BISNIS

Krakatau Steel Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Baja Nasional di Tengah Tantangan Impor

156
×

Krakatau Steel Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Baja Nasional di Tengah Tantangan Impor

Sebarkan artikel ini
Krakatau Steel Teguh Dukung Penguatan Industri Baja Nasional
Krakatau Steel Teguh Dukung Penguatan Industri Baja Nasional

Media90 – Industri baja menjadi salah satu fondasi penting kemandirian ekonomi nasional, menopang sektor strategis seperti konstruksi, perkapalan, pertahanan, transportasi, hingga perumahan. Namun, di tengah tekanan baja impor murah dan tantangan struktural, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group menegaskan perlunya dukungan penuh dari pemerintah dan DPR RI untuk memperkuat daya saing industri baja domestik.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menyoroti kondisi industri baja nasional yang berada di persimpangan penting. “Regulasi dan kebijakan dari pemerintah serta dukungan DPR sangat krusial. Ini bukan hanya soal kepentingan satu perusahaan, tapi tentang menjaga kedaulatan industri strategis nasional,” ujarnya.

Ads
close ads

Ancaman Baja Impor bagi Produsen Lokal

Tantangan terbesar industri baja nasional adalah maraknya baja impor murah, khususnya dari Tiongkok. Dalam tiga tahun terakhir, ekspor baja Tiongkok meningkat drastis dari 67 juta ton pada 2022 menjadi 117 juta ton pada 2024, dengan sekitar 50 persen mengalir ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Produk impor ini bisa dijual lebih murah hingga 20–25 dolar per ton.

“Tanpa instrumen perlindungan seperti Bea Masuk Anti Dumping (BMAD), Safeguard, dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP), produsen lokal akan kesulitan bersaing,” jelas Akbar. Padahal, kapasitas produksi dalam negeri cukup besar; sekitar 80 persen kebutuhan baja nasional bisa dipenuhi lokal, namun kenyataannya 40–55 persen masih menggunakan impor. Akibatnya, utilisasi produksi industri baja nasional rata-rata hanya 57 persen.

Modal Kerja: Kunci Keberlanjutan Produksi

Selain tantangan eksternal, Krakatau Steel Group menghadapi kebutuhan mendesak di sisi internal, yaitu penyediaan modal kerja agar fasilitas produksi dapat berjalan efisien dan berkelanjutan. KS Group memiliki kapasitas produksi 7,9 juta ton per tahun dengan produk unggulan seperti Hot Rolled Coil (HRC), Cold Rolled Coil (CRC), pipa las, hingga profil konstruksi.

“Restrukturisasi keuangan dan penyediaan modal kerja menjadi kunci. Tanpa dukungan finansial, upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi tidak akan optimal,” tambah Akbar. Dukungan pemerintah dan DPR diharapkan mampu memperkuat rantai pasok baja nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Hilirisasi dan Sinergi: Jalan Menuju Kemandirian Baja Nasional

Krakatau Steel tetap optimistis terhadap masa depan industri baja nasional melalui penguatan hilirisasi dan sinergi lintas sektor. “Sinergi dengan sektor perkapalan, militer, transportasi, hingga program pembangunan perumahan rakyat akan menjadi motor baru pertumbuhan industri baja nasional,” ujar Akbar.

Program pemerintah untuk pembangunan tiga juta rumah rakyat menjadi peluang strategis yang diperkirakan akan menyerap baja dalam jumlah signifikan, sekaligus memperkuat posisi industri baja dalam negeri.

Akbar juga menekankan peran legislatif dalam mendukung kebijakan perlindungan pasar, pengendalian tata niaga impor, penyediaan modal kerja, dan fasilitasi hilirisasi. “Kalau semua pihak bersinergi, industri baja nasional tidak hanya akan bertahan, tapi juga tumbuh menjadi tulang punggung pembangunan nasional. Krakatau Steel Group siap berada di garda terdepan,” tutupnya.

Tentang Krakatau Steel Tbk

Didirikan pada 31 Agustus 1970, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk adalah perusahaan manufaktur baja terintegrasi. Selain industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, serta energi melalui power plant, termasuk beberapa ventura bersama perusahaan Korea dan Jepang.

Teknologi Omnichannel, Fondasi Sukses Manajemen Bisnis di Era Digital
BISNIS

Media90 – Lanskap e-commerce yang semakin kompetitif secara global memaksa pelaku usaha untuk hadir secara serentak di berbagai platform penjualan online. Namun, semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola pesanan, pelanggan, dan stok barang secara terpisah. Tanpa sistem yang terpusat, operasional bisnis bisa menjadi tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Di sinilah konsep teknologi omnichannel menjadi solusi utama dalam manajemen bisnis modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan otomatis.Ads close ads Tantangan Operasional Mengelola Banyak Toko Online Pelaku bisnis ritel digital sering kali kewalahan menghadapi ratusan hingga ribuan notifikasi pesanan dari berbagai marketplace setiap hari. Tanpa…

Otomatisasi Bisnis 2026: AI Automation untuk Workflow Lebih Cerdas di Indonesia
BISNIS

