BERITAOTOMOTIF

DFSK Mengumumkan Rentang Harga Gelora E Produksi dalam Negeri

563
×

DFSK Mengumumkan Rentang Harga Gelora E Produksi dalam Negeri

Sebarkan artikel ini
DFSK Mengumumkan Rentang Harga Gelora E Produksi dalam Negeri
DFSK Mengumumkan Rentang Harga Gelora E Produksi dalam Negeri

Media90 – PT Sokonindo Automobile, perusahaan otomotif yang memasarkan DFSK Gelora E di Indonesia, mengumumkan bahwa harga mobil niaga listrik tersebut akan turun menjadi lebih terjangkau setelah perakitan lokal dilakukan tahun depan.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada Rabu (14/12/2022), Sales and Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Rifin Tanuwijaya, menjelaskan bahwa Gelora E blind van akan memiliki harga sekitar Rp350 jutaan, sementara varian minibus dihargai sekitar Rp390 jutaan. Perakitan lokal Gelora E diharapkan akan dimulai pada bulan Januari atau Februari 2023.

Ads
close ads

Sebelumnya, Gelora E telah menjadi salah satu andalan penjualan DFSK di kategori mobil niaga listrik. Namun, model yang saat ini dipasarkan di Indonesia masih dalam status Completely Built Up (CBU) yang diimpor dari China. Dengan perakitan lokal yang direncanakan, diharapkan harga Gelora E dapat lebih terjangkau bagi konsumen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs web perusahaan, saat ini harga model CBU Gelora E untuk tipe blind van berada di angka Rp484 juta, sementara model minibus dihargai sebesar Rp582,1 juta. Dengan adanya perakitan lokal, diharapkan harga kedua varian ini akan mengalami penurunan signifikan.

Rencana perakitan lokal DFSK Gelora E merupakan langkah strategis PT Sokonindo Automobile untuk memperluas pangsa pasar mobil niaga listrik di Indonesia. Selain memberikan harga yang lebih terjangkau, perakitan lokal juga dapat membantu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan industri otomotif dalam negeri.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan mobil niaga listrik di Indonesia terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan dan kebutuhan akan kendaraan yang hemat energi. Dengan hadirnya Gelora E yang lebih terjangkau melalui perakitan lokal, diharapkan akan semakin banyak pelaku usaha yang beralih ke kendaraan niaga berbasis listrik.

Perkembangan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan melalui kebijakan dan insentif yang mendukung penggunaan kendaraan listrik. Dengan harga yang lebih terjangkau, DFSK Gelora E diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi konsumen dan pelaku usaha di sektor niaga.

Diharapkan bahwa dengan perakitan lokal Gelora E pada tahun depan, mobil niaga listrik ini akan semakin mudah diakses oleh masyarakat Indonesia dan menjadi alternatif yang menarik dalam memenuhi kebutuhan transportasi yang ramah lingkungan dan efisien.

Produksi Lokal DFSK Gelora E Maksimalkan Kapasitas Produksi Pabrik

Produksi Lokal DFSK Gelora E Maksimalkan Kapasitas Produksi Pabrik
Produksi Lokal DFSK Gelora E Maksimalkan Kapasitas Produksi Pabrik

PT Sokonindo Automobile, perusahaan otomotif yang berbasis di Cikande, Banten, sedang mengambil langkah untuk merakit secara lokal mobil listrik Gelora E. Langkah ini sejalan dengan kondisi pabrik mereka yang masih memiliki kapasitas produksi yang bisa dimaksimalkan. Menurut CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, saat ini pabrik mereka baru menggunakan sekitar 15-20 persen dari kapasitas produksi maksimalnya.

Barus menjelaskan, “Kapasitas produksi pabrik kami mencapai 50.000 unit per tahun, namun hingga saat ini kami baru mencapai sekitar 15-20 persennya. Ini merupakan over investment.” Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pabrik PT Sokonindo Automobile memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan produksi mobil Gelora E secara lokal.

Gelora E sendiri dapat dikatakan sebagai pionir mobil niaga listrik di Indonesia. Pada tahun 2021, PT Sokonindo Automobile resmi memperkenalkan mobil ini melalui pameran Indonesia International Motor Show (IIMS). Mobil ini memiliki spesifikasi yang menarik, dengan didukung oleh baterai lithium iron phosphate berkapasitas 42 kWh. Dengan tujuan sebagai kendaraan komersial, Gelora E menggunakan sistem penggerak Rear Wheel Drive (RWD).

Salah satu keunggulan Gelora E adalah jarak tempuh maksimalnya yang tergolong baik untuk sebuah mobil listrik. Menurut lembar spesifikasinya, mobil ini mampu melaju hingga sekitar 300 km dalam satu kali pengisian baterai. Hal ini menjadikan Gelora E sebagai pilihan yang menarik bagi pengusaha atau pengemudi komersial yang membutuhkan mobilitas yang efisien dan ramah lingkungan.

