BISNIS

Perkuat Komitmen Dorong Akselerasi UMKM Melalui Saku Bisnis, Bank Raya Rayakan HUT ke-36 dengan Semangat Tangguh dan Tumbuh Sehat

134
×

Perkuat Komitmen Dorong Akselerasi UMKM Melalui Saku Bisnis, Bank Raya Rayakan HUT ke-36 dengan Semangat Tangguh dan Tumbuh Sehat

Sebarkan artikel ini
HUT ke-36, Bank Raya Tunjukkan Pertumbuhan Bisnis Digital yang Kian Tangguh
HUT ke-36, Bank Raya Tunjukkan Pertumbuhan Bisnis Digital yang Kian Tangguh

Media90 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-36 yang jatuh pada 27 September 2025, Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat fundamental bisnis dalam rangka mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi Bank Raya untuk melanjutkan visinya sebagai Bank Digital Utama yang Memberikan Akses Terluas bagi Masyarakat Indonesia, sekaligus mempercepat inovasi digital agar tetap relevan di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Sebagai bagian dari BRI Group, Bank Raya terus bertransformasi menjadi digital attacker melalui pengembangan berbagai produk dan fitur digital unggulan. Melalui Aplikasi Raya, Bank Raya mendorong adopsi layanan keuangan digital yang lebih luas di kalangan masyarakat, pelaku UMKM, dan komunitas bisnis.

Ads
close ads

Saku Bisnis, Solusi Digital untuk UMKM

Salah satu produk andalan Bank Raya adalah Saku Bisnis, inovasi yang ditujukan untuk mempermudah pengelolaan keuangan bagi pelaku usaha. Produk ini menyediakan beragam fitur fungsional seperti:

  • Kemampuan membuat hingga tiga QRIS Bisnis dalam satu akun,

  • Fitur Kasir yang bisa digunakan hingga lima kasir di setiap toko,

  • Pembuatan hingga lima Saku Bisnis dalam satu akun untuk memisahkan berbagai kebutuhan operasional bisnis.

Hingga Agustus 2025, lebih dari 10.000 pelaku usaha di berbagai kota telah memanfaatkan Saku Bisnis, termasuk di klaster unggulan Bank Raya di seluruh Indonesia.

Integrasi dengan QRIS Bisnis juga memungkinkan pencairan dana pada hari yang sama melalui empat batch pencairan setiap harinya. Hasilnya, frekuensi transaksi QRIS Bisnis tumbuh 300% menjadi 3,3 juta transaksi, sementara total volume transaksi meningkat 94% (YoY) hingga mencapai Rp13,8 miliar.

Untuk mendukung efisiensi operasional UMKM, Bank Raya juga memperkenalkan fitur mass transfer, yang memungkinkan nasabah melakukan transfer ke banyak rekening tujuan secara real time—memudahkan proses payroll dan pembayaran kepada pemasok.

Inovasi Digital Terbaru: Kartu Virtual Debit Visa & Raya Paylater

Inovasi berikutnya datang dari peluncuran Kartu Virtual Debit Visa yang dapat diakses langsung melalui Aplikasi Raya. Nasabah dapat mengajukan kartu secara online, mengatur limit transaksi domestik maupun internasional, serta melakukan block/unblock kartu secara instan.

Dengan dukungan 3D Secure In-App Authentication dan PIN Verification, fitur ini memastikan keamanan transaksi sekaligus memberikan kemudahan berbelanja di berbagai platform e-commerce, transportasi online, dan merchant digital global.

Selain itu, Bank Raya juga menghadirkan fitur Buy Now Pay Later (BNPL) melalui Raya Paylater, memberikan fleksibilitas pembiayaan hingga Rp5 juta dengan sistem pembayaran yang transparan dan mudah diatur sesuai kebutuhan pengguna.

Investasi Teknologi dan Pertumbuhan Fundamental Bisnis

Untuk menjaga pertumbuhan akseleratif di masa depan, Bank Raya memperkuat fondasi bisnis melalui investasi di tiga pilar utama: teknologi, talenta digital, dan manajemen risiko.
Bank Raya telah mengimplementasikan teknologi big data, cloud infrastructure, serta AI guna mempercepat proses inovasi dan menghadirkan pengalaman perbankan digital yang cepat, aman, dan personal.

