Media90 – Raut bahagia terpancar dari wajah para orang tua dan anak penyandang disabilitas saat menerima bantuan kursi roda dalam kegiatan sosial yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama Baznas Provinsi Lampung dan Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Jumat (8/5/2026).
Sebanyak 175 kursi roda bantuan dari Global Village Foundation Bali disalurkan kepada anak-anak penyandang Cerebral Palsy di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu mobilitas sesuai kondisi masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, Dewi Mayang Suri Djausal yang juga menjabat Ketua Harian Asosiasi Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung hadir langsung mendampingi proses penyerahan bantuan.
Mayang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan kursi roda ini bukan sekadar alat bantu fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi anak-anak penyandang disabilitas.
“Kursi roda ini bukan hanya alat bantu. Ini adalah harapan, kemandirian, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap kursi roda dirakit dan disesuaikan secara khusus berdasarkan kondisi fisik masing-masing penerima manfaat. Dengan penyesuaian tersebut, anak-anak diharapkan dapat lebih nyaman bergerak, belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Dengan pengukuran dan perakitan yang disesuaikan kebutuhan masing-masing anak, kami berharap mereka bisa lebih bebas bergerak dan berinteraksi dengan dunia di sekelilingnya,” tambahnya.
Sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus pegiat komunitas disabilitas, Mayang menilai program ini memiliki dampak besar bagi keluarga penyandang cerebral palsy yang selama ini membutuhkan perhatian dan dukungan lebih.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, mulai dari yayasan, pemerintah daerah, hingga mitra pelaksana dan para donatur CSR.
“Terima kasih kepada Global Village Foundation Bali, Baznas, Dinas Sosial, Azana Hotel, dan seluruh mitra yang telah membantu program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi secara langsung atau by name by address.
“Kursi roda ini disalurkan ke 15 kabupaten dan kota di Lampung sesuai data penerima manfaat yang telah diverifikasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan ini berbeda dari kursi roda pada umumnya karena setiap unit dirakit sesuai kondisi tubuh anak penerima. Proses distribusi dilakukan secara bertahap mulai 4 hingga 10 Mei 2026.
Adapun daerah penerima bantuan meliputi Mesuji, Pesawaran, Lampung Timur, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pesisir Barat, Kota Metro, hingga Bandar Lampung yang menerima jumlah terbanyak, yakni 55 kursi roda.
Salah satu orang tua penerima bantuan, Laila, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebut kursi roda yang diterima anaknya sangat membantu aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, kursi roda ini sangat membantu anak saya. Semoga tahun depan semakin banyak bantuan seperti ini,” ujarnya penuh syukur.














