NASIONAL

Polisi Segel Warung di Jagakarsa yang Diduga Jual Tramadol, Pelaku Masih Diburu

Novta Tria
3
×

Polisi Segel Warung di Jagakarsa yang Diduga Jual Tramadol, Pelaku Masih Diburu

Sebarkan artikel ini
Polisi Segel Warung di Jagakarsa yang Diduga Jual Tramadol Pelaku Diburu

Media90.id – Sebuah warung di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang diduga menjual obat keras ilegal jenis Tramadol menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian telah menyegel lokasi dengan memasang garis polisi.

Penyegelan dilakukan pada Selasa (7/7/2026). Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah personel kepolisian memasang garis polisi mengelilingi bangunan warung sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Ads
close ads

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukumnya. Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sebelumnya mengambil langkah dengan menyegel warung tersebut secara swadaya.

“Kita juga berterima kasih kepada warga yang sudah menyegel tempat menjual bebas obat tanpa izin,” kata Kompol Nurma Dewi dalam video yang beredar.

Polisi Masih Memburu Terduga Pelaku

Saat ini, polisi masih memburu pihak yang diduga menjual Tramadol di warung tersebut. Penyidik terus melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran obat keras ilegal.

“Masih dicari (pelakunya),” ujar Nurma saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil diamankan dan dugaan tindak pidana dapat diungkap secara menyeluruh.

Bermula dari Video Viral

Kasus ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sekelompok orang mendatangi warung yang diduga menjual Tramadol secara ilegal.

Dalam rekaman tersebut, sekelompok orang tampak mengacak-acak isi warung karena menduga tempat itu menjadi lokasi penjualan obat keras tanpa izin. Beberapa hari setelah kejadian tersebut, kelompok yang sama juga terlihat melakukan penyegelan secara swadaya terhadap bangunan warung.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, kepolisian kemudian turun tangan dengan memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan resmi. Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk mengungkap dugaan peredaran obat keras ilegal di lokasi tersebut.

Tinggalkan Balasan