BISNIS

Mitos Investasi Emas yang Masih Sering Dipercaya dan Faktanya

167
×

Mitos Investasi Emas yang Masih Sering Dipercaya dan Faktanya

Sebarkan artikel ini
Investasi Emas yang Masih Sering Dipercaya
Investasi Emas yang Masih Sering Dipercaya

Media90 – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi instrumen investasi favorit. Dari generasi kakek-nenek hingga milenial dan Gen Z, emas selalu dianggap sebagai aset aman untuk menjaga nilai kekayaan. Harga emas cenderung naik tiap tahun, tahan inflasi, dan bisa diwariskan lintas generasi.

Namun, banyak orang masih ragu memulai investasi emas karena terjebak pada mitos-mitos lama. Padahal, sebagian besar mitos itu tidak sepenuhnya benar. Berikut fakta sebenarnya:

Ads
close ads

1. Investasi emas harus punya banyak uang

Salah kaprah umum: banyak orang mengira membeli emas harus modal jutaan rupiah. Faktanya, sekarang kamu bisa memulai investasi emas dari nominal sangat kecil. Beberapa platform digital memungkinkan pembelian mulai 0,01 gram saja. Siapa pun bisa menyesuaikan pembelian dengan kemampuan finansial.

2. Emas susah dibeli, disimpan, dan dijual

Dulu, membeli emas memang terbatas di toko tertentu, penyimpanan harus brankas. Sekarang semuanya lebih mudah:

  • Beli: toko emas di mall, pasar, atau aplikasi digital.

  • Simpan: brankas pribadi, brankas bank, atau versi digital.

  • Jual: cukup klik aplikasi atau datangi toko emas terdekat.

Mitos emas sulit dikelola sudah tidak relevan di era digital.

3. Emas harus berbentuk perhiasan atau batangan

Perhiasan dan batangan memang populer, tapi emas digital kini hadir sebagai alternatif praktis. Bisa dibeli, disimpan, dan dijual lewat smartphone. Kapan pun butuh emas fisik, tinggal cetak dan kirim ke rumah. Praktis, aman, dan fleksibel.

4. Emas memiliki risiko tinggi

Setiap investasi punya risiko, tapi emas termasuk konservatif, alias aman dibanding saham atau reksa dana. Emas dikenal sebagai safe haven, stabil saat ekonomi atau geopolitik goyah. Cocok bagi yang ingin menjaga nilai aset ketimbang mengejar cuan cepat.

5. Investasi emas cuma untuk orang tua

Banyak anak muda menganggap emas “investasi jadul”. Padahal, emas bisa menjadi pondasi kuat sebelum mencoba instrumen lebih berisiko. Misalnya, sebagian tabungan dialokasikan ke emas untuk kestabilan, sisanya ke saham atau reksa dana untuk pertumbuhan. Dengan begitu, portofolio jadi seimbang: aman sekaligus berpotensi tinggi.

Kesimpulan

Mitos seputar emas ternyata tidak sepenuhnya benar. Emas aman, terjangkau, fleksibel, dan relevan untuk semua generasi. Di era digital, investasi emas online membuat segalanya lebih praktis: mulai nominal kecil, langsung dari smartphone, tanpa ribet urus penyimpanan.

Dengan memahami faktor yang memengaruhi harga emas dan memanfaatkan emas digital, kamu bisa membangun portofolio investasi sejak dini. Kuncinya: konsisten, sabar, dan cermat membaca momentum.

Sudah punya alokasi emas di portofolio? Jika belum, mulailah investasi emas online di Neo Emas, platform neobank dari Bank Neo Commerce. Investasi bisa dilakukan kapan saja dengan mudah dan murah.

Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store, buka Neo Emas, dan mulai investasi emas sekarang. Kunjungi Neo Emas untuk info detail dan terbaru.

Teknologi Omnichannel, Fondasi Sukses Manajemen Bisnis di Era Digital
BISNIS

Media90 – Lanskap e-commerce yang semakin kompetitif secara global memaksa pelaku usaha untuk hadir secara serentak di berbagai platform penjualan online. Namun, semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola pesanan, pelanggan, dan stok barang secara terpisah. Tanpa sistem yang terpusat, operasional bisnis bisa menjadi tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Di sinilah konsep teknologi omnichannel menjadi solusi utama dalam manajemen bisnis modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan otomatis.Ads close ads Tantangan Operasional Mengelola Banyak Toko Online Pelaku bisnis ritel digital sering kali kewalahan menghadapi ratusan hingga ribuan notifikasi pesanan dari berbagai marketplace setiap hari. Tanpa…

Otomatisasi Bisnis 2026: AI Automation untuk Workflow Lebih Cerdas di Indonesia
BISNIS

