Media90.id – Gempa bumi dengan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Papua pada Selasa (2/6/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada sekitar 65 kilometer barat laut Sarmi, Papua.
Peristiwa gempa terjadi pada pukul 06.01.16 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan data tersebut, gempa ini tergolong sebagai gempa dangkal yang umumnya dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah episentrum.
BMKG mencatat titik koordinat gempa berada pada 1,94 Lintang Selatan dan 138,95 Bujur Timur, yang berlokasi di kawasan perairan barat laut Kabupaten Sarmi, Papua. Meski terjadi di wilayah laut, hasil analisis BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat pesisir diimbau tetap tenang.
Kepastian tersebut disampaikan untuk mencegah kepanikan berlebihan di tengah masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir sekitar pusat gempa.
Namun demikian, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Fenomena ini kerap terjadi setelah gempa utama, terutama di wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi seperti Papua.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Secara geografis, Papua merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas seismik yang tinggi di Indonesia karena berada di zona pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif. Kondisi ini menyebabkan gempa bumi dengan berbagai magnitudo cukup sering terjadi, meskipun tidak semuanya berdampak besar atau menimbulkan tsunami.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah barat laut Sarmi, Papua tersebut.