“Tema Tangguh dan Tumbuh Sehat di usia ke-36 tahun ini mencerminkan semangat kami sebagai digital attacker BRI Group untuk terus menghadirkan inovasi produk yang relevan dan mendukung nasabah di berbagai kondisi ekonomi,” ujar Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya.

Pertumbuhan Kinerja Positif

Hingga Kuartal II/2025, Bank Raya mencatat laba bersih Rp32,93 miliar, tumbuh 64,5% (YoY). Total kredit meningkat 7,4% (YoY) menjadi Rp7,28 triliun, sementara total aset tumbuh menjadi Rp13,34 triliun.

Penyaluran kredit digital turut melonjak signifikan, mencapai Rp13,42 triliun atau naik 64,8% (YoY), dengan outstanding kredit digital tumbuh 79,2% (YoY) menjadi Rp2,62 triliun.

Dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di kisaran 86,74%, RIM di 92,67%, LCR sebesar 313,41%, dan NSFR di 154,08%—semuanya jauh di atas ketentuan minimum.
Modal Bank Raya juga tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 43,99%.

Sementara itu, rasio CASA tumbuh positif menjadi 29,72%, naik dari 26,77% pada periode yang sama tahun lalu, didorong oleh pertumbuhan digital saving sebesar 66,6% (YoY) atau mencapai Rp1,5 triliun.

“Dengan disiplin keuangan yang kuat dan inovasi produk yang relevan, kami optimistis dapat terus tumbuh sehat dan tangguh, serta menciptakan dampak positif bagi ekosistem BRI Group,” tutup Bagus.

Tentang Bank Raya

Bank Raya Indonesia Tbk merupakan bank digital bagian dari BRI Group yang berperan sebagai digital attacker di industri perbankan nasional.
Melalui Aplikasi Raya, nasabah dapat menikmati berbagai layanan keuangan digital seperti Saku Bujet, Saku Pintar, Saku Jaga, Saku Bareng, dan Saku Bisnis, untuk mengelola keuangan pribadi maupun usaha secara efisien.

Selain produk tabungan digital, Bank Raya juga menyediakan layanan pinjaman digital Pinang dengan berbagai varian seperti Pinang Dana Talangan, Pinang Flexi, Pinang Maksima, Pinang Performa, dan Pinang Connect, yang mendukung produktivitas pelaku usaha dan karyawan di seluruh Indonesia.

Aplikasi Raya tersedia di Google Play Store dan App Store, menghadirkan pengalaman perbankan digital yang modern, aman, dan menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.

Teknologi Omnichannel, Fondasi Sukses Manajemen Bisnis di Era Digital
BISNIS

Media90 – Lanskap e-commerce yang semakin kompetitif secara global memaksa pelaku usaha untuk hadir secara serentak di berbagai platform penjualan online. Namun, semakin banyak kanal penjualan yang digunakan, semakin besar pula tantangan dalam mengelola pesanan, pelanggan, dan stok barang secara terpisah. Tanpa sistem yang terpusat, operasional bisnis bisa menjadi tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Di sinilah konsep teknologi omnichannel menjadi solusi utama dalam manajemen bisnis modern yang lebih efisien, terintegrasi, dan otomatis.Ads close ads Tantangan Operasional Mengelola Banyak Toko Online Pelaku bisnis ritel digital sering kali kewalahan menghadapi ratusan hingga ribuan notifikasi pesanan dari berbagai marketplace setiap hari. Tanpa…

Otomatisasi Bisnis 2026: AI Automation untuk Workflow Lebih Cerdas di Indonesia
BISNIS

Media90 – Istilah AI automation atau otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin sering muncul dalam diskusi transformasi digital perusahaan di Indonesia pada tahun 2026. Berbeda dengan otomatisasi tradisional yang sudah dikenal sejak dua dekade lalu melalui Robotic Process Automation (RPA), AI automation membawa kemampuan yang jauh lebih canggih dengan menggabungkan pemahaman bahasa alami, computer vision, machine learning, hingga reasoning untuk menangani proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan keputusan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Lebih dari itu, AI automation telah menjadi salah satu pengungkit utama efisiensi operasional bagi perusahaan yang menghadapi tekanan kompetisi tinggi dan margin keuntungan yang semakin menipis.Ads close…

Sagara dan Pendekatan Jangka Panjang dalam Membangun Kepercayaan di Timur Tengah
BISNIS

