Media90 – Pengurus KONI Lampung bersama perwakilan kabupaten/kota resmi menetapkan 32 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026 di Bandar Lampung.
Penetapan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara KONI Lampung, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung, serta pihak tuan rumah Porprov 2026. Dari total 32 cabang olahraga, sebanyak 29 di antaranya merupakan cabor yang masuk kategori kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON), sementara tiga lainnya merupakan cabang olahraga pilihan tuan rumah.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa penetapan ini didasarkan pada cabang olahraga yang dipertandingkan di PON serta kesiapan kepengurusan di daerah.
“Cabang olahraga yang ditetapkan ini merupakan cabor yang dipertandingkan di PON. Hasilnya nanti diharapkan dapat memperkuat tim Lampung menuju PON. Kami juga memberikan peluang bagi tuan rumah untuk memilih cabang olahraga andalannya,” ujar Taufik Hidayat.
Ia menambahkan, seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan telah melalui proses verifikasi dan minimal memiliki kepengurusan aktif di delapan kabupaten/kota. Cabang olahraga yang tidak memenuhi kriteria tersebut tidak akan diakomodasi.
Daftar Cabang Olahraga
Sebanyak 29 cabang olahraga utama yang akan dipertandingkan meliputi akuatik, angkat berat, angkat besi, atletik, badminton, biliar, bola basket, bola tangan, bola voli, catur, e-sport, futsal, dan sepak bola.
Selain itu, terdapat pula gulat, hapkido, judo, karate, kempo, kickboxing, menembak, panjat tebing, panahan, pencak silat, senam, dance sport, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, serta wushu.
Sementara itu, tiga cabang olahraga tambahan pilihan tuan rumah adalah muaythai, sepak takraw, dan tinju.
Kesiapan Tuan Rumah
Sekretaris Umum KONI Bandar Lampung, Rahmudin, menyampaikan bahwa kesiapan sebagai tuan rumah terus dimatangkan.
“Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan KONI Lampung pada 2 April 2026 lalu dan menyepakati 32 cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” jelas Rahmudin.
Menurutnya, Bandar Lampung memiliki sarana dan prasarana olahraga yang cukup memadai, baik yang dimiliki oleh pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun pihak swasta.
Dengan penetapan ini, diharapkan pelaksanaan Porprov Lampung 2026 dapat berjalan sukses sekaligus menjadi ajang pembinaan atlet menuju kompetisi tingkat nasional.














