BERITA

Ekonomi Wisata Lampung Menguat, Tantangan Perhotelan Masih Mengemuka

157
×

Ekonomi Wisata Lampung Menguat, Tantangan Perhotelan Masih Mengemuka

Sebarkan artikel ini
Ekonomi Pariwisata Lampung Tumbuh 2025, Sektor Perhotelan Semakin Prospektif
Ekonomi Pariwisata Lampung Tumbuh 2025, Sektor Perhotelan Semakin Prospektif

Media90 – Sektor pariwisata di wilayah Lampung sepanjang tahun 2025 terus menunjukkan geliat positif, baik dari sisi pergerakan wisatawan maupun nilai ekonominya. Data perjalanan mencatat, sepanjang tahun tersebut jumlah pergerakan wisatawan mencapai 24,70 juta perjalanan, menandakan kuatnya mobilitas wisata di Provinsi Lampung.

Kota Bandar Lampung masih menjadi pusat destinasi dengan kontribusi 20,62 persen, disusul Kabupaten Lampung Selatan 13,88 persen, dan Lampung Tengah 12,25 persen. Pola ini memperlihatkan bahwa kawasan perkotaan dan wilayah penyangga masih menjadi pusat aktivitas wisata.

Ads
close ads

Lonjakan Ekonomi Pariwisata

Pertumbuhan kunjungan wisatawan turut mendorong lonjakan perputaran ekonomi sektor pariwisata dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, nilai ekonomi sektor ini tercatat sebesar Rp16,26 triliun, meningkat menjadi Rp30,39 triliun pada 2024, dan kembali naik hingga Rp53,11 triliun pada tahun 2025.

Peningkatan ini tidak hanya bersumber dari bertambahnya volume perjalanan, tetapi juga dari meningkatnya rata-rata pengeluaran per wisatawan, yang pada 2025 mencapai sekitar Rp2,15 juta.

Industri Hotel Belum Pulih Optimal

Di tengah pertumbuhan ekonomi wisata, kinerja industri perhotelan justru belum menunjukkan pemulihan yang sepadan. Sepanjang 2025, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Lampung hanya mencapai 48,93 persen, sementara hotel non-bintang lebih rendah lagi, yakni 25,60 persen.

Situasi ini menunjukkan bahwa aktivitas wisata masih didominasi perjalanan singkat, sehingga belum memberikan dorongan signifikan terhadap lama tinggal wisatawan.

Padahal dari sisi kapasitas, industri akomodasi di Lampung terus bertambah. Saat ini tercatat:

  • 49 hotel berbintang

    • 4.572 kamar

    • 7.009 tempat tidur

  • 495 hotel non-bintang

    • 12.245 kamar

    • 16.698 tempat tidur

Besarnya kapasitas ini memperlihatkan tantangan serius dalam menciptakan keseimbangan antara suplai akomodasi dan permintaan efektif.

Kunjungan Tinggi, Tinggal Rendah

Indikator pendukung wisata di Lampung juga mengalami peningkatan signifikan. Jumlah destinasi wisata naik dari 557 lokasi (2022) menjadi 627 lokasi (2025). Restoran dan rumah makan bertambah dari 1.975 unit menjadi 2.511 unit dalam periode yang sama.

Fasilitas hiburan seperti bioskop, karaoke, pusat olahraga, hingga arena rekreasi juga terus berkembang.

Namun kondisi tersebut belum secara otomatis menaikkan tingkat hunian hotel. Rata-rata lama menginap wisatawan di Lampung hanya sekitar 1,29 hari, menguatkan fakta bahwa Lampung masih lebih sering menjadi wilayah transit, bukan destinasi utama untuk berlibur dalam durasi panjang.

Sejalan dengan Tren Nasional

Persoalan lemahnya okupansi hotel bukan hanya terjadi di Lampung, tetapi juga tercatat sebagai fenomena nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sepanjang 2025 tingkat hunian kamar hotel secara agregat masih berada pada level rendah.

