BISNIS

UU P2SK Direvisi: Apakah Kripto Bisa Jadi Alat Pembayaran Resmi di Indonesia?

193
×

UU P2SK Direvisi: Apakah Kripto Bisa Jadi Alat Pembayaran Resmi di Indonesia?

Sebarkan artikel ini
UU P2SK Diperbarui, Peluang Kripto Jadi Alat Pembayaran Sah Terungkap
UU P2SK Diperbarui, Peluang Kripto Jadi Alat Pembayaran Sah Terungkap

Media90 – Diskursus mengenai masa depan aset kripto di Indonesia kembali mencuat seiring pembahasan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Salah satu topik yang menarik perhatian adalah potensi kripto berkembang tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai alat pembayaran.

Aspirasi Pelaku Industri Kripto

Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI) mengusulkan agar revisi UU P2SK membuka ruang lebih luas bagi inovasi kripto, termasuk harmonisasi dengan sektor perbankan dan sistem pembayaran. Wakil Ketua Umum Aspakrindo-ABI, Yudhono Rawis, menyebut mekanisme serupa sudah diterapkan di Amerika Serikat, di mana stablecoin mulai diakui untuk transaksi sehari-hari.

Ads
close ads

“Rekomendasi kami terkait inovasi, terutama untuk alat pembayaran. Pembayaran masih diatur di Bank Indonesia, sementara exchange dan blockchain di OJK. Harapan kami, dengan harmonisasi antarinstitusi, kripto bisa berkembang dari instrumen investasi menjadi alat pembayaran,” ujar Yudho dalam rapat Panja Revisi UU P2SK dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (24/9).

Dukungan dari Tokocrypto

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyambut positif usulan ini dan menekankan pentingnya kerangka regulasi yang progresif. Menurutnya, regulasi yang jelas dan harmonis tidak hanya memberi kepastian bagi pelaku industri, tetapi juga membuka jalan bagi adopsi kripto yang lebih luas di masyarakat.

Calvin menekankan bahwa inovasi kripto tidak harus menunggu revisi UU P2SK selesai. Dalam jangka pendek, langkah strategis seperti pemberian insentif pajak, percepatan proses listing token baru, serta dukungan untuk produk inovatif seperti staking dan derivatif dapat menstimulasi pertumbuhan ekosistem kripto.

“Beberapa hal yang bisa dipertimbangkan misalnya pemberian insentif pajak yang lebih ringan, percepatan proses listing token baru, hingga dukungan produk inovatif seperti staking dan derivatif atau futures. Langkah-langkah ini bisa mempercepat pertumbuhan pasar kripto,” jelas Calvin.

Tantangan dan Arah Kebijakan

Meski peluang kripto sebagai instrumen pembayaran terbuka lebar, sejumlah tantangan tetap ada, termasuk maraknya exchange ilegal dari luar negeri dan perlunya penyesuaian regulasi perpajakan agar mencerminkan karakter pasar kripto yang borderless. Konsolidasi antarotoritas seperti OJK, Bank Indonesia, dan Direktorat Jenderal Pajak menjadi kunci dalam membangun regulasi yang seimbang antara perlindungan konsumen, stabilitas sistem keuangan, dan ruang inovasi.

Data Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu menunjukkan bahwa penerimaan pajak kripto hingga 31 Agustus 2025 mencapai Rp1,61 triliun, hampir 4% dari total penerimaan pajak ekonomi digital sebesar Rp41,09 triliun.

“Potensi kripto sebagai alat pembayaran di Indonesia bergantung pada kesiapan teknologi sekaligus keberanian regulasi untuk beradaptasi. Dengan kebijakan tepat, kripto bisa berevolusi dari instrumen investasi menjadi bagian dari sistem pembayaran digital nasional, memperluas inklusi keuangan, dan memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital global,” tutup Calvin.

Tentang Tokocrypto

Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia sejak 2018, terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dukungan Binance memperkuat Tokocrypto menyediakan layanan investasi kripto aman, transparan, dan mudah digunakan, dengan rata-rata transaksi harian US$30 juta, lebih dari 400 token/koin, dan 600 pasangan perdagangan untuk lebih dari 4 juta pengguna. Informasi lebih lanjut kunjungi www.tokocrypto.com.

Teknologi Omnichannel, Fondasi Sukses Manajemen Bisnis di Era Digital
BISNIS

Media90 – Lanskap e-commerce yang semakin kompetitif secara global memaksa pelaku usaha untuk hadir secara serentak di berbagai platform penjualan online. Namun, semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola pesanan, pelanggan, dan stok barang secara terpisah. Tanpa sistem yang terpusat, operasional bisnis bisa menjadi tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Di sinilah konsep teknologi omnichannel menjadi solusi utama dalam manajemen bisnis modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan otomatis.Ads close ads Tantangan Operasional Mengelola Banyak Toko Online Pelaku bisnis ritel digital sering kali kewalahan menghadapi ratusan hingga ribuan notifikasi pesanan dari berbagai marketplace setiap hari. Tanpa…

Otomatisasi Bisnis 2026: AI Automation untuk Workflow Lebih Cerdas di Indonesia
BISNIS

