TEKNO

Krisis 2028: Saat AI Bisa Menggeser Peran Manusia di Dunia Kerja

77
×

Krisis 2028: Saat AI Bisa Menggeser Peran Manusia di Dunia Kerja

Sebarkan artikel ini
Krisis 2028 Menanti: Bagaimana Jika AI Ambil Alih Semua Pekerjaan Kita?
Krisis 2028 Menanti: Bagaimana Jika AI Ambil Alih Semua Pekerjaan Kita?

Media90 – Bayangkan bulan Juni 2028. Layar bursa saham menyala merah, indeks S&P 500 anjlok 38 persen dari puncaknya, dan pengangguran global menembus 10,2 persen. Fenomena ini bukan skenario film distopia, melainkan hasil eksperimen pemikiran bertajuk “The 2028 Global Intelligence Crisis” oleh Citrini Research bersama analis Alap Shah.

Laporan ini menyoroti risiko ekstrem: apa yang terjadi jika kecerdasan buatan (AI) berkembang terlalu cepat melampaui kemampuan sistem ekonomi untuk beradaptasi? Efisiensi tanpa batas yang ditawarkan teknologi bisa berubah menjadi bumerang bagi fondasi ekonomi manusia. Dunia terpaksa merenungkan kembali arti produktivitas saat manusia mulai dianggap “usang” di berbagai lini pekerjaan.

Ads
close ads

Pesta Wall Street dan Munculnya “PDB Hantu”

Krisis diprediksi bermula dari euforia teknologi pada 2026. Indeks Nasdaq menembus 30.000, dan perusahaan mulai memangkas pekerja kerah putih karena fungsi mereka digantikan agen AI yang lebih efisien. Di atas kertas, margin keuntungan melonjak, tapi di balik angka PDB yang tampak tinggi, muncullah fenomena Ghost GDP atau PDB Hantu: output tercatat tinggi, tetapi uang tidak berputar di ekonomi riil.

  • Mesin tidak belanja: AI tidak membeli makanan, membayar sekolah, atau menikmati restoran.
  • Basis konsumen menyusut: 70 persen ekonomi bergantung pada konsumsi manusia. Kehilangan gaji berarti daya beli anjlok, dan roda ekonomi perlahan mati.

Lingkaran Setan Efisiensi Perusahaan

Citrini Research menggambarkan skenario ini sebagai lingkaran setan: AI menggantikan pekerja, pengangguran menurunkan konsumsi, perusahaan menekan biaya lebih jauh dengan AI tambahan. Berbeda dari resesi biasa, krisis 2028 bersifat struktural: nilai ekonomi kecerdasan manusia menurun drastis. Profesi berbasis pengetahuan seperti programmer, analis, dan manajer produk menjadi yang paling rentan. Dampaknya domino: kelas menengah berhenti membeli rumah atau mobil, industri manufaktur dan properti ikut terperosok.

Kematian Industri dan Krisis Perbankan

Kehancuran merembet ke model bisnis berbasis friksi:

  • Perbankan: AI memproses transaksi cerdas untuk meminimalkan biaya, menggerus pendapatan bank.
  • Sektor jasa: Platform pemesanan perjalanan dan agen real estate tergantikan karena AI negosiasi harga termurah tanpa perantara.
  • Layanan TI global: Negara seperti India yang mengandalkan ekspor jasa TI menghadapi risiko karena biaya marginal AI sangat rendah, hanya setara biaya listrik.

Tantangan Bagi Jaring Pengaman Sosial

Pada puncak krisis, pendapatan pajak menipis, sementara subsidi untuk jutaan penganggur melonjak. Wacana pajak komputasi AI muncul sebagai upaya terakhir menjaga stabilitas finansial. Paradoks “melakukan lebih banyak dengan sumber daya lebih sedikit” ternyata memiliki sisi gelap yang menakutkan jika tidak diantisipasi.

Krisis 2028 masih berupa skenario, namun menjadi tamparan keras bagi pembuat kebijakan untuk menyesuaikan struktur sosial sebelum manusia kehilangan nilai ekonomisnya sepenuhnya. Keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan ekonomi manusia akan menjadi ujian terbesar bagi stabilitas global di masa depan.

Laporan lengkap: Citrini Research, The 2028 Global Intelligence Crisis.

iPhone Dikabarkan Akan Gunakan Sensor Kamera 200 MP di Masa Depan
TEKNO

Media90 – Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terbaru mengenai rencana peningkatan kamera iPhone di masa depan. Informasi ini berasal dari leaker Digital Chat Station yang dikenal kerap membocorkan rencana produk teknologi besar, termasuk perangkat dari Apple. Meski saat ini iPhone masih dianggap tertinggal dalam hal resolusi megapiksel dibanding sejumlah pesaing Android, kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple mulai menyiapkan peningkatan besar secara bertahap pada sistem kameranya. Ads close ads Awal Perubahan Dimulai di iPhone 18 Pro Menurut rumor yang beredar, perubahan awal akan dimulai pada seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua model tersebut disebut akan…

