Media90.id – Di sela sesi tanya jawab Grand Opening dealer Chery & LEPAS Trimegah BSD, Tangerang Selatan, seorang wartawan melontarkan pertanyaan yang terdengar sederhana namun sarat makna: kapan LEPAS E4 resmi dijual di Indonesia?
Pertanyaan itu langsung mengarah kepada Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, yang saat itu menjadi perwakilan manajemen dalam acara tersebut. Nama LEPAS E4 sendiri sudah lama beredar di kalangan pecinta otomotif, namun belum pernah ada konfirmasi resmi mengenai jadwal penjualannya di Indonesia.
Jawaban yang diberikan Temmy tidak panjang, tetapi cukup membuat perhatian awak media langsung terfokus.
“Kalau ditanyakan kapan kendaraan listrik (EV) akan diluncurkan, segera, tunggu saja waktunya. Kita memang sedang mempersiapkan banyak hal untuk masuk ke pasar Indonesia, karena hal tersebut memerlukan dokumentasi yang cukup lengkap. Tunggu saja waktunya segera,” jelasnya, Sabtu (23/5).
Meski tidak menyebutkan nama model secara eksplisit maupun tanggal peluncuran, pernyataan tersebut dianggap sebagai sinyal awal bahwa LEPAS E4 memang sudah berada dalam daftar rencana masuk pasar Indonesia.
Beberapa waktu setelah pernyataan itu, nama LEPAS E4 tidak lagi sekadar rumor. Mobil listrik tersebut bahkan kemudian tampil sebagai debut global di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar pada 5–15 Februari 2026 di Jakarta.
Langkah ini menegaskan bahwa Indonesia bukan sekadar pasar biasa, melainkan salah satu panggung utama bagi strategi global LEPAS di segmen kendaraan listrik.
LEPAS E4 sendiri merupakan SUV listrik murni (BEV) pertama dari brand tersebut, dengan desain yang mengusung filosofi “Leopard Aesthetics”. Karakter desainnya dibuat untuk menampilkan kesan agresif, modern, dan berani, mulai dari tampilan lampu depan hingga desain belakang full-width taillight yang khas.
Secara posisi produk, LEPAS E4 menyasar segmen SUV listrik kompak yang saat ini semakin kompetitif di pasar Indonesia. Mobil ini juga telah membuka program pre-book di IIMS 2026 dengan biaya pemesanan Rp5 juta, meski harga resminya belum diumumkan hingga kini.
Dari sisi strategi, pihak LEPAS menyebut Indonesia sebagai pasar prioritas untuk ekspansi kendaraan elektrifikasi. Bahkan, dalam rencana jangka menengahnya, LEPAS menargetkan peluncuran hingga 12 model dalam tiga tahun ke depan, termasuk SUV dan sedan dengan berbagai teknologi powertrain.
Meski demikian, pertanyaan utama konsumen masih belum berubah: kapan LEPAS E4 benar-benar bisa dibeli di Indonesia? Hingga saat ini, pihak manajemen hanya memberikan jawaban konsisten—“tunggu saja waktunya.”
Dan tampaknya, jawaban singkat itu kini berubah menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran resminya tinggal menunggu waktu yang tepat di kalender industri otomotif Indonesia.














