Media90 – Kementerian Keuangan Republik Indonesia kembali menjadi sorotan setelah adanya perombakan di jajaran pejabat tinggi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memberhentikan dua pejabat eselon I sekaligus.
Kedua pejabat yang dicopot tersebut adalah Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Kebijakan ini mulai berlaku efektif sejak Selasa, 21 April 2026.
Posisi Strategis Kini Diisi Sementara
Pasca pencopotan tersebut, jabatan yang ditinggalkan langsung diisi oleh Pelaksana Harian (Plh). Langkah ini diambil agar operasional dan fungsi organisasi tetap berjalan tanpa gangguan.
Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai posisi baru bagi Luky maupun Febrio. Menurut Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, keduanya akan diberikan waktu untuk beristirahat sebelum mendapatkan penugasan baru yang sesuai.
Tiga Jabatan Kunci Masih Kosong
Selain dua posisi tersebut, satu jabatan strategis lainnya juga tengah kosong, yakni Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
Posisi ini sebelumnya dipegang oleh Masyita Crystallin. Kekosongan tiga jabatan penting ini membuat proses seleksi pejabat baru menjadi prioritas di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Pemerintah saat ini tengah melakukan proses penjaringan kandidat untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Nama-nama yang lolos seleksi nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan akhir.
Upaya Penyegaran Organisasi
Menkeu menargetkan proses pengisian jabatan ini dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat agar stabilitas organisasi tetap terjaga.
Perombakan ini dinilai sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus peningkatan kinerja di sektor keuangan negara. Dengan pengisian posisi yang tepat, diharapkan kebijakan fiskal dan stabilitas sektor keuangan dapat berjalan lebih optimal ke depan.














