BERITA

Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Tembus Kerja Global Lewat Program Magang Internasional

Luluk RJMP
9
×

Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Tembus Kerja Global Lewat Program Magang Internasional

Sebarkan artikel ini
Peluang Kerja Luar Negeri Dibuka, Pemprov Lampung Dukung Generasi Muda Go Global
Peluang Kerja Luar Negeri Dibuka, Pemprov Lampung Dukung Generasi Muda Go Global

Media90 – Pemerintah Provinsi Lampung terus membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih kesempatan di tingkat global. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan pelepasan mahasiswa Nusadaya Academy yang akan mengikuti program magang di Taiwan, Selasa (21/4/2026).

Dukungan Pemprov Lampung diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan. Upaya ini bertujuan agar generasi muda Lampung memiliki kesiapan dan daya saing untuk menembus dunia kerja internasional.

Ads
close ads

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya keselarasan antara pendidikan dan kebutuhan industri. Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menjawab tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.

“Kami terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa itu agar didorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah,” ujarnya.

Pemprov Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui pelatihan bahasa. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat secara bertahap seiring penguatan program.

Gubernur juga menilai pelepasan mahasiswa ini menjadi momen membanggakan bagi masyarakat Lampung. Selain menimba pengalaman internasional, para peserta juga diharapkan mampu membawa nama baik daerah di kancah global.

Secara demografis, Lampung memiliki potensi besar. Sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif, yang menjadi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan. Namun demikian, Gubernur menyoroti masih terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahunnya.

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci kemajuan daerah dan negara. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak akan berarti tanpa didukung SDM yang unggul dan berkarakter.

Gubernur juga berpesan agar para mahasiswa tidak hanya menjalani peran sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai duta daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri karena akan mencerminkan citra Indonesia di mata dunia.

Selain itu, para peserta diharapkan dapat kembali ke Lampung setelah menyelesaikan program dan berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang.

Sementara itu, Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menjelaskan bahwa mahasiswa akan menjalani program magang sekaligus studi selama kurang lebih 18 bulan di Taiwan. Selama mengikuti program, mereka tetap berstatus sebagai mahasiswa aktif sambil memperoleh pengalaman kerja internasional.

“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman global, penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin, serta kesiapan menjadi SDM berkelas dunia,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan kembali ke Indonesia untuk menuntaskan studi, sekaligus diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di berbagai sektor strategis.

Tinggalkan Balasan