Bahkan pada segmen hotel kelas atas, tekanan terlihat lebih kuat. Pada November 2025, TPK hotel bintang lima nasional hanya mencapai 56,30 persen, turun secara tahunan dan menjadi kelompok dengan koreksi terdalam dibandingkan klasifikasi hotel lainnya. Kondisi ini menunjukkan melemahnya permintaan wisatawan berdaya beli tinggi serta semakin selektifnya pola perjalanan.

Persaingan Destinasi Semakin Ketat

Tekanan terhadap okupansi juga terlihat pada momentum libur panjang. PHRI Lampung mencatat tingkat hunian kamar selama libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026 mengalami penurunan sekitar 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan ini menandakan adanya perubahan perilaku wisatawan sekaligus indikasi kompetisi yang semakin ketat antar destinasi.

Tantangan Struktural dan Agenda Perbaikan

Kondisi rendahnya tingkat hunian kamar hotel sepanjang tahun 2025 menjadi sinyal bahwa persoalan perhotelan di Lampung bukan sekadar fluktuasi musiman, melainkan persoalan struktural.

Lampung masih memiliki daya tarik sebagai tujuan perjalanan, tetapi belum cukup kuat dalam hal:

  • penciptaan pengalaman wisata

  • pengembangan destinasi tematik

  • penyelenggaraan event berskala besar

  • integrasi dengan ekonomi kreatif dan budaya lokal

Ke depan, strategi pengembangan pariwisata perlu diarahkan pada peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay) melalui:

✔ penguatan destinasi unggulan
✔ event dan festival berbasis pengalaman
✔ pengemasan produk wisata kreatif
✔ kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas

Dengan langkah tersebut, Lampung berpotensi memperbaiki tingkat hunian hotel, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta menjadikan pariwisata sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Technical Skill Contest 2026 Jadi Panggung Adu Kompetensi Mekanik dan Service Advisor TDM Lampung
BERITA

Media90 – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga standar pelayanan terbaik kepada konsumen, Tunas Dwipa Matra sukses menyelenggarakan Technical Skill Contest (TSC) Regional Lampung 2026 pada 20–21 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi momen spesial karena tahun 2026 menandai penyelenggaraan ke-30 tahun Technical Skill Contest sebagai ajang kompetensi bergengsi bagi insan after sales Honda.Ads close ads Technical Skill Contest sendiri merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah pengembangan kemampuan teknis, profesionalisme, serta mental kompetitif bagi para mekanik dan Service Advisor (SA) terbaik dari seluruh jaringan AHASS wilayah Lampung. Sebelum mengikuti kompetisi tingkat regional, para peserta terlebih dahulu melewati proses…

PLN Lampung Berhasil Pulihkan Kelistrikan Pasokan Listrik ke Masyarakat Kembali Normal
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus melakukan penormalan sistem kelistrikan di wilayah Lampung pasca gangguan pada sistem transmisi interkoneksi Sumatera akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026. Saat ini, pasokan listrik kepada pelanggan di berbagai wilayah Lampung dilaporkan mulai berangsur normal.Ads close ads Selama proses pemulihan berlangsung, PLN UID Lampung melakukan pengamanan sistem dan penormalan jaringan secara bertahap guna memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga. Seluruh personel PLN juga disiagakan untuk melakukan pemantauan sekaligus mempercepat proses pemulihan di berbagai titik sistem kelistrikan yang terdampak gangguan. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad…

Women Drift Challenge IDS 2026 Jadi Bukti Zita Anjani Sebut Sirkuit Bukan Hanya untuk Pria
BERITA

Media90 – Deru mesin mobil bertenaga tinggi dan kepulan asap ban yang membubung di Way Handak Expo bukan lagi sekadar simbol maskulinitas. Di balik kemudi mobil-mobil yang meliuk ekstrem di lintasan balap, hadir para perempuan tangguh yang membuktikan bahwa dunia drifting juga menjadi ruang bagi atlet wanita untuk bersinar.Ads close ads Momen bersejarah tersebut mendapat perhatian langsung dari Zita Anjani yang hadir dalam Awarding Ceremony Indonesian Drift Series Sumatra 2026 pada Minggu sore, 24 Mei 2026. Kehadiran Zita Anjani yang juga merupakan istri Bupati Lampung Selatan dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap perkembangan atlet…

Lampung Selatan Cetak Sejarah di IDS 2026 Resmi Jadi Kekuatan Baru Otomotif Sumatera
BERITA

Media90 – Lampung Selatan resmi mengukuhkan posisinya sebagai monster baru industri otomotif di Pulau Sumatera setelah mencetak sejarah sebagai tuan rumah perdana seri Indonesian Drift Series 2026 di Way Handak Expo. Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi Lampung Selatan yang kini mulai bertransformasi dari sekadar daerah penyangga menjadi motor penggerak industri kreatif otomotif nasional.Ads close ads Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama mengatakan, terpilihnya Lampung Selatan sebagai tuan rumah IDS 2026 bukan hanya membawa gengsi daerah, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk mengembangkan sport tourism secara berkelanjutan. “Lampung Selatan bisa terpilih sebagai tuan rumah IDS di Sumatera, ini menjadi pemantik…

Kepala BP BUMN Desak PTPN Bebaskan dan Beri Pekerjaan Layak untuk Keluarga Kakek Mujiran
BERITA

Media90 – Manajemen PT Perkebunan Nusantara mendapat teguran keras dari Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. Teguran tersebut diberikan setelah muncul kasus kriminalisasi terhadap seorang lansia bernama Mujiran, warga Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, terkait perkara dugaan penggelapan getah karet di Kebun Bergen milik PTPN I Regional VII.Ads close ads Dalam keterangan resminya pada Minggu, 24 Mei 2026, Dony Oskaria secara tegas mengecam tindakan penyelesaian masalah yang dinilai mengesampingkan nilai kemanusiaan. Ia mengingatkan seluruh jajaran BUMN mengenai hakikat perusahaan negara yang dibangun menggunakan uang rakyat dan seharusnya hadir…

Bupati Egi Dorong Restorative Justice Mujiran Berpeluang Bebas dari Jerat Hukum
BERITA

Media90 – Kasus dugaan penggelapan getah karet yang menjerat Mujiran, lansia 72 tahun asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, akhirnya menemui titik terang menuju penyelesaian damai. Harapan agar Mujiran dapat segera bebas dari jeratan hukum kini semakin terbuka, setelah pihak PTPN I Regional 7 bersedia memaafkan terdakwa dan mendukung penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice.Ads close ads Kabar baik tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan pada Sabtu malam (23/5/2026). Kesediaan PTPN untuk membuka ruang damai menjadi langkah penting dalam proses penyelesaian perkara yang selama…

Widyya Turro Tantang Drifter Nasional di IDS 2026 Harumkan Nama Lampung Selatan
BERITA

Media90 – Sorak penonton memenuhi arena Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Di tengah deru mesin dan kepulan asap ban yang membakar aspal, ada satu nama yang mencuri perhatian publik Lampung Selatan, yakni Widyya Turro. Bukan karena ia datang sebagai pembalap unggulan nasional. Justru sebaliknya, Widyya hadir sebagai wajah baru, talenta muda lokal yang untuk pertama kalinya dipercaya tampil di Indonesian Drift Series (IDS) 2026, ajang drift bergengsi tingkat nasional.Ads close ads Bagi perempuan muda asal Kalianda tersebut, keikutsertaannya bukan sekadar mengikuti perlombaan. IDS Sumatera 2026 menjadi panggung pembuktian bagi dirinya sekaligus bagi anak-anak muda Lampung Selatan yang…