OTOMOTIF

Xpeng VLA 2.0: “Otak Kendaraan” yang Membuat Mobil Mampu Berpikir Seperti Manusia

Solhan Khairi
19
×

Xpeng VLA 2.0: “Otak Kendaraan” yang Membuat Mobil Mampu Berpikir Seperti Manusia

Sebarkan artikel ini
Mengenal Xpeng VLA 2.0: Teknologi “Otak Mobil” yang Membuat Kendaraan Mampu Berpikir Mandiri
Mengenal Xpeng VLA 2.0: Teknologi “Otak Mobil” yang Membuat Kendaraan Mampu Berpikir Mandiri

Media90 – Xpeng kembali menunjukkan ambisinya dalam dunia kendaraan otonom lewat teknologi terbaru bernama VLA 2.0. Sistem ini digambarkan sebagai “otak kendaraan” yang tidak hanya mengendalikan mobil secara otomatis, tetapi juga mampu memahami kondisi jalan, memprediksi situasi, dan mengambil keputusan secara cerdas layaknya pengemudi manusia.

Dirilis pada Maret 2026, VLA 2.0 menjadi tonggak penting dalam pengembangan Physical World Foundation Model yang ditujukan untuk menuju era kendaraan otonom Level 4 (L4).

Ads
close ads

Langkah Menuju Era Kendaraan Otonom Level 4

Dalam sesi XPENG Physical AI ‘Immersive’ China Tour 2026 di Beijing, China, Yin Ruizhe selaku Senior Manager Intelligent Cockpit Product Operations Xpeng menjelaskan visi besar di balik teknologi ini.

Ia menegaskan bahwa VLA 2.0 adalah langkah awal menuju adopsi massal kendaraan otonom.

“Kami berharap physical world ini dapat membawa teknologi berkendara otonom dari tahap adopsi awal oleh kalangan terbatas menuju adopsi massal,” ujar Ruizhe.

Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pengalaman berkendara otonom yang bisa dinikmati semua orang, termasuk pengguna umum hingga orang tua.

Mengatasi Kelemahan Sistem Otonom Sebelumnya

Salah satu fokus utama pengembangan VLA 2.0 adalah memperbaiki keterbatasan sistem bantuan mengemudi generasi sebelumnya.

Jika sebelumnya sistem otonom hanya mampu melewati situasi tertentu tanpa konsistensi perilaku yang aman, VLA 2.0 hadir dengan peningkatan signifikan pada:

  • Kemampuan prediksi kondisi jalan
  • Pengambilan keputusan yang lebih alami
  • Adaptasi kecepatan yang lebih halus
  • Perilaku berkendara yang lebih “manusiawi”

Sistem ini mampu mengenali kondisi seperti kemacetan, polisi tidur, hingga hambatan mendadak di jalan.

Ruizhe menjelaskan bahwa VLA 2.0 dapat memprediksi situasi seperti pengemudi berpengalaman, termasuk mengantisipasi gundukan jalan atau perubahan kondisi lalu lintas.

Uji Jalan Ekstrem 5.300 KM

Tak lama setelah peluncurannya, VLA 2.0 diuji secara nyata menggunakan Xpeng G7 dalam perjalanan panjang dari wilayah barat China menuju Shanghai.

Total jarak pengujian mencapai hampir 5.300 kilometer, dengan mayoritas perjalanan menggunakan mode otonom.

Kondisi yang dilalui sangat beragam, mulai dari:

  • Salju tebal di Xinjiang
  • Hujan deras
  • Kabut tebal
  • Badai pasir

Hasilnya, sistem VLA 2.0 mampu bekerja stabil di hampir seluruh skenario tersebut.

“99,9% perjalanan dilakukan dengan pengemudian otonom,” ungkap Ruizhe.

Kekuatan di Balik VLA 2.0: AI dan Komputasi Skala Besar

Performa VLA 2.0 ditopang oleh kombinasi kecerdasan buatan, data dalam skala triliunan token, serta chip komputasi yang dikembangkan sendiri oleh Xpeng.

Namun menurut Ruizhe, kekuatan utama sistem ini bukan hanya jumlah chip, melainkan efisiensi pemanfaatannya.

Ia menjelaskan bahwa satu chip Xpeng memiliki performa sekitar 705 TOPS, yang secara nominal setara dengan beberapa chip pesaing. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana daya komputasi itu digunakan secara efektif di dunia nyata.

“Bukan tentang berapa banyak chip yang dimasukkan, tetapi bagaimana kita menggunakan chip di dalam kendaraan dan bagaimana itu diterjemahkan ke pengalaman pengguna,” jelasnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Xpeng tidak hanya fokus pada spesifikasi teknis, tetapi juga pada pengalaman berkendara yang benar-benar terasa di dunia nyata.

Mobil yang Bisa “Berpikir” Sendiri

Dengan hadirnya VLA 2.0, Xpeng mencoba mendefinisikan ulang konsep kendaraan modern. Mobil tidak lagi hanya menjadi alat transportasi, tetapi berubah menjadi sistem cerdas yang mampu:

  • Memahami lingkungan
  • Memprediksi situasi
  • Mengambil keputusan secara mandiri
  • Beradaptasi seperti pengemudi manusia

Transformasi ini menandai pergeseran besar dalam industri otomotif, di mana persaingan tidak lagi hanya soal desain dan performa mesin, tetapi juga kecerdasan sistem yang menggerakkan kendaraan.

Penutup

VLA 2.0 menjadi bukti bahwa masa depan mobilitas sedang bergerak menuju era kendaraan yang benar-benar otonom dan “hidup”. Dengan kombinasi AI, data besar, dan komputasi canggih, Xpeng menempatkan diri sebagai salah satu pemain utama dalam perlombaan menuju mobil pintar Level 4.

Jika visi ini terus berkembang, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, konsep “mobil yang bisa berpikir” bukan lagi sekadar inovasi, tetapi standar baru di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Jangan Lewatkan Pemeriksaan Kampas Rem Mobil Bekas Setelah Beli Mobil
OTOMOTIF

Media90 – Cek kondisi kampas rem mobil bekas demi keselamatan berkendara. Kenali ciri keausan, pahami risiko, dan pilih material terbaik agar sistem pengereman tetap pakem dan responsif di segala kondisi jalan. Membeli mobil bekas memang sering menjadi pilihan cerdas untuk mendapatkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun setelah transaksi selesai, ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan: memastikan seluruh sistem keselamatan bekerja dengan baik, terutama sistem pengereman. Ads close ads Salah satu komponen paling krusial adalah kampas rem mobil bekas. Meski terlihat sederhana, bagian ini menjadi penentu utama seberapa cepat kendaraan bisa berhenti dengan aman. Mengapa Kampas Rem Mobil…

Suzuki Eeco Star Edition Resmi Hadir, Minivan Murah Tampil Lebih Stylish
OTOMOTIF

Media90 – Mobil murah Suzuki terbaru, Eeco Star Edition, resmi diperkenalkan dengan tampilan lebih premium, mesin irit, serta sasis tangguh yang tetap mempertahankan karakter minivan fungsional. Kehadiran edisi khusus ini menjadi langkah Suzuki dalam menyegarkan salah satu model legendarisnya untuk pasar kendaraan keluarga dan komersial ringan. Di tengah dominasi tren SUV, segmen mobil serbaguna berharga terjangkau masih memiliki tempat kuat di pasar. Suzuki melihat peluang tersebut dan kembali menghadirkan pembaruan pada lini Maruti Suzuki Eeco melalui varian Star Edition yang diluncurkan pada Mei 2026 di India. Ads close ads Jawaban Suzuki untuk Mobil Keluarga Murah yang Lebih “Naik Kelas” Selama…

MPV 7-Seater Anyar GAC Masuki Tahap Uji Produksi, Siap Debut di GIIAS 2026
OTOMOTIF

