BERITA

Analisis IPW: Polri Tak Jujur dalam Mengungkap Kasus Anggota Nakal di Peringatan Hari ke-77 Bhayangkara

431
×

Analisis IPW: Polri Tak Jujur dalam Mengungkap Kasus Anggota Nakal di Peringatan Hari ke-77 Bhayangkara

Sebarkan artikel ini
Analisis IPW Polri Tak Jujur dalam Mengungkap Kasus Anggota Nakal di Peringatan Hari ke-77 Bhayangkara
Analisis IPW Polri Tak Jujur dalam Mengungkap Kasus Anggota Nakal di Peringatan Hari ke-77 Bhayangkara

Media90 (media90.id) – Pada tanggal 1 Juli 2023, Institusi Polri merayakan usianya yang ke-77.

Dalam dua setengah tahun kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang mengusung slogan “presisi” (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan), terlihat bahwa Polri masih menghadapi tantangan berat.

Ads
close ads

Terutama dalam menangani masalah internal, di mana anggota Polri terlibat dalam berbagai penyimpangan seperti penyalahgunaan wewenang, pemerasan, pungutan liar (pungli), dan lain sebagainya.

“Penanganan terhadap anggota yang nakal jarang terekspose apabila tidak mencuat ke publik melalui media sosial dan menjadi viral. Akibatnya, transparansi dalam program presisi itu masih jauh dari harapan,” kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso dalam siaran pers pada Sabtu (1/7/2023).

Masih banyak anggota Polri yang melakukan penyimpangan disembunyikan, ditutup-tutupi, bahkan dibela oleh para pelaksana satuan kerja di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Contohnya terjadi di Jawa Tengah, di mana lima anggota Polri terbukti melakukan pungli dalam penerimaan calon Bintara Polri tahun 2022 dan tertangkap tangan oleh Divpropam Polri.

Awalnya, mereka hanya dikenai sanksi ringan, namun akhirnya dipecat setelah Kapolri mengambil sikap tegas.

Proses penanganannya terhadap kelima pelaku yang melakukan pemerasan dan pungli tersebut sangat terhambat.

Penanganan terhadap pelanggaran kode etik dan tindakan pidana dihalang-halangi dan tidak diungkap agar aliran uang dalam jumlah miliaran tersebut tidak melibatkan pihak yang lebih tinggi.

Keterbukaan dan transparansi baru muncul setelah adanya perintah dari Kapolri yang cukup jelas kepada publik: “pecat” atau proses pidana.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat menutup Rakernis SDM Polri di Riau pada Jumat (17/3/2023), dihadapan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dan Kabid Propam Polda Jawa Tengah.

Dengan pernyataan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menunjukkan transparansi dalam program presisinya untuk menjawab keingintahuan masyarakat.

Namun, di tingkat bawah kepemimpinan Kapolri, seperti Kapolda dan Kapolres, masih sering terjadi penutupan informasi terhadap publik.

Pada kasus pemerasan dan pungli dalam penerimaan Bintara Polri yang awalnya diungkap oleh IPW, Kapolda Jawa Tengah awalnya tidak transparan dalam mempublikasikan kasus.

Dalam menjalankan Tribrata secara konsisten, Institusi Polri yang kini berusia 77 tahun harus terus menghadapi dan mengatasi berbagai ujian dan tantangan.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah masalah internal yang melibatkan anggota Polri yang melakukan penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang.

Dalam dua setengah tahun kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan slogan “presisi” yang mengusung nilai-nilai prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, upaya untuk menangani masalah internal Polri tampak masih belum memuaskan.

Meskipun program presisi tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan menjaga kepercayaan publik, namun kenyataannya masih terdapat anggota Polri yang melakukan penyimpangan dan kelakuan nakal.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya transparansi dalam program presisi Polri.

Menurutnya, penanganan terhadap anggota yang nakal jarang terekspose ke publik kecuali jika hal tersebut menjadi viral di media sosial.

Akibatnya, program presisi masih jauh dari harapan dan citra Polri terganggu.

Salah satu contoh nyata adalah kasus lima anggota Polri di Jawa Tengah yang melakukan pungli terhadap penerimaan calon Bintara Polri pada tahun 2022.

Awalnya, kasus ini dibela dengan sanksi ringan oleh pihak internal, namun akhirnya dipecat setelah Kapolri menunjukkan sikap tegas.

Proses penanganan kasus ini terbilang lambat dan penuh liku-liku, dimana penanganan kode etik dan tindakan pidana “diumpetin” dan tidak dibuka agar uang yang mengalir puluhan miliar tersebut tidak mengarah ke tingkat yang lebih tinggi.

Keterbukaan dan transparansi baru muncul setelah adanya perintah tegas dari Kapolri untuk memberikan sanksi tegas, baik berupa pemecatan maupun proses hukum pidana.

Namun, masih terdapat kendala di tingkat bawah Kapolri, seperti Kapolda dan Kapolres yang cenderung enggan untuk bersikap transparan kepada publik.

Pada kasus pungli penerimaan Bintara Polri di Jawa Tengah, Kapolda awalnya tidak transparan dalam mempublikasikan kasus yang terjadi oleh anggotanya.

Hal ini menyebabkan penanganan kasus tersebut menjadi polemik di publik dan merusak citra Polri.

Baru setelah adanya tekanan dari masyarakat dan perintah langsung dari Kapolri, pelaku pungli tersebut dipecat oleh Kapolda Jawa Tengah.

Namun, penanganan kasus tersebut berbanding terbalik dengan penanganan kasus pemerasan oleh Briptu BR di Polda Sulawesi Tenggara.

