Media90 – Kabar membanggakan datang dari dunia kerja internasional. Tiga warga Indonesia berhasil menembus industri transportasi di Jepang dengan menjadi sopir bus di perusahaan besar Tokyu Corporation.
Keberhasilan ini diraih melalui program Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker) yang dikenal memiliki standar seleksi sangat ketat. Dari ketiga nama yang diterima, Mahatmi Rismartanti (26) menjadi perhatian khusus karena tercatat sebagai sopir bus perempuan asing pertama dalam jalur tenaga kerja keterampilan khusus di perusahaan tersebut.
Dua rekannya, Bagus Endra Wardana (39) dan Saruman Purwanto (36), juga berhasil lolos seleksi yang sama. Setelah resmi bekerja, ketiganya ditempatkan di lokasi operasional berbeda:
- Saruman Purwanto: Ikegami Eigyosho, Tokyo
- Mahatmi Rismartanti & Bagus Endra Wardana: Nijigaoka Eigyosho, Kawasaki, Prefektur Kanagawa
Penempatan ini menunjukkan bahwa mereka dipercaya untuk mengisi posisi penting dalam layanan publik.
Tantangan Masuk Program Tokutei Ginou
Masuk ke perusahaan transportasi di Jepang bukanlah hal mudah. Program Tokutei Ginou menuntut:
- Kemampuan bahasa Jepang minimal level menengah (N3/N2)
- Keterampilan mengemudi profesional
- Pemahaman standar keselamatan tinggi
Respons Netizen
Keberhasilan tiga sopir ini langsung mendapat respons positif dari netizen Indonesia:
- “FYI guys, masuk kerja jadi supir bis di sana ga sembarangan, harus bisa minimal N3/N2 dan punya keterampilan sangat tinggi, jadi kita harus sangat bangga karena warga Indonesia bisa nembus perusahaan sebesar Tokyu.”
- “Jangan remehkan skill Driver Indo, Bisa Mode Safety bisa Mode Racing.”
Simbol Prestasi dan Daya Saing
Tiga sopir bus asal Indonesia ini berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan bekerja di Jepang melalui program Tokutei Ginou. Dengan seleksi yang ketat, pencapaian ini menjadi simbol meningkatnya daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.