Media90 – Calon mobil baru GAC berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) dikabarkan segera memasuki tahap uji coba produksi (trial production). Tahap ini menjadi sinyal kuat bahwa kendaraan tersebut sudah mendekati fase peluncuran dan siap dipasarkan ke konsumen Indonesia. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen GAC Indonesia dalam memperluas lini produknya di Tanah Air, setelah sebelumnya memastikan akan menghadirkan beberapa model baru dari segmen SUV hingga MPV. Ads close ads MPV 7-Seater PHEV Jadi Awal Ekspansi GAC Sebagai langkah awal, GAC Indonesia memperkenalkan MPV 7-seater dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Model ini menjadi salah satu produk strategis yang disiapkan untuk…

5 Tanda dan Cara Cek Kaki-Kaki Mobil Bekas yang Perlu Diperhatikan
OTOMOTIF

Media90 – Salah satu komponen yang perlu diperhatikan saat ingin membeli mobil bekas adalah bagian kaki-kaki. Cara cek kaki-kaki mobil bekas wajib dipahami agar tidak menimbulkan masalah serius saat kendaraan digunakan sehari-hari. Selain bodi dan mesin, kondisi kaki-kaki juga menjadi faktor penting, terutama untuk mobil yang sudah berumur. Komponen ini bekerja langsung untuk menjaga stabilitas, kenyamanan, dan keamanan saat berkendara. Ads close ads Apa Itu Kaki-Kaki Mobil? Kaki-kaki mobil adalah rangkaian komponen di bagian bawah kendaraan (undercarriage) yang berhubungan langsung dengan roda. Sistem ini berfungsi menjaga kestabilan mobil saat bermanuver serta memastikan roda tetap bergerak dengan baik di berbagai kondisi…

Ciri-Ciri Baterai Mobil Listrik Mulai Bermasalah, Pengguna Harus Waspada
OTOMOTIF

Media90 – Pengguna mobil listrik perlu mengenali tanda-tanda baterai bermasalah agar dapat mencegah gangguan serius saat berkendara. Baterai merupakan “jantung” utama kendaraan listrik, sehingga kondisinya sangat krusial, terutama bagi kendaraan yang digunakan untuk mobilitas harian. Ketika baterai mulai bermasalah, performa mobil listrik tidak lagi optimal dan bisa mengganggu kenyamanan bahkan keamanan berkendara. Ads close ads Gejala Awal Baterai Mobil Listrik Bermasalah Pemilik bengkel spesialis baterai kendaraan listrik, Dirgantara Auto Project atau Semesta EV, Bastian Dirgantara, menjelaskan bahwa tanda paling mudah dikenali adalah penurunan jarak tempuh. “Bisa dirasakan dari range yang berkurang, jauh dari klaim pabrikan. Misalnya klaim 300 km, tapi…

Ekspansi Baru 70mai di Jawa Timur, Surabaya Hadirkan Layanan Instalasi Gratis
OTOMOTIF

Media90 – 70mai Point Surabaya resmi dibuka sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan layanan sekaligus mendekatkan diri dengan konsumen di wilayah Jawa Timur. Kehadiran store terbaru ini menjadi bukti komitmen 70mai dalam menghadirkan teknologi otomotif modern yang lebih mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya sekadar tempat penjualan, store ini juga dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi pengguna kendaraan, mulai dari demonstrasi produk, konsultasi kebutuhan, hingga layanan instalasi profesional langsung di lokasi. Ads close ads Lokasi Strategis di Tengah Kota Surabaya 70mai memilih lokasi di Jl. Diponegoro, DR. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur sebagai tempat berdirinya store terbaru…

Target Ambisius MG: Hadirkan 4 Mobil Baru di Indonesia Tahun Ini
OTOMOTIF

Media90 – Morris Garage (MG) menegaskan ambisinya untuk memperkuat pasar otomotif Indonesia dengan rencana menghadirkan empat model baru sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi merek asal Inggris tersebut di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat. Empat Model Baru Disiapkan MG Head of Marketing MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan, mengungkapkan bahwa dari total empat model baru yang direncanakan, satu di antaranya sudah lebih dulu meluncur, yaitu MGS5 EV yang diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Ads close ads “Rencananya di tahun ini ada empat model MG, satu sudah meluncur MGS5 EV. Tiga lagi akan…