Media90 – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bumi Abung, Lampung Utara, terus memperkuat koordinasi lintas instansi melalui sosialisasi dan koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Pertemuan tersebut dilakukan di Kantor BPBD Lampung Utara dengan melibatkan Tim Leader K3 dan Keamanan Layanan Pelanggan PLN ULP Bumi Abung, Muhammad Mariansyah Pratama, serta Tim Leader Pengelolaan Unit Tersebar Pakuwon Ratu, Chandra Purnama, yang bertemu langsung dengan Sekretaris BPBD Lampung Utara, Dicky Pahlevi Suudi.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem yang belakangan terjadi, termasuk pemetaan wilayah rawan banjir guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Lampung Utara.
Manajer PLN ULP Bumi Abung, Eko Wahyudi mengatakan, sinergi dengan berbagai instansi, khususnya BPBD, terus diperkuat untuk mengantisipasi dan menangani dampak bencana banjir yang berpotensi mengganggu infrastruktur ketenagalistrikan serta membahayakan keselamatan masyarakat.
“PLN tentunya berkomitmen untuk dapat memulihkan infrastruktur kelistrikan jika suatu saat terjadi bencana dengan cepat, tepat, dan aman. Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan potensi risiko yang dapat diantisipasi sejak awal,” kata Eko Wahyudi.
Selain itu, PLN juga menyampaikan edukasi terkait bahaya kelistrikan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Curah hujan tinggi yang dapat terjadi secara tiba-tiba dinilai memerlukan koordinasi lebih solid agar pesan keselamatan kepada masyarakat dapat tersampaikan secara cepat dan tepat.
Menurut Eko Wahyudi, saat terjadi banjir dan gardu distribusi listrik tergenang air, PLN akan menghentikan sementara aliran listrik demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah kerusakan yang lebih luas.
“Saat terjadi bencana banjir, terutama saat kondisi gardu listrik distribusi yang tergenang air, PLN akan menghentikan aliran listrik demi keselamatan masyarakat, karena air juga dapat menghantarkan arus listrik, dan juga tentunya agar kerusakan tidak meluas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Lampung Utara, Dicky Pahlevi Suudi menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan PLN ULP Bumi Abung dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.
Menurutnya, sektor kelistrikan merupakan layanan vital yang membutuhkan sinergi kuat antarinstansi agar penanganan saat bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Sinergi antara PLN dan BPBD sangat penting untuk memastikan keselamatan masyarakat, serta mempercepat penanganan dampak pasca banjir. Pemetaan wilayah rawan banjir menjadi langkah krusial dalam upaya mitigasi ke depan,” ungkap Dicky Pahlevi Suudi.














