BERITA

Dewi Mayang Suri Djausal Inisiasi Program Visum Gratis untuk Korban Kekerasan di Bandar Lampung

Luluk RJMP
6
×

Dewi Mayang Suri Djausal Inisiasi Program Visum Gratis untuk Korban Kekerasan di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Peduli Korban Kekerasan, Dewi Mayang Suri Djausal Hadirkan Layanan Visum Gratis untuk Masyarakat Miskin
Peduli Korban Kekerasan, Dewi Mayang Suri Djausal Hadirkan Layanan Visum Gratis untuk Masyarakat Miskin

Media90 – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Dewi Mayang Suri Djausal, menginisiasi program pelayanan visum gratis bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bandar Lampung. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas akses keadilan bagi korban kekerasan perempuan dan anak yang selama ini terkendala biaya untuk memperoleh layanan visum.

Program tersebut diwujudkan melalui kerja sama lintas instansi antara Polresta Bandar Lampung, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dan Baznas Provinsi Lampung. Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Aula RSUD Abdul Moeloek, Senin (18/5/2026).

Ads
close ads

Dewi Mayang Suri Djausal mengatakan, program visum gratis lahir dari kondisi nyata yang selama ini dihadapi masyarakat kecil, khususnya korban kekerasan yang kesulitan mengakses layanan visum akibat keterbatasan ekonomi.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung tersebut, biaya visum yang berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu kerap menjadi hambatan serius bagi korban untuk melanjutkan proses hukum.

“Pada prinsipnya kami di DPRD mendukung penuh langkah kolaboratif ini karena menyangkut akses keadilan bagi masyarakat, khususnya korban kekerasan perempuan, anak, dan masyarakat tidak mampu,” ujar Mayang usai kegiatan.

Ia menjelaskan, keterbatasan ekonomi korban selama ini berdampak pada lambatnya proses penegakan hukum. Aparat penegak hukum sering mengalami kesulitan memperoleh alat bukti medis secara cepat karena korban tidak mampu membayar biaya visum.

Karena itu, program visum gratis diharapkan mampu membantu masyarakat miskin mendapatkan perlindungan hukum tanpa terbebani persoalan biaya administrasi medis.

Mayang menegaskan, meski pembiayaan program didukung Baznas Lampung, DPRD Kota Bandar Lampung tetap akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya agar tepat sasaran.

Menurutnya, Komisi IV DPRD akan ikut mengawal sistem verifikasi penerima manfaat guna mencegah potensi penyalahgunaan program oleh pihak yang sebenarnya mampu secara ekonomi.

“Komisi IV DPRD tentu akan mendorong agar pelaksanaan program ini memiliki mekanisme verifikasi dan sinkronisasi data yang baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses verifikasi nantinya melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Sosial hingga aparatur pemerintah di tingkat bawah agar bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang membutuhkan.

“Koordinasi dengan Dinas Sosial maupun aparatur pemerintah setempat sangat penting supaya program ini tepat sasaran dan akuntabel,” lanjut Mayang.

Pada tahap awal, program visum gratis tersebut diprioritaskan bagi warga Kota Bandar Lampung yang melapor melalui Polresta Bandar Lampung.

Mayang menjelaskan, korban tidak dapat langsung mengakses layanan visum gratis tanpa mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Nantinya, pihak kepolisian akan menerbitkan surat pengantar visum berdasarkan hasil verifikasi kondisi ekonomi korban.

“Polresta akan mengeluarkan surat pengantar visum berdasarkan hasil verifikasi bersama, baik dari Dinas Sosial maupun aparatur pemerintah setempat, untuk memastikan korban benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu,” jelasnya.

Menurut Mayang, langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem hukum yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil, terutama korban kekerasan yang selama ini kesulitan memperoleh perlindungan maksimal.

Ia berharap tidak ada lagi korban yang kehilangan akses keadilan hanya karena tidak mampu membayar biaya visum.

“Melalui mekanisme ini, kami berharap bantuan visum gratis benar-benar bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan, sehingga tidak ada korban yang kehilangan akses keadilan karena terkendala biaya,” ujarnya.

Program tersebut juga dinilai menjadi bentuk kolaborasi nyata antara legislatif, aparat penegak hukum, rumah sakit, dan lembaga sosial dalam memberikan perlindungan terhadap kelompok rentan di Kota Bandar Lampung.

