BERITA

Pemprov Lampung Tingkatkan Dukungan untuk Petani Mesuji Lewat Drone dan Teknologi Modern

Luluk RJMP
8
×

Pemprov Lampung Tingkatkan Dukungan untuk Petani Mesuji Lewat Drone dan Teknologi Modern

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung Hadirkan Solusi Drone dan Pengendalian Hama untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Mesuji
Pemprov Lampung Hadirkan Solusi Drone dan Pengendalian Hama untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Mesuji

Media90.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui penerapan teknologi modern dan program hilirisasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Mesuji.

Komitmen itu ditegaskan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat meninjau langsung simulasi penggunaan drone penyemprot Pupuk Organik Cair (POC) di kawasan persawahan Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur, Rabu (24/6/2026).

Ads
close ads

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Mirzani Djausal berdialog dengan kelompok tani dan mengapresiasi keberhasilan penerapan pupuk hayati cair yang terbukti mampu meningkatkan hasil produksi padi secara signifikan.

Berdasarkan data yang dipaparkan, lahan persawahan seluas sekitar 1.000 hektare di wilayah tersebut sebelumnya menghasilkan sekitar 5.000 ton gabah. Setelah memanfaatkan Pupuk Organik Cair hayati, produksi meningkat menjadi sekitar 7.000 ton.

“Jadi kalau 1.000 hektare dipakai semua, tadinya produksinya 5.000 ton sekarang jadi 7.000 ton. Ada tambahan Rp1,4 miliar buat dibagikan ke petani di seluruh desa,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Melihat hasil yang menggembirakan tersebut, Pemprov Lampung menginstruksikan dinas terkait bersama pemerintah kabupaten untuk mempercepat peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari dua kali panen menjadi tiga kali panen atau IP300 dalam satu tahun.

Gubernur juga meminta seluruh aparatur desa, penyuluh pertanian, serta dinas teknis untuk memperkuat koordinasi sehingga target percepatan musim tanam dapat terlaksana secara optimal.

Selain peningkatan produktivitas, Rahmat turut menyoroti persoalan serangan hama tikus yang selama ini menjadi salah satu kendala utama petani dalam meningkatkan frekuensi tanam.

Sebagai langkah cepat, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan seperempat ton belerang untuk penanganan darurat di lahan pertanian. Sementara untuk solusi jangka panjang, pemerintah berencana membangun Rumah Burung Hantu (Rubuha) sebagai metode pengendalian hama secara alami dan ramah lingkungan.

Para petani juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memfasilitasi uji laboratorium secara berkala terhadap beras organik yang mereka produksi. Sejak 2014, sebagian petani di wilayah tersebut telah membudidayakan padi tanpa menggunakan pestisida kimia, sehingga hasil panennya dinilai memiliki nilai jual yang lebih tinggi apabila didukung dengan sertifikasi dan hasil pengujian resmi.

Menurut para petani, dukungan tersebut akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas, termasuk untuk segmen beras sehat dan organik.

Di sisi lain, Gubernur Lampung menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga terus mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah.

Salah satu perhatian utama adalah peningkatan infrastruktur jalan yang menjadi akses utama distribusi hasil pertanian. Rahmat memastikan Pemprov Lampung berkomitmen mempercepat perbaikan jalan poros di Kabupaten Mesuji agar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil panen menjadi lebih lancar.

Melalui penerapan teknologi modern seperti drone pertanian, penggunaan pupuk hayati, pengendalian hama terpadu, hingga percepatan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Lampung berharap sektor pertanian Mesuji semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan