INTERNASIONAL

Ahli Saraf: IQ Gen Z Turun Dibanding Milenial, Doomscrolling dan Malas Membaca Jadi Penyebab

107
×

Ahli Saraf: IQ Gen Z Turun Dibanding Milenial, Doomscrolling dan Malas Membaca Jadi Penyebab

Sebarkan artikel ini
Heboh! Ahli Saraf Klaim IQ Gen Z Lebih Rendah dari Milenial, Doomscrolling Jadi Penyebabnya
Heboh! Ahli Saraf Klaim IQ Gen Z Lebih Rendah dari Milenial, Doomscrolling Jadi Penyebabnya

Media90 – Sebuah alarm serius bagi masa depan intelektual baru saja berbunyi. Generasi Z, yang dikenal sebagai generasi paling melek teknologi, justru diprediksi menjadi kelompok pertama dalam sejarah modern dengan skor kognitif lebih rendah dibanding Generasi Milenial. Penurunan kapasitas otak ini mencakup daya ingat, kemampuan memecahkan masalah, hingga kecerdasan intelektual (IQ) secara keseluruhan.

Fakta ini diungkapkan oleh Dr. Jared Cooney Horvath, ahli saraf dan pendidik, saat memberikan kesaksian di hadapan Komite Senat AS untuk Perdagangan, Sains, dan Transportasi pada 2026. Menurut Dr. Horvath, kemampuan literasi dan penalaran tingkat tinggi di banyak negara maju tidak hanya stagnan, tapi mulai menurun dalam dua dekade terakhir.

Ads
close ads

Paradoks Inovasi: Canggih di Luar, Rapuh di Dalam

Generasi Z hidup berdampingan dengan kecerdasan buatan (AI) dan robotika, namun semakin kesulitan menguasai hal-hal mendasar. Banyak siswa kewalahan memahami satu kalimat secara mendalam atau menyelesaikan soal matematika dasar tanpa bantuan alat digital.

Menurut Dr. Horvath, kondisi ini berakar pada penggunaan teknologi pendidikan (EdTech) yang berlebihan. Alih-alih memperkuat pemahaman, kemudahan jawaban instan justru membuat “otot mental” anak muda jarang dilatih. Teknologi yang seharusnya menjadi pelayan, perlahan membentuk otak yang tergantung dan malas berpikir.

Runtuhnya Budaya Membaca dan Efek Domino

Penyebab utama krisis ini adalah hilangnya kebiasaan membaca mendalam (deep reading). Data dari National Literacy Trust (2024) menunjukkan hanya 1 dari 3 anak usia 8–18 tahun masih menikmati membaca saat senggang. Di AS, kebiasaan membaca harian menurun lebih dari 40 persen dalam 20 tahun terakhir.

Dampak pandemi COVID-19 memperburuk kondisi ini. Riset Stanford University mengungkap kemampuan membaca lisan siswa sekolah dasar tertahan 30 persen di bawah standar. Harvard University menambahkan, kesenjangan kemampuan bahasa bisa terlihat sejak usia 18 bulan, dan jika tidak ditangani sejak dini, akan menimbulkan “lubang” kognitif yang membesar seiring usia, terutama dalam berpikir kritis dan fokus.

Doomscrolling dalam Attention Economy

Krisis intelektual Gen Z juga diperparah oleh doomscrolling, kebiasaan menggulir layar berjam-jam untuk konsumsi informasi negatif. Paparan informasi terfragmentasi seperti video singkat atau potongan berita instan melatih otak bereaksi cepat tapi kehilangan kemampuan berpikir mendalam.

Attention economy di jagat digital memang dirancang untuk mendistraksi. Akibatnya, memori kerja terganggu dan disiplin mental dari membaca buku menghilang. Siswa cenderung kehilangan kesabaran menghadapi teks panjang atau argumen kompleks, menjadi responsif terhadap layar tapi tumpul dalam refleksi batin.

Mencari Solusi Tanpa Menyalahkan

Meski situasinya serius, para pakar menekankan Gen Z tidak bisa dilabeli “bodoh”. Fenomena ini adalah sinyal darurat bagi sistem pendidikan untuk beradaptasi. Kecerdasan bersifat dinamis dan bisa diasah melalui latihan mental konsisten.

Beberapa solusi strategis yang diusulkan antara lain:

  1. Reorientasi literasi: Menggabungkan teks panjang dengan kecakapan digital agar siswa mampu berpikir reflektif.
  2. Pembatasan waktu layar: Agar teknologi menjadi pendukung, bukan pengganti proses berpikir.
  3. Reformasi sistem penilaian: Tidak hanya mengukur kecepatan menemukan informasi, tapi juga kemampuan sintesis kreatif dan etika penalaran.

Masa Depan Pendidikan di Persimpangan

Pendidikan kini berada di persimpangan kritis. Tidak cukup lagi mengajarkan “apa yang harus diketahui”, tapi bagaimana cara menyerap dan mengolahnya. Tanpa perbaikan, kita berisiko menciptakan generasi yang menguasai layar tapi kehilangan kemampuan menguasai pikiran mereka sendiri.

