Media90.id – Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total akibat kebakaran hutan yang meluas. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyiapkan dua solusi bagi wisatawan yang sudah terlanjur membeli tiket.
Penutupan berlaku di seluruh pintu masuk kawasan TNBTS, yakni Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, hingga Senduro.
Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Bagi pengunjung yang sudah melakukan pembelian tiket masuk melalui aplikasi booking online untuk kunjungan selama masa penutupan, akan diberi kesempatan untuk penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian uang (refund),” kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha dilansir Media90.id, Minggu (9/8/2026).
Wisatawan Bisa Reschedule atau Refund Tiket
Wisatawan yang telah membeli tiket untuk periode penutupan dapat memilih dua opsi, yakni melakukan penjadwalan ulang kunjungan atau mengajukan pengembalian uang.
Proses pengajuan reschedule maupun refund dilakukan dengan mengisi formulir khusus yang disediakan oleh pengelola.
Informasi dan petunjuk mengenai pengisian formulir tersebut akan dikirimkan langsung oleh petugas admin melalui portal pemesanan.
“Pengunjung cukup melengkapi formulir yang kami sampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS,” jelas Rudijanta.
Dengan mekanisme tersebut, wisatawan tidak perlu datang langsung ke kawasan Bromo untuk mengurus tiket yang terdampak penutupan.
Penutupan Dilakukan Demi Keselamatan
TNBTS menegaskan bahwa penutupan seluruh akses kawasan wisata dilakukan demi keamanan pengunjung serta untuk mendukung kelancaran proses pemadaman kebakaran.
Kobaran api yang meluas membuat kondisi di kawasan kaldera masih belum memungkinkan untuk menerima aktivitas wisatawan.
Selain mempertimbangkan keselamatan pengunjung, penutupan juga memberikan ruang bagi tim gabungan untuk melakukan upaya pemadaman tanpa terganggu aktivitas wisata.
Proses pemadaman api di kawasan Bromo hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Sementara itu, wisatawan diminta mengikuti informasi resmi dari pengelola TNBTS mengenai perkembangan kondisi kebakaran dan waktu pembukaan kembali kawasan wisata.