Dengan langkah merakit lokal Gelora E, PT Sokonindo Automobile berharap dapat memenuhi permintaan yang meningkat dari pasar otomotif Indonesia terhadap mobil listrik. Selain itu, dengan memaksimalkan kapasitas produksi pabrik di Cikande, Banten, perusahaan ini juga berkontribusi dalam pengembangan industri otomotif dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor ini.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan PT Sokonindo Automobile dapat menjadi salah satu pionir dalam pengembangan dan produksi mobil listrik di Indonesia. Merakit lokal Gelora E adalah langkah strategis yang tidak hanya mendukung pertumbuhan perusahaan, tetapi juga mendukung visi pemerintah Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan di negara ini.

Bupati Egi Dorong Restorative Justice Mujiran Berpeluang Bebas dari Jerat Hukum
BERITA

Media90 – Kasus dugaan penggelapan getah karet yang menjerat Mujiran, lansia 72 tahun asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, akhirnya menemui titik terang menuju penyelesaian damai. Harapan agar Mujiran dapat segera bebas dari jeratan hukum kini semakin terbuka, setelah pihak PTPN I Regional 7 bersedia memaafkan terdakwa dan mendukung penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice. Ads close ads Kabar baik tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan pada Sabtu malam (23/5/2026). Kesediaan PTPN untuk membuka ruang damai menjadi langkah penting dalam proses penyelesaian perkara yang…

Widyya Turro Tantang Drifter Nasional di IDS 2026 Harumkan Nama Lampung Selatan
BERITA

Media90 – Sorak penonton memenuhi arena Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Di tengah deru mesin dan kepulan asap ban yang membakar aspal, ada satu nama yang mencuri perhatian publik Lampung Selatan, yakni Widyya Turro. Bukan karena ia datang sebagai pembalap unggulan nasional. Justru sebaliknya, Widyya hadir sebagai wajah baru, talenta muda lokal yang untuk pertama kalinya dipercaya tampil di Indonesian Drift Series (IDS) 2026, ajang drift bergengsi tingkat nasional. Ads close ads Bagi perempuan muda asal Kalianda tersebut, keikutsertaannya bukan sekadar mengikuti perlombaan. IDS Sumatera 2026 menjadi panggung pembuktian bagi dirinya sekaligus bagi anak-anak muda Lampung Selatan…

Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatera 2026 Tuai Pujian Menko Zulhas
BERITA

Media90 – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menghadiri gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatera 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Kehadiran Menko Zulhas di tengah riuh suara mesin drifting dan antusiasme ribuan pengunjung bukan sekadar kunjungan pejabat negara biasa. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah pusat terhadap keberanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menghadirkan event olahraga otomotif nasional untuk pertama kalinya di Pulau Sumatera tanpa menggunakan dana APBD. Ads close ads Di hadapan masyarakat dan pengunjung yang memadati arena, Zulkifli Hasan secara terbuka memberikan apresiasi kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama,…

Bupati Egi Sukses Hadirkan Event Nasional IDS ke Lampung Selatan Tanpa Gunakan APBD
BERITA

Media90 – Deru mesin mobil-mobil bertenaga tinggi memecah keheningan akhir pekan di Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan. Asap mengepul dari gesekan ban di atas aspal, diiringi tepuk tangan riuh ribuan pasang mata yang memadati arena. Pada Sabtu dan Minggu (23-24 Mei 2026), sejarah baru tercipta. Indonesian Drift Series (IDS) Sumatera 2026, ajang balap drifting bergengsi tingkat nasional, resmi digelar untuk pertama kalinya di Pulau Sumatera. Ads close ads Namun di balik megahnya panggung otomotif dan decak kagum para penonton, tersimpan fakta menarik yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Event besar yang sukses mendatangkan ribuan pengunjung tersebut ternyata digelar…

PLN Bergerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Pascagangguan SUTET Muara Bungo
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Sumatera pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai di Provinsi Jambi sejak Jumat (22/5/2026). Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan kembali menikmati pasokan listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan. Ads close ads Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan sejak awal gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. Indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu cuaca buruk yang berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatera….

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Lampung Kembali Normal 100 Persen Usai Gangguan Interkoneksi Sumatera
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di wilayah Lampung pascagangguan pada sistem interkoneksi Sumatera. Seperti diketahui, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 07.10 WIB, seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan telah kembali menikmati pasokan listrik secara normal. Ads close ads Gangguan pada sistem interkoneksi Sumatera tersebut terindikasi dipicu oleh faktor cuaca yang menyebabkan terganggunya Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Muara Bungo–Sungai Rumbai 275 kilovolt (kV). Kondisi itu kemudian berdampak pada sistem transmisi 150 kV dan pembangkitan di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Lampung. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan…

PTPN I Regional 7 Pertimbangkan Restorative Justice untuk Lansia Terdakwa Kasus Getah Karet
BERITA

Media90 – Manajemen PTPN I Regional 7 wilayah Lampung menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan yang adil dan humanis dalam menyikapi kasus hukum yang menimpa Mujiran (72), seorang buruh sadap asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan. Lansia tersebut saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Kalianda atas dugaan penggelapan hasil bumi berupa getah karet yang terjadi di area Kebun Bergen. Ads close ads Sekretaris Perusahaan PTPN I Regional 7, Agus Faroni, mengatakan bahwa manajemen tidak menutup mata terhadap dimensi kemanusiaan serta latar belakang sosial yang mencuat di balik perkara tersebut. Menurutnya, perusahaan juga menaruh empati mendalam atas…