Tinggalkan Balasan

DPRD Lampung Tengah Gelar Paripurna, Plt Bupati Sampaikan Pembahasan Raperda dan LKPJ 2025
BERITA

Media90 – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Tengah yang membahas sejumlah agenda strategis pemerintahan daerah, Senin (18/5/2026). Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Lampung Tengah tersebut mengagendakan tiga pembahasan penting, yakni penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, serta penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD tahap II masa sidang kedua. Ads close ads Dalam agenda pertama, pemerintah daerah menyampaikan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah yang disusun sebagai pedoman tata kelola aset…

Terkait Program MBG, Gubernur Lampung Tekankan Standar Kesehatan Pangan Dapur SPPG
BERITA

Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di Provinsi Lampung. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Lampung, Senin (18/5/2026). Ads close ads Dalam kesempatan itu, Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh pihak, khususnya DPW Gapembi Lampung, untuk memperkuat pelaksanaan Program MBG sekaligus melakukan pembinaan terhadap Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Semua harus bekerja bersama untuk mensukseskan program MBG ini, agar bisa terus membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Rahmat Mirzani Djausal….

Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Pembiayaan Daerah yang Transparan dan Berkelanjutan
BERITA

Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan arah pembangunan ke depan harus kembali berlandaskan amanat UUD 1945 Pasal 33, yakni pengelolaan cabang produksi strategis dan kekayaan alam oleh negara demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Menurutnya, pemerintah daerah harus berani lebih maju, mandiri, dan inovatif dalam membangun daerah, termasuk melalui pemanfaatan instrumen pembiayaan alternatif seperti obligasi dan sukuk daerah. Ads close ads “Pembangunan ke depan harus dikembalikan sesuai amanah UUD 1945 Pasal 33. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara, dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat sosialisasi penerbitan…

DPRD Lampung Tekankan Pentingnya Keakuratan Data BPJS Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
BERITA

Media90 – Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, menyoroti persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan di tengah masyarakat yang dinilai memerlukan penanganan lebih adaptif dan solutif. Menurut Yanuar Irawan, dinamika pelayanan BPJS Kesehatan di lapangan saat ini kerap tidak selaras dengan regulasi administratif yang dinilai masih terlalu kaku. Ads close ads “Masyarakat di bawah itu terkadang tidak mau tahu apakah wilayah itu sudah masuk kategori universal health coverage (UHC) atau belum. Mereka minta bantu agar bagaimana caranya kalau sakit yang BPJS mati, harus bisa aktif hari itu juga,” kata Yanuar Irawan saat menghadiri Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan…

Pemprov Lampung Anggarkan Dana Besar untuk Menanggung BPJS Kesehatan Warga Kurang Mampu
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen menjamin hak pelayanan kesehatan masyarakat di 15 kabupaten/kota melalui pengalokasian anggaran sebesar Rp125 miliar guna mendukung kepesertaan BPJS Kesehatan sepanjang tahun anggaran 2026. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan total anggaran tersebut dibagi ke dalam dua pos jaminan pembiayaan kesehatan masyarakat. Ads close ads “Kami pastikan dukungan dan niat dari Pemprov Lampung bersama DPRD Lampung tentunya, telah mengalokasikan anggaran untuk mengcover BPJS jenis PBI Rp85 miliar, kemudian juga ada PBPU Rp40 miliar,” kata Marindo Kurniawan saat memimpin Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan Lampung Semester I Tahun 2026, Senin (18/5/2026)….

DWP Lampung Gelar Seminar Kesehatan untuk Perkuat Peran Ibu dalam Menjaga Kesehatan Keluarga
BERITA

Media90 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung terus mendorong peningkatan literasi kesehatan keluarga bagi kaum ibu melalui seminar kesehatan bertajuk “Jaga ION Tubuh Saat Tubuh Demam” yang digelar di Kantor DWP Lampung, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dokter spesialis anak, dr. Oktadoni Saputra, sebagai narasumber dan diikuti oleh pengurus serta anggota DWP Lampung. Ads close ads Ketua DWP Lampung, Agnes Bulan Marindo, mengatakan seminar kesehatan ini menjadi wadah edukasi penting bagi para ibu agar lebih tenang, sigap, dan tepat dalam menangani anak saat mengalami demam. Menurut Agnes, masih banyak orang tua yang langsung panik ketika anak mengalami kenaikan suhu tubuh….

Dollar Menguat Ketua OKK ARUN Lampung Ajak Publik Tetap Yakin pada Ekonomi Indonesia
BERITA

Media90 – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa pekan terakhir dinilai belum berada pada level yang mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD ARUN Lampung, Ardho Adam Saputra. Menurut Ardho, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan ekonomi global. Ia menilai, gejolak nilai tukar bukan hanya dialami Indonesia, tetapi juga hampir seluruh negara di kawasan Asia akibat ketidakpastian ekonomi dunia dan meningkatnya tensi geopolitik internasional. Ads close ads “Tak perlu khawatir berlebihan terhadap pelemahan rupiah, karena kondisi ini masih normal dalam menghadapi guncangan ekonomi dunia. Hampir…