Minggu (9/8/2026).
Pembobolan Berlangsung Sekitar 30 Menit
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pembobolan brankas Universitas KH Abdul Chalim berlangsung sekitar 30 menit pada Rabu (22/7).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.18 WIB hingga 03.48 WIB. Para pelaku diduga menjalankan aksinya saat kondisi lingkungan kampus sepi.
“Informasinya (uang yang dicuri) Rp1 miliar lebih. Uang operasional kampus semua,” terangnya.
Nilai kerugian yang cukup besar membuat kasus pencurian tersebut menjadi perhatian. Uang yang dibawa kabur disebut merupakan dana operasional yang digunakan untuk kebutuhan kampus.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan sejumlah bukti.
Selain memeriksa lokasi kejadian, polisi turut memeriksa rekaman kamera CCTV yang merekam aktivitas di sekitar lokasi.
Sejumlah pegawai Universitas KH Abdul Chalim juga telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan dan mengungkap identitas para pelaku.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi pembobolan serta mengejar komplotan yang diduga membawa kabur uang operasional kampus tersebut.