Media90 – Makna dari “Sagara’s Approach to Long-Term Trust in the Middle East” menjadi semakin relevan ketika para pemimpin bisnis berhenti memandang teknologi sebagai sekumpulan alat, dan mulai melihatnya sebagai sistem operasi bagi pertumbuhan. Di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas, berbagai organisasi digital berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi pengalaman pelanggan, mempercepat eksekusi bisnis, serta meningkatkan visibilitas manajerial tanpa menciptakan kerentanan baru dalam sistem mereka. Tekanan ini mengubah cara perusahaan menilai mitra teknologi. Vendor tidak lagi cukup hanya mampu menulis kode. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mampu menerjemahkan arah strategis menjadi sistem yang tahan lama,…

Sagara Hadirkan Efisiensi IT Outsourcing dengan Penghematan Miliaran per Tahun
BISNIS

Media90 – Di era transformasi digital yang bergerak semakin cepat, perusahaan besar di Indonesia menghadapi tekanan ganda: tuntutan untuk terus berinovasi sekaligus menekan biaya operasional. Ironisnya, banyak organisasi sudah menggelontorkan miliaran rupiah untuk tim IT internal, vendor teknologi, hingga infrastruktur digital, namun hasil yang diperoleh masih belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Sistem berjalan lambat, proyek sering molor, dan anggaran IT terus meningkat setiap tahun tanpa peningkatan performa yang signifikan. Situasi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan satu hal penting: bukan lagi “berapa besar anggaran IT kita”, tetapi “seberapa efisien anggaran itu digunakan”.Ads close ads Masalah Struktural yang Menghambat IT…

Mengapa Para Pemimpin GCC Melihat Sagara sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
BISNIS

Media90 – Di kawasan Teluk (GCC), teknologi tidak lagi dipandang sekadar kumpulan alat pendukung operasional. Bagi banyak organisasi digital di Arab Saudi dan negara sekitarnya, teknologi kini telah berubah menjadi semacam sistem operasi pertumbuhan yang menentukan kecepatan ekspansi, kualitas layanan pelanggan, hingga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Dalam konteks tersebut, ekspektasi terhadap mitra teknologi ikut berubah. Perusahaan tidak lagi mencari vendor yang hanya mampu menulis kode, tetapi partner yang dapat menerjemahkan visi strategis menjadi sistem yang stabil, terukur, dan berkelanjutan. Di titik inilah nama Sagara mulai menonjol sebagai kandidat kuat dalam kemitraan multi-tahun.Ads close ads Tekanan Transformasi Digital di Kawasan…

Maksimalkan Bisnis dengan Membeli Akun Media Sosial Terpercaya
BISNIS

Media90 – Membangun audiens dari nol menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku bisnis digital di tengah persaingan konten yang semakin ketat. Banyak brand membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan impresi dan engagement yang stabil. Karena itu, strategi alternatif seperti membeli akun media sosial mulai dilirik sebagai cara praktis untuk mempercepat pertumbuhan. Dengan membeli akun yang sudah memiliki pengikut, bisnis dapat melewati fase awal yang sulit dan langsung menjangkau pasar yang lebih luas.Ads close ads Pentingnya Memulai dengan Akun Berumur Akun yang sudah memiliki riwayat aktivitas dan basis pengikut yang jelas biasanya memberikan kredibilitas instan. Audiens cenderung lebih percaya pada…

Solusi Outsourcing AI untuk UMKM Indonesia: Fitur Cerdas & Biaya Terjangkau dari Sagara Technology
BISNIS

Media90 – Bagi banyak pelaku usaha di Indonesia, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ini masih dianggap sebagai teknologi mahal yang hanya bisa diakses perusahaan besar dengan anggaran riset tinggi. Namun, pandangan tersebut mulai berubah pada 2026 seiring hadirnya layanan outsourcing AI UMKM Indonesia fitur pintar biaya terjangkau dari Sagara Technology. Sagara Technology melihat bahwa tulang punggung ekonomi nasional justru berada pada jutaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya menikmati manfaat transformasi digital. Melalui pendekatan baru ini, teknologi AI kini dapat diterapkan di berbagai sektor usaha kecil seperti warung kopi, toko retail, bisnis fashion, hingga layanan kesehatan lokal dengan…