BERITA

Permintaan Meningkat, Bank Indonesia Laporkan Ekonomi Lampung Tumbuh 4,80 Persen pada Triwulan II 2024

299
×

Permintaan Meningkat, Bank Indonesia Laporkan Ekonomi Lampung Tumbuh 4,80 Persen pada Triwulan II 2024

Sebarkan artikel ini
Permintaan Menguat, Bank Indonesia Catat Ekonomi Lampung Tumbuh 4,80 Persen di Triwulan II 2024
Permintaan Menguat, Bank Indonesia Catat Ekonomi Lampung Tumbuh 4,80 Persen di Triwulan II 2024

Media90 – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lampung mencatat pertumbuhan ekonomi yang signifikan pada triwulan kedua tahun 2024, mencapai 4,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3,30 persen.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, Junanto Herdiawan, menyebutkan bahwa peningkatan ini didorong oleh kuatnya permintaan domestik dan perbaikan sektor eksternal.

Ads
close ads

“Perekonomian Lampung pada triwulan kedua tahun 2024 ini mencapai Rp124,69 triliun berdasarkan harga berlaku (ADHB) dan Rp72,36 triliun berdasarkan harga konstan (ADHK),” ujar Junanto pada Kamis (8/8/2024).

Pertumbuhan positif ini dipacu oleh stabilitas konsumsi rumah tangga, yang tumbuh sebesar 4,69 persen year-on-year (yoy), serta peningkatan investasi yang naik 3,33 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Baca Juga:  Bawaslu Panggil Dua Caleg Tercoblos Duluan di TPS 19 Way Kandis: Hanya Raih Empat Suara Saat PSU

Lonjakan ekspor CPO dan peningkatan ekspor kopi robusta selama panen raya juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Lampung.

Net ekspor mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 42,44 persen yoy pada triwulan kedua 2024, berbalik dari kontraksi pada triwulan sebelumnya, sementara impor juga naik 13,47 persen yoy.

Di sektor lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Lampung juga ditopang oleh sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 15,19 persen yoy, serta sektor konstruksi yang tumbuh 8,08 persen yoy.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pemulihan dengan pertumbuhan 0,32 persen yoy setelah kontraksi pada triwulan sebelumnya.

Meskipun pertumbuhan sektor industri pengolahan melambat, sektor ini tetap kuat dengan Prompt Manufacturing Index (PMI) pada 67,08 persen.

Baca Juga:  FEB Unila Menyelenggarakan Konferensi Internasional ICEBE ke-6 tentang Transformasi Keuangan dan Digital untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif

Sektor perdagangan juga mencatat pertumbuhan 5,36 persen yoy meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Bank Indonesia memproyeksikan perbaikan kinerja ekonomi Lampung akan terus berlanjut, meski risiko dari sektor eksternal perlu diperhatikan.

Untuk memperkuat momentum pemulihan ekonomi, diperlukan langkah-langkah strategis seperti peningkatan produktivitas pertanian, sinergi antar lembaga, dan penguatan koordinasi pengendalian inflasi.