NASIONAL

Twibbon MPLS Siswi SMK di Denpasar Jadi Sorotan, Pihak Sekolah Lakukan Evaluasi

Novta Tria
7
×

Twibbon MPLS Siswi SMK di Denpasar Jadi Sorotan, Pihak Sekolah Lakukan Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Twibbon MPLS Siswi SMK di Denpasar Tuai Sorotan Kepala Sekolah Beri Penjelasan

Media90.id – SMK PGRI 5 Denpasar, Bali, menjadi sorotan publik setelah foto twibbon Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejumlah siswinya ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan tersebut menuai kritik dari warganet karena dinilai menampilkan busana yang kurang sesuai untuk kegiatan sekolah.

Menanggapi polemik tersebut, pihak sekolah langsung melakukan penelusuran internal dan memberikan pembinaan kepada para siswi yang twibbon-nya menjadi perhatian publik.

Ads
close ads

Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Nuning Kurniawati, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan beberapa siswi telah diminta mengganti foto twibbon yang diunggah di media sosial.

“Memang ada beberapa siswi itu yang bertanya, ‘kenapa memang ada aturannya?’ atau ‘memang kalau saya tidak ganti bagaimana?’ Karena itu kami akan melakukan pemanggilan untuk memberikan pembinaan,” ujar Nuning saat ditemui di SMK PGRI 5 Denpasar, Senin (13/7/2026).

Nuning menjelaskan, sebelum pelaksanaan MPLS, panitia telah memberikan contoh pembuatan twibbon serta video perkenalan diri kepada seluruh peserta didik baru. Dalam pengarahan tersebut, siswa diminta mengenakan pakaian yang sopan, seperti seragam sekolah asal, kebaya, atau pakaian lain yang tertutup dan pantas digunakan di lingkungan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa sekolah tidak pernah menginstruksikan siswa maupun siswi untuk mengenakan pakaian yang terbuka atau dinilai tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

“Tadi pagi juga saya sudah menjelaskan di depan. Begitu juga Badan Pengelola Harian dari kami, SMK PGRI 5 Denpasar. Kalau seandainya memang nanti sore belum diganti, kami akan evaluasi lagi. Kalau masih belum juga, kami akan lakukan pemanggilan,” katanya.

Menurut Nuning, langkah pembinaan dilakukan sebagai bagian dari edukasi kepada peserta didik mengenai etika berpenampilan dan penggunaan media sosial. Sekolah berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjaga citra diri sekaligus nama baik sekolah dalam setiap unggahan di ruang digital.

Pihak sekolah juga memastikan akan terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan MPLS berjalan sesuai tujuan, sekaligus mengingatkan seluruh peserta didik untuk mematuhi aturan dan arahan yang telah ditetapkan selama kegiatan berlangsung.

Tinggalkan Balasan