Media90.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan rombongan wisata terjadi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Senin (1/6/2026). Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman dashcam milik pengendara lain memperlihatkan detik-detik sebuah mikrobus kehilangan kendali hingga akhirnya terguling di tepi jalan.
Insiden terjadi di Jalan Raya Mojo, tepatnya di area jembatan yang berada di perbatasan Desa Kranding dan Desa Maesan, Kabupaten Kediri. Kendaraan yang mengalami kecelakaan diketahui merupakan mikrobus Isuzu Elf bernomor polisi AG 7162 AA yang saat itu membawa rombongan wisatawan menuju Pantai Mutiara di Kabupaten Trenggalek.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, mikrobus tersebut diduga mengalami kendala saat melintasi jalur tersebut sehingga pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan yang dikemudikannya.
Sebelum terguling, mikrobus terlebih dahulu menabrak sebuah mobil Toyota Kijang bernomor polisi AG 1257 FL yang berada di jalur yang sama. Benturan keras menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling di sisi jalan.
Rekaman dashcam yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam sesaat sebelum dan setelah kecelakaan terjadi. Dalam video tersebut, kendaraan tampak oleng sebelum akhirnya menabrak kendaraan lain dan terbalik.
Akibat kecelakaan tersebut, sedikitnya 15 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka. Kondisi korban bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Seluruh korban segera dievakuasi oleh warga dan petugas yang berada di lokasi kejadian. Para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Arga Husada untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan medis.
Petugas medis bersama tim evakuasi bergerak cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah faktor masih menjadi bahan penyelidikan, mulai dari kemungkinan adanya gangguan teknis pada kendaraan, kondisi jalan saat kejadian, hingga faktor kelalaian manusia.
Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk memastikan kronologi kecelakaan secara menyeluruh.
Hingga saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melakukan perjalanan jarak jauh dengan membawa banyak penumpang.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keselamatan selama perjalanan tetap terjaga.














