NASIONAL

Siswa SD di Gunungkidul Terjepit Tembok Saat Bermain Petak Umpet, Berhasil Diselamatkan Petugas

5
×

Siswa SD di Gunungkidul Terjepit Tembok Saat Bermain Petak Umpet, Berhasil Diselamatkan Petugas

Sebarkan artikel ini
Siswa SD di Gunungkidul Terjebak di Celah Tembok Saat Main Petak Umpet Petugas Bergerak Selamatkan Korban

Media90.id – Insiden menegangkan terjadi di SD Negeri Dayakan 2, Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (28/7/2026) pagi.

Seorang siswa sekolah dasar dilaporkan mengalami kejadian tidak terduga saat bermain bersama teman-temannya. Korban terjepit di sela-sela tembok ketika sedang bermain petak umpet di lingkungan sekolah.

Ads
close ads

Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula ketika korban mencari tempat persembunyian saat permainan berlangsung. Siswa tersebut kemudian masuk ke celah sempit di antara dua tembok yang dianggap bisa menjadi tempat bersembunyi.

Namun, saat hendak keluar dari lokasi tersebut, tubuh korban diduga tersangkut sehingga membuatnya kesulitan bergerak.

Kondisi tersebut membuat pihak sekolah dan warga sekitar segera meminta bantuan untuk melakukan evakuasi.

Petugas Lakukan Evakuasi Siswa

Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama tenaga medis kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses penyelamatan.

Petugas melakukan evakuasi dengan hati-hati agar tidak menyebabkan korban mengalami cedera tambahan saat dikeluarkan dari sela tembok.

Setelah melalui proses penanganan, siswa tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Korban kemudian mendapatkan pemeriksaan awal dari tim medis yang berada di lokasi untuk memastikan kondisi kesehatannya setelah kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi terbaru korban maupun apakah siswa tersebut harus menjalani perawatan lanjutan.

Jadi Pengingat Pentingnya Keamanan Anak Saat Bermain

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi orang tua, sekolah, maupun masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan anak ketika bermain.

Area dengan celah sempit, bangunan yang tidak terpakai, atau lokasi yang berpotensi membuat anak terjebak perlu mendapatkan perhatian khusus.

Pihak sekolah bersama warga juga mengimbau agar aktivitas bermain dilakukan di tempat yang aman sehingga risiko kejadian serupa dapat dicegah.

Pengawasan terhadap anak-anak dinilai penting, terutama ketika mereka melakukan permainan yang melibatkan lingkungan sekitar sebagai tempat beraktivitas.

Catatan Redaksi

Artikel ini disusun berdasarkan informasi awal terkait proses evakuasi siswa SD di Gunungkidul.

Kondisi kesehatan korban dan kronologi lengkap kejadian masih menunggu keterangan resmi dari pihak sekolah, petugas penyelamat, maupun instansi terkait.

Informasi dalam artikel dapat diperbarui apabila terdapat perkembangan terbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *