BERITANASIONAL

Ekonomi Kerakyatan dan Pancasila: Perspektif Opini untuk Kemajuan Bangsa

679
×

Ekonomi Kerakyatan dan Pancasila: Perspektif Opini untuk Kemajuan Bangsa

Sebarkan artikel ini
KAMMI Lampung
KAMMI Lampung

Media90 – Hari Kesaktian Pancasila menjadi hari di mana bangsa ini melegalkan bahwa lahirnya Pancasila adalah pada tanggal 1 Juni. Walaupun begitu, banyak pro-kontra terhadap penetapan hari lahir Pancasila karena adanya perubahan pada butir-butirnya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, perlu kita telaah sisi lain yang membutuhkan perhatian besar bagi pemangku jabatan di negeri ini, khususnya untuk kita semua.

Ads
close ads

Pancasila menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang menjadi landasan bagi masyarakat Indonesia. Dalam konteks kemajemukan bangsa Indonesia, Pancasila menjadi media untuk mempersatukan frasa dari setiap elemen bangsa yang ada, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan budaya. Sampai saat ini, Pancasila telah berhasil dalam hal tersebut.

Namun, demikian tidak berlaku dalam konteks ekonomi masyarakat. Masyarakat Indonesia masih terperangkap dalam jurang kemiskinan dan kesenjangan sosial yang semakin tinggi. Hal ini menimbulkan keprihatinan akan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin memburuk.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin pada bulan September 2022 mencapai 26,36 juta orang, meningkat sebesar 0,20 juta orang dibandingkan dengan bulan Maret 2022. Sementara itu, angka pengangguran masih mencapai 9,1 juta orang per Agustus 2021, angka yang tidak bisa dianggap remeh. Tentu saja, hal ini harus menjadi perhatian penting bagi pemerintah.

Sudah 25 tahun sejak reformasi dimulai, namun kondisi bangsa belum membaik secara signifikan. Demokrasi yang seharusnya terjaga ternyata terbentur dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pendidikan yang seharusnya merata masih jauh dari kata merata.

Masih banyak akses menuju sekolah yang sangat sulit dijangkau. Meskipun pemerintah berjanji bahwa masyarakat akan sejahtera, kenyataannya rakyat masih hidup dalam garis kemiskinan. Akses jalan yang mendukung ekonomi rakyat di beberapa daerah dan provinsi juga masih rusak.

Lalu, apa yang sebenarnya bisa dibanggakan setelah reformasi? Tingkat korupsi masih meningkat tajam di semua sektor. Korupsi tidak hanya dilakukan di sektor eksekutif, tetapi juga melibatkan semua elemen pemerintahan yang mengelola anggaran, melakukan malapraktik sejak penetapan anggaran.

Kasus korupsi dana bantuan sosial sebesar Rp32,84 miliar, korupsi proyek Waskita sebesar Rp21 triliun, korupsi proyek e-KTP sebesar Rp2,3 triliun, korupsi benur lobster sebesar Rp24,6 miliar, korupsi pembangunan BTS sebesar Rp8 triliun, dan masih banyak lagi kasus lainnya.

Belum lagi praktik suap yang terjadi di lembaga yudikatif yang seharusnya menjadi pilar terakhir dalam menegakkan keadilan. Implementasi Pancasila masih jauh dari baik. Pembangunan negara yang mengandalkan utang tentu saja merusak keadilan sosial karena rakyat yang akan membayar utang tersebut. Dampaknya akan terasa jangka panjang bagi masyarakat.

Hari kelahiran Pancasila seharusnya menjadi momen refleksi bagi kita semua, terutama bagi para pimpinan dan pengambil kebijakan di negeri ini. Jangan hanya terjebak pada pembuatan regulasi, tetapi yang rakyat butuhkan adalah realisasi.

Jangan biarkan anggaran hanya habis untuk rapat, tetapi tidak ada tindakan nyata yang dilakukan di lapangan. Setelah reformasi, rakyat hanya berharap akan keadilan dan kemakmuran.

