NASIONAL

Pelaku Sempat Ngepel Bersihkan Darah di TKP Usai Bunuh Bos Konter HP Ambarawa

5
×

Pelaku Sempat Ngepel Bersihkan Darah di TKP Usai Bunuh Bos Konter HP Ambarawa

Sebarkan artikel ini
Usai Bunuh Bos Konter HP Ambarawa Pelaku Sempat Ngepel untuk Bersihkan Darah di TKP

Media90.id – Polisi menangkap Didit Panggih Pamulihan (20) dan Taufik Ilham (25), yang diduga menjadi pelaku pembunuhan bos konter Royal Phone Ambarawa, Candra Waskito (25).

Usai melakukan pembunuhan, kedua tersangka diduga sempat berusaha menghilangkan jejak dengan membersihkan sisa darah yang berceceran di lokasi kejadian.

Ads
close ads

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, setelah membunuh korban pada Kamis (6/8) dini hari, para tersangka mengambil sejumlah ponsel yang tersedia di etalase konter.

Setelah mengambil barang-barang tersebut, keduanya kemudian berusaha membereskan tempat kejadian perkara (TKP).

“Mencabut tiga buah CCTV dari konter tersebut, dua di dalam dan satu di luar. Lalu para tersangka membawa hasil-hasil curian dan CCTV,” kata Bodia dilansir Media90.id, Minggu (9/8/2026).

CCTV Dibuang ke Kali

Bukti CCTV yang dicabut dari konter kemudian dibawa oleh para tersangka dan dibuang ke sebuah kali.

Setelah itu, Didit dan Taufik kembali ke lokasi pembunuhan. Keduanya kemudian berusaha membersihkan sisa darah yang masih terlihat di dalam konter.

“Setelah dari luar kembali ke konter, ke dalam. Karena darah berceceran dan bercipratan, dia membersihkan lantai menggunakan alat pembersih lantai yang ada di konter tersebut. Jadi dilap sedikit dengan kaos dan disiram pembersih lantai,” kata Bodia.

Upaya tersebut diduga dilakukan untuk menghilangkan jejak pembunuhan sebelum kedua tersangka meninggalkan lokasi.

Jenazah Korban Dibawa Menggunakan Mobil

Setelah membereskan TKP, para tersangka kemudian membawa jenazah korban ke sebuah mobil.

Bodia menyebut jenazah Candra Waskito diletakkan di bagian bagasi kendaraan.

Polisi kini masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk motif pembunuhan, aksi pencurian di konter, serta upaya para tersangka menghilangkan barang bukti dan jejak di lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *