Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat aksesibilitas dan mutu pelayanan publik melalui peluncuran berbagai layanan kesehatan unggulan di RSUD Bandar Negara Husada (BNH).
Langkah strategis ini ditandai dengan penyerahan sertifikat internasional serta peresmian sejumlah fasilitas medis baru dalam rangkaian peringatan HUT Lampung ke-62, Kamis (16/4/2026).
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima langsung Sertifikat International Certificate of Vaccination (ICV) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyerahan tersebut menandai RSUD Bandar Negara Husada resmi menjadi penyedia layanan vaksinasi internasional yang diakui secara global.
Menurut Jihan, pengembangan RSUD Bandar Negara Husada merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Rumah sakit yang berada di kawasan Kotabaru, Lampung Selatan ini diproyeksikan menjadi pusat rujukan medis berbasis teknologi dan inovasi.
“Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama dan kualitas pelayanan adalah wajah pemerintah. Kami bergerak menuju birokrasi yang melayani, bukan dilayani, sehingga tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga meresmikan Unit Uronefrologi (Hemodialisa) serta inovasi layanan “SIGAP” (Layanan Jemput Pasien). Pengembangan ini sekaligus mendukung visi menjadikan RSUD Bandar Negara Husada sebagai Green and Sport Hospital, sejalan dengan konsep Blue Green City yang tengah dikembangkan di kawasan Kotabaru sebagai pusat pemerintahan masa depan yang berwawasan lingkungan.
Direktur RSUD Bandar Negara Husada, Sri Aryanti, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor, sesuai dengan tema HUT Lampung ke-62, “Membangun Bersama Lampung Maju.”
Selain transformasi layanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aksi kemanusiaan dan lingkungan, seperti bakti sosial terpadu berupa operasi bibir sumbing, pemeriksaan kesehatan jiwa, pengobatan gratis, pemeriksaan mata, serta donor darah.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial berupa dua unit kursi roda dan 75 paket sembako bagi masyarakat kelompok desil 1 dan 2 melalui Dinas Sosial Lampung.
Upaya pelestarian lingkungan turut dilakukan melalui penanaman pohon sebagai bagian dari target pembangunan rendah karbon dan peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup di Lampung.
Jihan Nurlela pun mengapresiasi sinergi antara organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, dan pihak swasta dalam mendukung pembangunan di Lampung. Ia berharap semangat kolaborasi ini terus terjaga untuk mewujudkan Lampung yang maju menuju Indonesia Emas.