Pancasila dan ekonomi kerakyatan harus berjalan seiring dengan kepentingan rakyat. Hentikan impor beras, hentikan impor bawang, dan hentikan impor garam. Lebih baik pemerintah memusatkan perhatiannya untuk mencukupi kebutuhan pangan nasional dengan mengembangkan sektor pertanian dalam negeri agar petani tidak kehilangan pasar dan tentu saja dengan meningkatkan kualitas hasil pertanian.

Negara harus hadir untuk memajukan ekonomi kerakyatan, jangan hanya berambisi menutupi lubang dengan membuka lubang yang lebih dalam. Semoga rakyat semakin sejahtera, dan petani semakin berjaya.

Merdeka! Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia! Mari kita bergerak untuk menuntaskan perubahan dan panjang umur perjuangan.

Oleh Habibbulloh Al Ansyor, Ketua Umum KAMMI Lampung

Inflasi Lampung Tetap Stabil Pemprov Perketat Pengawasan Harga Pangan
BERITA

Media90 – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung guna mengevaluasi pelaksanaan langkah konkret pengendalian inflasi, Selasa (12/5/2026). Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa capaian pengendalian inflasi di Lampung patut disyukuri. Berdasarkan data statistik terbaru, inflasi Lampung tercatat sebagai salah satu yang terendah secara nasional. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terlena dengan capaian tersebut. Ads close ads Menurutnya, arahan Gubernur Lampung menekankan bahwa angka inflasi yang baik harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau. Marindo menegaskan bahwa pengendalian…

Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Serentak di 15 Daerah untuk Stabilkan Harga
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah dinamika pasar. Ads close ads Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di sejumlah pasar tradisional yang menjadi titik pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini digelar di lima pasar tradisional, yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Panjang. Sekretaris Daerah Provinsi…

Pemprov Lampung Didorong Tingkatkan Kinerja Lewat Pengawasan Itjen Kemendagri
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperkuat tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan exit meeting pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/5/2026). Kegiatan exit meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan Itjen Kemendagri di Provinsi Lampung sejak 5 hingga 12 Mei 2026. Pengawasan dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan fokus pada berbagai aspek penting, mulai dari keuangan daerah, pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan aset, hingga program strategis pemerintah. Ads close ads Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo…

TP PKK Pusat Beri Penghargaan atas Aksi Cepat Program Imunisasi Lampung
BERITA

Media90 – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin (11/5/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa kehadiran tim dari pusat menjadi dorongan besar bagi seluruh pengurus PKK di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Ads close ads Menurutnya, kunjungan ini menjadi energi baru untuk memperkuat semangat dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis…

Desa Didorong Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi oleh Pemprov Lampung
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional. Kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). Ads close ads Menurut Ganjar, arah pembangunan Lampung tetap diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun harus mampu memberikan nilai tambah yang bertahan di daerah,…

Dump Truck Nyungsep di Sidoarjo, Hantam Bengkel dan Tembok Pabrik di Jalan Raya Bringinbendo
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah dump truck terjadi di Jalan Raya Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Insiden tersebut terjadi di jalur arah Surabaya menuju Krian, tepatnya di depan PT APP Purinusa Ekapersada. Kendaraan berat itu dilaporkan keluar jalur hingga akhirnya menghantam bangunan yang berada di tepi jalan. Dump truck tersebut diduga nyungsep setelah kehilangan kendali saat melintas di kawasan tersebut. Ads close ads Akibat insiden itu, truk menabrak sebuah bengkel tambal ban serta tembok pabrik yang berada di sisi jalan. Benturan cukup keras membuat lokasi kejadian menjadi perhatian warga dan para pengguna jalan…

Bus Halmahera Terbalik di Tol Tebing Tinggi–Medan, 4 Penumpang Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil Pengangkut Ayam
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Tebing Tinggi–Medan pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Sebuah Bus Halmahera dengan nomor polisi BK 7347 UA mengalami kecelakaan hebat di KM 63,2, tepatnya di wilayah Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara. Bus yang diketahui melaju dari Dumai menuju Medan tersebut terbalik setelah menghantam sebuah mobil pengangkut ayam yang sebelumnya telah mengalami kecelakaan tunggal di lokasi yang sama. Insiden ini menyebabkan situasi di jalan tol menjadi kacau dan menimbulkan korban jiwa. Ads close ads Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang bus dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Kronologi Kejadian…