Media90.id – Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memasuki babak baru. Polisi mengungkap terdapat dua pelaku dalam perkara tersebut dan telah menangkap satu orang, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi korban dengan tubuh dipenuhi luka lebam. Wajah korban juga tampak mengalami sejumlah luka yang diduga akibat penganiayaan.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya di wilayah Cikarang Utara. Peristiwa tersebut terungkap pada Rabu (8/7/2026) ketika keluarga korban mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam kondisi memprihatinkan.
Saat ditemukan, korban mengalami banyak luka di tubuhnya, sedangkan pelaku telah melarikan diri dari lokasi kejadian.
Melihat kondisi korban, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian, membenarkan adanya laporan tersebut dan mengatakan penyidik langsung melakukan penyelidikan.
“Kami sedang dalam proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujar AKBP Jerico kepada wartawan, Minggu (12/7/2026).
Jerico menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban dan salah satu pelaku diketahui memiliki hubungan sebagai pasangan kekasih.
Selain dugaan penganiayaan, polisi juga masih mendalami dugaan penyekapan yang dialami korban.
“Hubungan antara keduanya adalah pacaran. Sedang kami dalami terkait dugaan penyekapannya,” tuturnya.
Dalam perkembangan terbaru, polisi mengungkapkan bahwa pelaku dalam kasus tersebut berjumlah dua orang.
Dari dua pelaku tersebut, satu orang telah berhasil diamankan, sedangkan seorang lainnya masih dalam pengejaran.
“Untuk pelaku ada 2 orang, 1 orang sudah kita amankan,” kata Jerico.
Ia menambahkan, penyidik masih memburu pelaku lainnya yang hingga kini belum berhasil ditangkap.
“Sementara 1 lagi masih dalam pengejaran,” ungkapnya.
Hingga saat ini, kepolisian belum mengungkap identitas maupun peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut.
Penyidik juga masih terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami korban. Polisi memastikan proses hukum akan terus berjalan, termasuk upaya menangkap satu pelaku yang masih berstatus buron.