Media90 – Istilah AI automation atau otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin sering muncul dalam diskusi transformasi digital perusahaan di Indonesia pada tahun 2026. Berbeda dengan otomatisasi tradisional yang sudah dikenal sejak dua dekade lalu melalui Robotic Process Automation (RPA), AI automation membawa kemampuan yang jauh lebih canggih dengan menggabungkan pemahaman bahasa alami, computer vision, machine learning, hingga reasoning untuk menangani proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan keputusan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Lebih dari itu, AI automation telah menjadi salah satu pengungkit utama efisiensi operasional bagi perusahaan yang menghadapi tekanan kompetisi tinggi dan margin keuntungan yang semakin menipis.Ads close…

Sagara dan Pendekatan Jangka Panjang dalam Membangun Kepercayaan di Timur Tengah
BISNIS

Media90 – Makna dari “Sagara’s Approach to Long-Term Trust in the Middle East” menjadi semakin relevan ketika para pemimpin bisnis berhenti memandang teknologi sebagai sekumpulan alat, dan mulai melihatnya sebagai sistem operasi bagi pertumbuhan. Di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas, berbagai organisasi digital berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi pengalaman pelanggan, mempercepat eksekusi bisnis, serta meningkatkan visibilitas manajerial tanpa menciptakan kerentanan baru dalam sistem mereka. Tekanan ini mengubah cara perusahaan menilai mitra teknologi. Vendor tidak lagi cukup hanya mampu menulis kode. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mampu menerjemahkan arah strategis menjadi sistem yang tahan lama,…

Sagara Hadirkan Efisiensi IT Outsourcing dengan Penghematan Miliaran per Tahun
BISNIS

Media90 – Di era transformasi digital yang bergerak semakin cepat, perusahaan besar di Indonesia menghadapi tekanan ganda: tuntutan untuk terus berinovasi sekaligus menekan biaya operasional. Ironisnya, banyak organisasi sudah menggelontorkan miliaran rupiah untuk tim IT internal, vendor teknologi, hingga infrastruktur digital, namun hasil yang diperoleh masih belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Sistem berjalan lambat, proyek sering molor, dan anggaran IT terus meningkat setiap tahun tanpa peningkatan performa yang signifikan. Situasi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan satu hal penting: bukan lagi “berapa besar anggaran IT kita”, tetapi “seberapa efisien anggaran itu digunakan”.Ads close ads Masalah Struktural yang Menghambat IT…

Mengapa Para Pemimpin GCC Melihat Sagara sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
BISNIS

Media90 – Di kawasan Teluk (GCC), teknologi tidak lagi dipandang sekadar kumpulan alat pendukung operasional. Bagi banyak organisasi digital di Arab Saudi dan negara sekitarnya, teknologi kini telah berubah menjadi semacam sistem operasi pertumbuhan yang menentukan kecepatan ekspansi, kualitas layanan pelanggan, hingga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Dalam konteks tersebut, ekspektasi terhadap mitra teknologi ikut berubah. Perusahaan tidak lagi mencari vendor yang hanya mampu menulis kode, tetapi partner yang dapat menerjemahkan visi strategis menjadi sistem yang stabil, terukur, dan berkelanjutan. Di titik inilah nama Sagara mulai menonjol sebagai kandidat kuat dalam kemitraan multi-tahun.Ads close ads Tekanan Transformasi Digital di Kawasan…

Maksimalkan Bisnis dengan Membeli Akun Media Sosial Terpercaya
BISNIS

Media90 – Membangun audiens dari nol menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku bisnis digital di tengah persaingan konten yang semakin ketat. Banyak brand membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan impresi dan engagement yang stabil. Karena itu, strategi alternatif seperti membeli akun media sosial mulai dilirik sebagai cara praktis untuk mempercepat pertumbuhan. Dengan membeli akun yang sudah memiliki pengikut, bisnis dapat melewati fase awal yang sulit dan langsung menjangkau pasar yang lebih luas.Ads close ads Pentingnya Memulai dengan Akun Berumur Akun yang sudah memiliki riwayat aktivitas dan basis pengikut yang jelas biasanya memberikan kredibilitas instan. Audiens cenderung lebih percaya pada…

Solusi Outsourcing AI untuk UMKM Indonesia: Fitur Cerdas & Biaya Terjangkau dari Sagara Technology
BISNIS

Media90 – Bagi banyak pelaku usaha di Indonesia, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ini masih dianggap sebagai teknologi mahal yang hanya bisa diakses perusahaan besar dengan anggaran riset tinggi. Namun, pandangan tersebut mulai berubah pada 2026 seiring hadirnya layanan outsourcing AI UMKM Indonesia fitur pintar biaya terjangkau dari Sagara Technology. Sagara Technology melihat bahwa tulang punggung ekonomi nasional justru berada pada jutaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya menikmati manfaat transformasi digital. Melalui pendekatan baru ini, teknologi AI kini dapat diterapkan di berbagai sektor usaha kecil seperti warung kopi, toko retail, bisnis fashion, hingga layanan kesehatan lokal dengan…