Media90 – Koordinator Tim I Visitasi KONI Pusat, Irfan Bachtiar, memberikan sinyal hijau bagi Pringsewu untuk menggelar cabang olahraga dayung dan ski air pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Hal tersebut disampaikan usai peninjauan langsung kesiapan sarana di Bendungan Way Sekampung, Kamis (16/4/2026).
Irfan mengaku terkesan dengan potensi infrastruktur yang dimiliki. Meski sebelumnya sempat ragu, ia menilai kondisi perairan di Pringsewu sangat ideal untuk pelaksanaan kompetisi olahraga tingkat nasional.
Berdasarkan hasil pantauan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pusat, terdapat sejumlah keunggulan utama yang dimiliki lokasi tersebut. Di antaranya kondisi alam yang mendukung, dengan air dan angin yang relatif tenang sehingga menunjang performa atlet.
Selain itu, keberadaan fasilitas strategis seperti helipad menjadi nilai tambah dari sisi aksesibilitas dan keamanan. Dari sisi efisiensi waktu, pelaksanaan cabang olahraga dayung diperkirakan berlangsung selama dua pekan, sementara ski air satu pekan, yang memungkinkan jadwal pertandingan berjalan paralel.
“Secara umum semua terpenuhi. Ski air yang awalnya diragukan, ternyata memiliki potensi besar. Penonton banyak, lokasinya praktis, dan ini nilai jual yang tinggi,” ujar Irfan Bachtiar.
Ia juga mendorong para pemangku kepentingan olahraga di Lampung untuk memanfaatkan momentum ini dengan strategi dan kerja keras, guna meningkatkan prestasi dan bersaing dengan daerah lain, termasuk Jawa Barat yang selama ini dominan di cabang dayung.
Irfan menegaskan, Lampung tidak hanya harus sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu meraih prestasi dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, menyampaikan apresiasi atas rekomendasi dari tim KONI Pusat. Ia menyebut hasil visitasi ini menjadi kabar baik bagi daerahnya.
“Dampak positifnya sangat besar, mulai dari peningkatan eksposur Pringsewu di tingkat nasional hingga pertumbuhan UMKM dan konsumsi masyarakat selama ajang berlangsung,” ungkapnya.
Meski hasil visitasi masih akan dilaporkan ke pimpinan pusat, sinyal positif ini memberikan harapan besar bagi kemajuan sektor olahraga sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah menjelang PON 2032.