Media90 – Istilah AI automation atau otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin sering muncul dalam diskusi transformasi digital perusahaan di Indonesia pada tahun 2026. Berbeda dengan otomatisasi tradisional yang sudah dikenal sejak dua dekade lalu melalui Robotic Process Automation (RPA), AI automation membawa kemampuan yang jauh lebih canggih dengan menggabungkan pemahaman bahasa alami, computer vision, machine learning, hingga reasoning untuk menangani proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan keputusan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Lebih dari itu, AI automation telah menjadi salah satu pengungkit utama efisiensi operasional bagi perusahaan yang menghadapi tekanan kompetisi tinggi dan margin keuntungan yang semakin menipis.Ads close…

Sagara dan Pendekatan Jangka Panjang dalam Membangun Kepercayaan di Timur Tengah
BISNIS

Media90 – Makna dari “Sagara’s Approach to Long-Term Trust in the Middle East” menjadi semakin relevan ketika para pemimpin bisnis berhenti memandang teknologi sebagai sekumpulan alat, dan mulai melihatnya sebagai sistem operasi bagi pertumbuhan. Di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas, berbagai organisasi digital berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi pengalaman pelanggan, mempercepat eksekusi bisnis, serta meningkatkan visibilitas manajerial tanpa menciptakan kerentanan baru dalam sistem mereka. Tekanan ini mengubah cara perusahaan menilai mitra teknologi. Vendor tidak lagi cukup hanya mampu menulis kode. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mampu menerjemahkan arah strategis menjadi sistem yang tahan lama,…

Sagara Hadirkan Efisiensi IT Outsourcing dengan Penghematan Miliaran per Tahun
BISNIS

Media90 – Di era transformasi digital yang bergerak semakin cepat, perusahaan besar di Indonesia menghadapi tekanan ganda: tuntutan untuk terus berinovasi sekaligus menekan biaya operasional. Ironisnya, banyak organisasi sudah menggelontorkan miliaran rupiah untuk tim IT internal, vendor teknologi, hingga infrastruktur digital, namun hasil yang diperoleh masih belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Sistem berjalan lambat, proyek sering molor, dan anggaran IT terus meningkat setiap tahun tanpa peningkatan performa yang signifikan. Situasi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan satu hal penting: bukan lagi “berapa besar anggaran IT kita”, tetapi “seberapa efisien anggaran itu digunakan”.Ads close ads Masalah Struktural yang Menghambat IT…

Mengapa Para Pemimpin GCC Melihat Sagara sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
BISNIS

Media90 – Di kawasan Teluk (GCC), teknologi tidak lagi dipandang sekadar kumpulan alat pendukung operasional. Bagi banyak organisasi digital di Arab Saudi dan negara sekitarnya, teknologi kini telah berubah menjadi semacam sistem operasi pertumbuhan yang menentukan kecepatan ekspansi, kualitas layanan pelanggan, hingga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Dalam konteks tersebut, ekspektasi terhadap mitra teknologi ikut berubah. Perusahaan tidak lagi mencari vendor yang hanya mampu menulis kode, tetapi partner yang dapat menerjemahkan visi strategis menjadi sistem yang stabil, terukur, dan berkelanjutan. Di titik inilah nama Sagara mulai menonjol sebagai kandidat kuat dalam kemitraan multi-tahun.Ads close ads Tekanan Transformasi Digital di Kawasan…

Maksimalkan Bisnis dengan Membeli Akun Media Sosial Terpercaya
BISNIS

Media90 – Membangun audiens dari nol menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku bisnis digital di tengah persaingan konten yang semakin ketat. Banyak brand membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan impresi dan engagement yang stabil. Karena itu, strategi alternatif seperti membeli akun media sosial mulai dilirik sebagai cara praktis untuk mempercepat pertumbuhan. Dengan membeli akun yang sudah memiliki pengikut, bisnis dapat melewati fase awal yang sulit dan langsung menjangkau pasar yang lebih luas.Ads close ads Pentingnya Memulai dengan Akun Berumur Akun yang sudah memiliki riwayat aktivitas dan basis pengikut yang jelas biasanya memberikan kredibilitas instan. Audiens cenderung lebih percaya pada…

Solusi Outsourcing AI untuk UMKM Indonesia: Fitur Cerdas & Biaya Terjangkau dari Sagara Technology
BISNIS

Media90 – Bagi banyak pelaku usaha di Indonesia, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ini masih dianggap sebagai teknologi mahal yang hanya bisa diakses perusahaan besar dengan anggaran riset tinggi. Namun, pandangan tersebut mulai berubah pada 2026 seiring hadirnya layanan outsourcing AI UMKM Indonesia fitur pintar biaya terjangkau dari Sagara Technology. Sagara Technology melihat bahwa tulang punggung ekonomi nasional justru berada pada jutaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya menikmati manfaat transformasi digital. Melalui pendekatan baru ini, teknologi AI kini dapat diterapkan di berbagai sektor usaha kecil seperti warung kopi, toko retail, bisnis fashion, hingga layanan kesehatan lokal dengan…