Israel Tuai Sorotan Internasional Usai Hentikan Kapal Bantuan untuk Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Ketegangan terkait konflik Gaza kembali memanas setelah militer Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Laut Mediterania. Insiden tersebut terjadi saat kapal bantuan berada di perairan internasional sekitar 460 kilometer di barat Siprus. Ads close ads Aksi pencegatan itu langsung menjadi perhatian dunia internasional setelah rekaman siaran langsung tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah relawan dan penumpang sipil tampak mengangkat tangan ketika pasukan komando Israel memasuki kapal bantuan tersebut. Langkah militer Israel menuai kecaman dari berbagai pihak karena operasi dilakukan di luar wilayah perairan negaranya. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar…

Darah Buatan Super Clot Diklaim Mampu Menghentikan Pendarahan dalam Hitungan Detik
INTERNASIONAL

Media90 – Dunia medis kembali mencatat kemajuan besar dengan hadirnya teknologi Engineered Blood Clots (EBCs), sebuah inovasi pembekuan darah buatan yang mampu menghentikan perdarahan hebat hanya dalam hitungan detik. Teknologi ini dikembangkan oleh tim peneliti lintas institusi dari Kanada dan Amerika Serikat melalui pendekatan revolusioner yang dikenal sebagai click clotting. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi masa depan dalam penanganan darurat, terutama pada kasus kecelakaan, operasi besar, hingga pasien dengan gangguan pembekuan darah. Ads close ads Click Clotting: Cara Baru Membekukan Darah Berbeda dengan proses alami tubuh yang mengandalkan serat fibrin, teknologi EBCs justru memaksimalkan peran sel darah merah sebagai struktur…

Kabel Internet Global di Selat Hormuz Jadi Target, Iran Wacanakan ‘Toll Digital’ untuk Big Tech
INTERNASIONAL

Media90 – Selat Hormuz yang selama ini dikenal sebagai jalur vital energi dunia kini mulai dipandang dari perspektif baru oleh Iran: sebagai pusat infrastruktur digital global yang strategis. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, mendorong pemerintah untuk mulai memonetisasi kabel serat optik bawah laut yang melintasi kawasan tersebut. Dalam laporan berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim menyoroti bahwa Selat Hormuz tidak hanya menjadi jalur kapal tanker minyak, tetapi juga koridor penting bagi arus data global yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Ads close ads…

Ilmuwan China Ciptakan Sel Bahan Bakar Batu Bara dengan Potensi Nol Emisi
INTERNASIONAL

Media90 – Tim ilmuwan dari Universitas Shenzhen, China, mengklaim telah berhasil mengembangkan teknologi sel bahan bakar batu bara yang berpotensi memangkas emisi karbon dioksida (CO2) hingga mendekati nol. Inovasi yang diberi nama zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC) ini dinilai mampu mengubah cara kerja pembangkit listrik berbasis batu bara secara fundamental. Berdasarkan laporan The Independent pada akhir April 2026, teknologi ini menawarkan pendekatan baru dalam menghasilkan energi dari bahan bakar fosil dengan dampak polusi yang jauh lebih rendah dibanding metode konvensional. Ads close ads Mekanisme Kerja Tanpa Pembakaran Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang mengandalkan pembakaran batu bara, sistem…

Kanker Usus pada Usia Muda Meningkat, Peneliti Temukan Jejak Herbisida di DNA
INTERNASIONAL

Media90 – Tren peningkatan kasus Kanker Kolorektal pada kelompok usia di bawah 50 tahun kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine mengungkap temuan mengejutkan, yakni adanya dugaan keterkaitan antara paparan herbisida bernama Picloram dengan meningkatnya kasus kanker ini pada pasien usia muda. Temuan tersebut membuka perspektif baru dalam dunia Onkologi, yang selama ini lebih banyak mengaitkan kanker usus dengan faktor gaya hidup dan pola makan. Meski masih bersifat awal, peneliti menemukan “sidik jari” DNA pada tumor pasien yang mengindikasikan adanya pengaruh paparan lingkungan terhadap mutasi genetik. Ads close ads Jejak DNA Ungkap Paparan…

Hebat! Menteri Luar Negeri Singapura Gunakan AI Buatan Internal untuk Kerja Negara
INTERNASIONAL

Media90 – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, dunia diplomasi internasional dibuat kagum oleh langkah tidak biasa dari Vivian Balakrishnan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya secara mandiri melakukan coding untuk membangun sistem AI yang membantu menyelesaikan tugas-tugas diplomatik sehari-hari. Aksi ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kemampuan memahami teknologi kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan penting bagi pemimpin di era digital. Ads close ads AI Buatan Sendiri untuk Membantu Tugas Diplomasi AI yang dikembangkan oleh Vivian Balakrishnan dirancang untuk membantu menganalisis dokumen-dokumen diplomatik yang sangat kompleks dan panjang. Sistem ini mampu merangkum poin-poin penting secara otomatis sehingga proses pengambilan…

Tuai Kecaman, Indonesia Protes Israel atas Spanduk di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Pemerintah Indonesia melontarkan kecaman tegas terhadap tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Jalur Gaza. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada Rabu, 22 April 2026, Indonesia menilai aksi tersebut sebagai tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat diterima. Ads close ads Dinilai Provokatif dan Cederai Nilai Kemanusiaan Spanduk bertuliskan “Rising Lion” yang dipasang oleh pasukan Israel dinilai bukan sekadar simbol militer, tetapi juga bentuk propaganda yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Terlebih, spanduk tersebut ditempatkan di lokasi fasilitas kesehatan yang telah hancur. Kemlu RI menegaskan…