Pelaku pemerasan tersebut langsung dipecat dalam sidang kode etik profesi Polri.

Perbedaan penanganan kasus ini menunjukkan ketidakjelasan dan ketidakkonsistenan dalam upaya Polri dalam menjalankan program presisi.

Untuk menghadapi tantangan dan memperbaiki citra, Institusi Polri harus meningkatkan keterbukaan dan transparansi dalam penanganan kasus-kasus penyimpangan yang melibatkan anggotanya.

Diperlukan langkah-langkah yang tegas dan konsisten dari puncak kepemimpinan Polri hingga ke tingkat bawah agar penyimpangan dapat diatasi secara efektif.

Selain itu, penguatan pengawasan internal dan penerapan sanksi yang proporsional terhadap anggota yang melanggar kode etik dan hukum juga menjadi hal yang sangat penting.

Kesadaran akan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme harus terus ditanamkan dalam setiap anggota Polri melalui pendidikan dan pelatihan yang berkualitas.

Dengan demikian, Institusi Polri dapat memperbaiki citra dan membangun kepercayaan masyarakat yang lebih kuat terhadap kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Sambut Lebaran Iduladha 2026 PLN Lampung Siagakan Keandalan Listrik
BERITA

Media90.id – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan kesiapan sistem kelistrikan guna mendukung kelancaran perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di seluruh wilayah Lampung. Masa siaga penuh dilaksanakan selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Mei 2026, dengan fokus utama menjaga keandalan pasokan listrik di berbagai lokasi prioritas seperti tempat pelaksanaan ibadah, pusat transportasi, serta area kegiatan masyarakat. Ads close ads Sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan listrik yang andal selama momentum Iduladha, PLN melalui PLN UID Lampung mengoperasikan satu Posko Distribution Control Center (DCC) dan enam Posko Distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UID…

PDIP Lampung Sumbang 14 Hewan Kurban Dukung Ketahanan Pangan di Iduladha 2026
BERITA

Media90.id – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dimaknai sebagai momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial oleh DPD PDI Perjuangan Lampung. Pada perayaan Iduladha tahun ini, DPD PDIP Lampung memotong 14 ekor hewan kurban yang terdiri dari 11 ekor sapi dan tiga ekor kambing di Kantor DPD PDIP Lampung, Jalan P. Emir Noer, Bandar Lampung, Rabu (27/5/2026). Ketua DPD PDIP Lampung, Winarti mengatakan, hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari para pengurus, kader PDIP Lampung, hingga non kader partai sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus bakti partai dalam memperingati Hari Raya Iduladha. Ads close ads Menurut Winarti, kegiatan kurban telah…

Penemuan Jasad Bocah Perempuan di Lampung Selatan Hebohkan Warga Surat Wasiat Orang Tua Jadi Sorotan
BERITA

Media90.id – Warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang anak perempuan tanpa identitas di tepi jalan pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026. Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian masyarakat karena korban ditemukan bersama sepucuk surat wasiat yang menyentuh hati. Ads close ads Berdasarkan informasi yang beredar, jasad korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain putih dan kardus. Di samping tubuh korban terdapat surat yang diduga ditinggalkan pihak keluarga atau orang yang mengantarkan jenazah tersebut. Isi surat itu berisi permohonan kepada siapa saja yang menemukan korban agar bersedia membantu mengurus jenazah, menyalatkan, hingga memakamkannya secara layak….

Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah dan Pantau Harga Sembako di Mulya Asri
BERITA

Media90.id – Ketua I TP PKK Tulangbawang Barat (Tubaba), Ana Nadirsyah, membuka pelaksanaan operasi pasar murah sekaligus melakukan monitoring harga bahan pokok di Pasar Tradisional Mulya Asri pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan pasar murah tersebut digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Ads close ads Dalam operasi pasar itu, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras SPHP Rp57 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, serta tepung terigu Rp10 ribu per kilogram. Usai membuka kegiatan, Ana Nadirsyah turut…

Bupati Tubaba Bagikan Tali Asih dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Petugas Pasar
BERITA

Media90.id – Bupati Tulangbawang Barat, Novriwan Jaya, memberikan tali asih berupa paket sembako dan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas penarik retribusi, petugas parkir pasar, serta petugas retribusi sampah di lingkungan pasar daerah Tulangbawang Barat pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pasar Dayamurni dan turut didampingi Ketua Baznas Tulangbawang Barat serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, kegiatan juga dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengelola pasar, dan para petugas pasar penerima bantuan. Ads close ads Bupati Tulangbawang Barat, Novriwan Jaya, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh petugas pasar yang selama ini berperan aktif dalam menjaga ketertiban, kebersihan,…

Eva Dwiana Salurkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Berbobot 1 Ton ke Ponpes Madarijul Ulum
BERITA

Media90.id – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyerahkan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berupa sapi limosin seberat satu ton di Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Telukbetung Barat, Selasa, 26 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung. Ads close ads Menurut Eva, bantuan sapi kurban tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar pondok pesantren, terutama menjelang Hari Raya Iduladha. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Semoga bantuan hewan kurban ini dapat tersalurkan dengan baik dan bermanfaat…

Digitalisasi Transaksi Daerah Jadi Fokus Pemkot Bandar Lampung untuk Tingkatkan PAD
BERITA

Media90 – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menghadiri Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Mahan Agung pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung tersebut mengusung tema “Sinkronisasi Peta Jalan dan Rencana Aksi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Lampung”. Ads close ads Dalam rapat tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa digitalisasi transaksi daerah menjadi strategi penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mempercepat pelayanan publik. Menurutnya, penerapan sistem transaksi digital mampu menciptakan tata kelola pemerintahan…