Media90 – XPeng memang baru saja menarik perhatian lewat debut publik XPeng GX di ajang Beijing Auto Show 2026. Namun, kehadiran SUV tersebut tidak serta-merta berarti model itu akan langsung dibawa ke Indonesia.
Justru, pihak Xpeng memberi sinyal bahwa model yang akan dipasarkan di Tanah Air bisa jadi berbeda dari GX.
SUV Besar Siap Masuk Indonesia, Tapi Bukan GX
Brian Gu, Vice Chairman and President XPeng, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah menyiapkan SUV berukuran besar untuk pasar Indonesia.
“Untuk Indonesia, kami memang memiliki rencana untuk menghadirkan SUV berukuran besar. Mungkin tidak sebesar Xpeng GX, tetapi dengan ukuran dan fitur yang mirip,” ujarnya di Beijing, Jumat (24/4/2025).
Pernyataan ini memperjelas bahwa Xpeng tidak sekadar melakukan copy-paste produk global, tetapi juga menyesuaikan strategi berdasarkan kebutuhan pasar lokal.
Indonesia Jadi Pasar Strategis SUV Keluarga
Xpeng melihat Indonesia sebagai pasar penting untuk segmen SUV keluarga premium. Hal ini diperkuat oleh respons positif terhadap XPeng X9 yang sebelumnya sudah diperkenalkan dan mendapat sambutan baik.
“Kami melihat potensi yang sangat besar, yang tercermin dari penjualan Xpeng X9. Peluncurannya di Indonesia berjalan sangat sukses,” lanjut Brian.
Menurutnya, SUV keluarga berukuran besar memiliki potensi pasar yang kuat di Indonesia, sehingga Xpeng optimistis model baru mereka akan diterima dengan baik.
Xpeng G9 Jadi Kandidat Kuat untuk Indonesia
Dari lini SUV yang ada saat ini, salah satu nama yang paling sering disebut sebagai kandidat untuk Indonesia adalah XPeng G9.
Model ini berada di segmen SUV premium listrik dengan dimensi besar dan teknologi tinggi, sehingga dinilai cocok untuk pasar Tanah Air yang semakin terbuka terhadap kendaraan listrik kelas atas.
Dimensi dan Desain Futuristis
XPeng G9 memiliki ukuran:
- Panjang: 4.891 mm
- Lebar: 1.937 mm
- Tinggi: 1.670 mm
- Wheelbase: 2.998 mm
Masuk ke kabin, nuansa futuristis langsung terasa dengan dua layar 14,96 inci di bagian tengah serta panel instrumen digital 10,25 inci yang modern dan minimalis.
Performa EV dengan Arsitektur 800V
XPeng G9 dibangun dengan sistem Battery Electric Vehicle (BEV) berbasis arsitektur 800V high-voltage yang mendukung pengisian cepat dan efisiensi tinggi.
Tersedia beberapa pilihan varian:
- RWD standar
- Motor: 258 kW (346 hp)
- Baterai: 79 kWh
- Jarak tempuh: hingga 625 km (CLTC)
- RWD long range
- Baterai: 93,1 kWh
- Jarak tempuh: hingga 725 km (CLTC)
- AWD performa tinggi
- Total tenaga: 423 kW (567 hp)
- Dual motor listrik
- Baterai: 93,1 kWh
Kombinasi ini membuat G9 tidak hanya efisien, tetapi juga bertenaga untuk berbagai kebutuhan berkendara.
Teknologi AI dan Navigasi 3D
Selain performa, XPeng G9 juga dibekali sistem kokpit AIOS 6.0 dengan desain antarmuka “Driving Light”.
Salah satu fitur unggulannya adalah navigasi 3D yang diklaim sebagai peta 3D pertama yang dapat digunakan secara nasional di China, memberikan pengalaman berkendara yang lebih presisi dan intuitif.
Kesimpulan: GX Bukan Prioritas Utama Indonesia
Meski XPeng GX menjadi sorotan global di Auto China 2026, model tersebut belum tentu menjadi prioritas untuk Indonesia.
Sebaliknya, XPeng G9 muncul sebagai kandidat paling realistis berkat kombinasi ukuran, teknologi, dan positioning yang sesuai dengan pasar SUV premium Tanah Air.
Dengan strategi adaptif ini, XPeng menunjukkan bahwa ekspansi global mereka tidak hanya soal membawa produk, tetapi juga memahami karakter konsumen di setiap negara.














