BERITA

Kepala BPJS Kesehatan Bandar Lampung Tinjau Layanan JKN, Pasien di Dua Rumah Sakit Mengaku Puas

Luluk RJMP
5
×

Kepala BPJS Kesehatan Bandar Lampung Tinjau Layanan JKN, Pasien di Dua Rumah Sakit Mengaku Puas

Sebarkan artikel ini
BPJS Kesehatan Bandar Lampung Kunjungi Pasien JKN Mayoritas Nilai Pelayanan Rumah Sakit Sudah Memuaskan

Media90.id – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Herman Indratmo, melakukan kunjungan ke dua rumah sakit swasta di Bandar Lampung, yakni Rumah Sakit Budi Medika dan Rumah Sakit Belleza Kedaton, Senin (27/7/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Herman menyapa sejumlah peserta JKN yang sedang menjalani rawat inap, rawat jalan, hingga layanan hemodialisis (cuci darah). Ia juga berdialog langsung untuk mendengarkan pengalaman maupun masukan dari para pasien terkait pelayanan yang diterima.

Ads
close ads

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Berjalan Optimal

Herman mengatakan, kunjungan ke fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan bagi peserta JKN.

Menurutnya, masukan dari peserta menjadi bahan evaluasi penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh fasilitas kesehatan.

“Dalam kunjungan ini, kami ingin mendengar langsung testimoni maupun keluhan peserta JKN, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi bersama,” kata Herman Indratmo.

Dari hasil dialog yang dilakukan, Herman mengungkapkan sebagian besar pasien menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan yang diterima. Mereka menilai proses pelayanan kini semakin mudah dan penanganan pasien berjalan dengan baik.

BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Harus Bersinergi

Herman menegaskan bahwa BPJS Kesehatan dan rumah sakit tidak boleh dipandang sebagai dua pihak yang berjalan sendiri-sendiri.

Menurutnya, seluruh fasilitas kesehatan mitra harus menjadi bagian dari satu ekosistem JKN yang memiliki tujuan sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar pimpinan maupun pegawai rumah sakit telah memahami berbagai kebijakan BPJS Kesehatan, termasuk Janji Layanan JKN, transformasi mutu layanan, serta penyederhanaan administrasi.

Namun demikian, Herman menilai masih diperlukan penguatan pemahaman bagi petugas di lapangan agar implementasi pelayanan dapat berjalan semakin optimal.

Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta Punya Standar yang Sama

Dalam kesempatan tersebut, Herman juga meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat mengenai perbedaan kualitas pelayanan antara rumah sakit pemerintah dan swasta.

Menurutnya, seluruh rumah sakit maupun klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib memenuhi standar pelayanan melalui proses akreditasi dan kredensial.

“Kami tekankan, seluruh rumah sakit baik swasta atau milik pemerintah, bahkan klinik kesehatan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan, wajib memenuhi standar mutu melalui proses akreditasi dan kredensial,” ujarnya.

Sebelumnya, Herman bersama jajaran BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung juga telah melakukan kunjungan ke RSUD Abdul Moeloek Lampung dan menilai pelayanan di rumah sakit tersebut telah berjalan dengan baik.

“Memang setiap kunjungan selalu ada yang perlu diperbaiki, namun hal ini jangan sampai menimbulkan stigma bahwa rumah sakit pemerintah kalah dengan rumah sakit swasta. Semua memiliki standar pelayanan minimal yang harus dipenuhi,” tambahnya.

RS Budi Medika Tegaskan Komitmen Layani Semua Pasien

Direktur Rumah Sakit Budi Medika, Mintarsih, menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh pasien tanpa membedakan sumber pembiayaan.

Menurutnya, pasien BPJS Kesehatan, pasien asuransi, maupun pasien umum memperoleh pelayanan dengan standar yang sama.

“Kami tidak membedakan antara pasien BPJS maupun pasien umum, karena itu merupakan komitmen yang wajib kami jalankan sebagai mitra BPJS Kesehatan,” ungkap Mintarsih.

Ia menjelaskan, salah satu layanan yang terus diperkuat adalah layanan hemodialisis. Saat ini, Rumah Sakit Budi Medika melayani sekitar 22 pasien cuci darah setiap hari, yang sebagian besar memanfaatkan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan.

RS Belleza Kedaton Layani Ribuan Peserta JKN Setiap Bulan

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Belleza Kedaton, Amir Fauzi, mengatakan kunjungan pasien peserta BPJS Kesehatan di rumah sakitnya mencapai lebih dari 3.000 pasien rawat jalan setiap bulan.

Pasien tersebut tersebar di berbagai poli layanan, mulai dari kandungan, penyakit dalam, anak, hingga bedah.

Amir menegaskan rumah sakitnya juga tidak membedakan pelayanan berdasarkan metode pembayaran pasien.

“Kami juga tidak pernah membedakan pelayanan berdasarkan jenis pembiayaan pasien, karena yang terpenting adalah bagaimana kami bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien,” katanya.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan medis, RS Belleza Kedaton juga terus memperbarui sarana dan prasarana agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Menurut Amir, sebagai rumah sakit swasta, proses pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat sehingga berbagai program peningkatan layanan dapat segera direalisasikan.

Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan JKN

Melalui kunjungan ke berbagai fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan berharap kualitas pelayanan bagi peserta JKN terus meningkat.

Sinergi antara BPJS Kesehatan dan seluruh rumah sakit mitra dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, serta memberikan kepuasan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *