BERITA

Jalan Penghubung Tiga Desa di Palas Diresmikan, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

Luluk RJMP
3
×

Jalan Penghubung Tiga Desa di Palas Diresmikan, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Perbaikan Jalan Penghubung Tiga Desa di Palas Rampung, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Genjot Ekonomi Desa
Perbaikan Jalan Penghubung Tiga Desa di Palas Rampung, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Genjot Ekonomi Desa

Media90 – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan ruas Jalan Bumi Daya–Bumirestu–Trimomukti di Kecamatan Palas, Selasa (21/4/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat pedesaan.

Ruas jalan tersebut memiliki panjang penanganan sekitar 8 kilometer dengan konstruksi rabat beton selebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selain itu, bahu jalan juga diperkeras guna meningkatkan daya tahan serta kenyamanan bagi pengguna jalan.

Ads
close ads

Pembangunan infrastruktur ini menghubungkan tiga desa di Kecamatan Palas, yakni Desa Bumi Daya, Desa Bumirestu, dan Desa Trimomukti. Proyek tersebut didukung anggaran tahun 2025 sebesar Rp12,65 miliar.

Radityo Egi Pratama menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan jalan yang dinilai memiliki peran strategis bagi masyarakat, khususnya di wilayah Palas.

“Jalan yang diresmikan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi di Kecamatan Palas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur tersebut secara optimal agar memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

Dampak pembangunan jalan ini mulai dirasakan langsung oleh warga. Salah satunya Caswen, pelaku UMKM di Desa Bumi Daya yang memproduksi olahan singkong seperti tiwul, gaplek, dan tepung mocaf.

Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya sulit dilalui sempat menghambat distribusi hasil produksi. Kini, dengan akses yang lebih baik, usahanya semakin berkembang.

“Sekarang distribusi lebih lancar, bahkan produk kami sudah bisa dipasarkan ke luar daerah,” ungkapnya.

Dengan kemudahan akses transportasi, produk olahan singkong miliknya kini menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini menunjukkan dampak nyata pembangunan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Pemerintah daerah berharap, pembangunan ruas jalan ini tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Lampung Selatan.

Tinggalkan Balasan