Motorola Luncurkan Moto Buds Loop, TWS Open-Ear Kini Masuk Indonesia
TEKNO

Media90 – Motorola kembali memperluas lini perangkat audionya dengan meluncurkan TWS open-ear perdana di Indonesia, yaitu Moto Buds Loop. Produk ini hadir dengan pendekatan desain terbuka yang dipadukan dengan teknologi audio hasil tuning dari Bose, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif sekaligus tetap sadar dengan lingkungan sekitar. Moto Buds Loop mengusung desain berbentuk huruf “C” yang cara pakainya dijepit di daun telinga. Konsep open-ear yang digunakan memang tengah menjadi tren karena memungkinkan pengguna tetap mendengar suara di sekitar tanpa sepenuhnya menutup telinga, sehingga lebih aman digunakan untuk aktivitas outdoor maupun mobilitas harian. Ads close ads Audio Imersif dengan Tuning Bose…

Motorola Edge 70 Pro Resmi Debut, Ditenagai Dimensity 8500 Extreme dan Triple Kamera 50 MP
TEKNO

Media90 – Motorola resmi mengumumkan kehadiran Edge 70 Pro sebagai varian tertinggi dari lini Edge 70 untuk saat ini. Smartphone ini hadir dengan pendekatan serba seimbang, mulai dari performa, layar, hingga kemampuan kamera yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. Dari sisi desain, Edge 70 Pro tampil dengan bodi berlekuk (curved) baik di bagian depan maupun belakang, memberikan kesan premium dan ergonomis saat digenggam. Di bagian depan, perangkat ini dibekali layar Extreme AMOLED berukuran 6,8 inci dengan refresh rate hingga 144 Hz. Ads close ads Layar tersebut juga diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 5200 nits serta dukungan warna 100%…

Apple AirTag 2 Kini Hadir di Indonesia, Segini Harga yang Ditawarkan
TEKNO

Media90 – Setelah diperkenalkan secara global pada Januari lalu, Apple AirTag 2 akhirnya resmi tersedia di Indonesia. Perangkat pelacak generasi kedua dari Apple ini kini sudah mulai dijual melalui berbagai distributor resmi Apple di Tanah Air. Berdasarkan pantauan di situs iBox, Apple AirTag 2 dibanderol dengan harga mulai dari Rp599.000 untuk satu unit. Sementara itu, tersedia juga paket bundling berisi 4 unit yang dijual seharga Rp1.799.000, yang membuat harga per unitnya menjadi lebih hemat dibanding pembelian satuan. Ads close ads Peningkatan Fitur dan Performa Sebagai generasi terbaru, AirTag 2 membawa sejumlah peningkatan penting dari sisi perangkat keras. Perangkat ini kini…

OPPO Luncurkan Pad 5 Pro, Tablet Flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
TEKNO

Media90 – OPPO resmi meluncurkan tablet flagship terbaru mereka, OPPO Pad 5 Pro, di China. Berbeda dengan OPPO Pad Mini yang fokus pada gaming ringkas, tablet ini dirancang untuk menunjang produktivitas dan kreativitas dengan layar besar serta performa kelas atas. Perangkat ini menjadi penerus langsung OPPO Pad 4 Pro dengan peningkatan di sisi performa dan fitur pendukung kerja profesional. Ads close ads Layar Besar 13,2 Inci dengan Refresh Rate Adaptif OPPO Pad 5 Pro masih mempertahankan layar besar 13,2 inci dengan resolusi 3.4K (3392 x 2400 piksel). Panel ini menggunakan aspek rasio 7:5 yang lebih ideal untuk multitasking, membaca, hingga…

Redmi K Pad 2 Resmi Diumumkan, Tablet Gaming Ringkas dengan Dimensity 9500
TEKNO

Xiaomi resmi mengumumkan tablet gaming ringkas terbaru mereka di China, Redmi K Pad 2. Perangkat ini menjadi penerus generasi pertama dengan peningkatan signifikan, terutama pada performa chipset dan kapasitas baterai yang kini jauh lebih besar. Tablet ini dirancang sebagai perangkat gaming portable yang tetap bertenaga, cocok untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam ukuran ringkas. Ads close ads Layar 8,8 Inci 3K dengan Refresh Rate 165Hz Redmi K Pad 2 masih mempertahankan layar IPS LCD berukuran 8,8 inci dengan resolusi 3K (3008 x 1880 piksel). Panel ini mendukung refresh rate hingga 165Hz untuk pengalaman gaming yang lebih mulus. Selain itu,…

OPPO Luncurkan Find X9 Ultra, Smartphone dengan Kamera Monster 200MP Ganda
TEKNO

Media90 – OPPO akhirnya resmi memperkenalkan OPPO Find X9 Ultra dalam sebuah event peluncuran di China setelah lama dirumorkan. Smartphone ultra flagship ini langsung mencuri perhatian berkat konfigurasi kamera “monster” dengan empat kamera Hasselblad, termasuk dua sensor 200MP dan kemampuan zoom optik hingga 10x. Kamera Monster dengan Dual 200MP dan Periskop 10x Zoom Sektor kamera menjadi sorotan utama pada OPPO Find X9 Ultra. Di bagian belakang, OPPO menyematkan setup empat kamera Hasselblad yang sangat ambisius. Ads close ads Kamera utamanya menggunakan sensor 200MP Sony LYT-901 berukuran 1/1.12 inci dengan aperture f/1.5 dan dukungan OIS. Kamera kedua juga tak kalah gahar,…