Media90 – Istilah AI automation atau otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin sering muncul dalam diskusi transformasi digital perusahaan di Indonesia pada tahun 2026. Berbeda dengan otomatisasi tradisional yang sudah dikenal sejak dua dekade lalu melalui Robotic Process Automation (RPA), AI automation membawa kemampuan yang jauh lebih canggih dengan menggabungkan pemahaman bahasa alami, computer vision, machine learning, hingga reasoning untuk menangani proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan keputusan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Lebih dari itu, AI automation telah menjadi salah satu pengungkit utama efisiensi operasional bagi perusahaan yang menghadapi tekanan kompetisi tinggi dan margin keuntungan yang semakin menipis.Ads close…

Sagara dan Pendekatan Jangka Panjang dalam Membangun Kepercayaan di Timur Tengah
BISNIS

Media90 – Makna dari “Sagara’s Approach to Long-Term Trust in the Middle East” menjadi semakin relevan ketika para pemimpin bisnis berhenti memandang teknologi sebagai sekumpulan alat, dan mulai melihatnya sebagai sistem operasi bagi pertumbuhan. Di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas, berbagai organisasi digital berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi pengalaman pelanggan, mempercepat eksekusi bisnis, serta meningkatkan visibilitas manajerial tanpa menciptakan kerentanan baru dalam sistem mereka. Tekanan ini mengubah cara perusahaan menilai mitra teknologi. Vendor tidak lagi cukup hanya mampu menulis kode. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mampu menerjemahkan arah strategis menjadi sistem yang tahan lama,…

Sagara Hadirkan Efisiensi IT Outsourcing dengan Penghematan Miliaran per Tahun
BISNIS

Media90 – Di era transformasi digital yang bergerak semakin cepat, perusahaan besar di Indonesia menghadapi tekanan ganda: tuntutan untuk terus berinovasi sekaligus menekan biaya operasional. Ironisnya, banyak organisasi sudah menggelontorkan miliaran rupiah untuk tim IT internal, vendor teknologi, hingga infrastruktur digital, namun hasil yang diperoleh masih belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Sistem berjalan lambat, proyek sering molor, dan anggaran IT terus meningkat setiap tahun tanpa peningkatan performa yang signifikan. Situasi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan satu hal penting: bukan lagi “berapa besar anggaran IT kita”, tetapi “seberapa efisien anggaran itu digunakan”.Ads close ads Masalah Struktural yang Menghambat IT…

Mengapa Para Pemimpin GCC Melihat Sagara sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
BISNIS

Media90 – Di kawasan Teluk (GCC), teknologi tidak lagi dipandang sekadar kumpulan alat pendukung operasional. Bagi banyak organisasi digital di Arab Saudi dan negara sekitarnya, teknologi kini telah berubah menjadi semacam sistem operasi pertumbuhan yang menentukan kecepatan ekspansi, kualitas layanan pelanggan, hingga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Dalam konteks tersebut, ekspektasi terhadap mitra teknologi ikut berubah. Perusahaan tidak lagi mencari vendor yang hanya mampu menulis kode, tetapi partner yang dapat menerjemahkan visi strategis menjadi sistem yang stabil, terukur, dan berkelanjutan. Di titik inilah nama Sagara mulai menonjol sebagai kandidat kuat dalam kemitraan multi-tahun.Ads close ads Tekanan Transformasi Digital di Kawasan…

Maksimalkan Bisnis dengan Membeli Akun Media Sosial Terpercaya
BISNIS

Media90 – Membangun audiens dari nol menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku bisnis digital di tengah persaingan konten yang semakin ketat. Banyak brand membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan impresi dan engagement yang stabil. Karena itu, strategi alternatif seperti membeli akun media sosial mulai dilirik sebagai cara praktis untuk mempercepat pertumbuhan. Dengan membeli akun yang sudah memiliki pengikut, bisnis dapat melewati fase awal yang sulit dan langsung menjangkau pasar yang lebih luas.Ads close ads Pentingnya Memulai dengan Akun Berumur Akun yang sudah memiliki riwayat aktivitas dan basis pengikut yang jelas biasanya memberikan kredibilitas instan. Audiens cenderung lebih percaya pada…

Solusi Outsourcing AI untuk UMKM Indonesia: Fitur Cerdas & Biaya Terjangkau dari Sagara Technology
BISNIS

Media90 – Bagi banyak pelaku usaha di Indonesia, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ini masih dianggap sebagai teknologi mahal yang hanya bisa diakses perusahaan besar dengan anggaran riset tinggi. Namun, pandangan tersebut mulai berubah pada 2026 seiring hadirnya layanan outsourcing AI UMKM Indonesia fitur pintar biaya terjangkau dari Sagara Technology. Sagara Technology melihat bahwa tulang punggung ekonomi nasional justru berada pada jutaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya menikmati manfaat transformasi digital. Melalui pendekatan baru ini, teknologi AI kini dapat diterapkan di berbagai sektor usaha kecil seperti warung kopi, toko retail, bisnis fashion, hingga layanan kesehatan lokal dengan…