Media90 – Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) melalui SCOPH CIMSA FK Unila kembali menyelenggarakan program BRONCHUS 2.0 (Building Awareness and Knowledge about Tuberculosis) sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap tingginya angka tuberkulosis (TBC) di masyarakat.
Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi dengan Lions Club dan melibatkan pemuda Karang Taruna Kecamatan Langkapura sebagai peserta, Sabtu, 14 Maret 2026.
Sebelum pelaksanaan kegiatan utama, panitia mengikuti rangkaian pre-activity di Dijis Kopi Cafe & Resto, Bandar Lampung. Pada kegiatan ini, panitia memperoleh pembekalan materi terkait TBC dari Yusuf Aulia Rahman, Sp.PD-KPTI, serta Public Health Trainer Alimatunnisa Qurrotuaini, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program.
Kegiatan utama BRONCHUS 2.0 dikemas secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan praktik langsung. Metode ini bertujuan agar edukasi tentang TBC dapat lebih mudah dipahami dan berdampak jangka panjang bagi peserta.
Materi edukasi disampaikan oleh Public Health Trainer Christoforus Prabowo, yang menjelaskan secara komprehensif mengenai TBC, meliputi definisi, faktor risiko, gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan. Peserta juga didorong untuk memahami peran strategis pemuda dalam menyebarkan informasi kesehatan yang benar di masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD), di mana peserta dibagi ke dalam kelompok kecil. Dalam sesi ini, peserta mendiskusikan kondisi TBC di masyarakat, tantangan pencegahan, serta merumuskan solusi yang dapat dilakukan pemuda dalam mendukung upaya pencegahan penyakit tersebut.
Sebagai bentuk penguatan praktik hidup sehat, panitia juga menghadirkan workshop pembuatan hand sanitizer berbahan lidah buaya. Sesi ini memberikan pengalaman langsung bagi peserta dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Project Officer kegiatan, Ratu Aqila Passa, menyampaikan bahwa BRONCHUS 2.0 bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap TBC sekaligus memberdayakan pemuda sebagai kader kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, Karang Taruna diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan edukasi terkait pencegahan, deteksi dini, serta pentingnya pengobatan TBC kepada masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi antara CIMSA FK Unila, Lions Club, dan Karang Taruna Kecamatan Langkapura menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas dampak edukasi kesehatan di masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk mencegah penyebaran TBC.














