BERITA

Lampung Fest 2025 Akan Digelar November Tanpa Dukungan APBD, Hadirkan Artis Ibukota dan Puluhan UMKM

480
×

Lampung Fest 2025 Akan Digelar November Tanpa Dukungan APBD, Hadirkan Artis Ibukota dan Puluhan UMKM

Sebarkan artikel ini
Lampung Fest 2025 Digelar November 2025 Tanpa APBD, Bakal Diisi Artis Ibu Kota Hingga Puluhan Pelaku UMKM
Lampung Fest 2025 Digelar November 2025 Tanpa APBD, Bakal Diisi Artis Ibu Kota Hingga Puluhan Pelaku UMKM

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan menggelar festival hiburan rakyat bertajuk Lampung Fest 2025 pada 11-25 November mendatang di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, menyerupai format Lampung Fair atau Pekan Raya Lampung. Festival ini hadir dengan konsep berbeda, menjadi panggung kolaborasi masyarakat, komunitas kreatif, dan dunia usaha untuk menggerakkan sektor pariwisata Lampung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Diskarekraf) Lampung, Bobby Irawan, menjelaskan bahwa Lampung Fest lahir sebagai strategi untuk menjawab tantangan pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.

Ads
close ads

“Festival ini tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga meningkatkan spent money atau pengeluaran wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Bobby Irawan, Kamis (18/9/2025).

Festival yang berlangsung selama 15 hari ini menargetkan 200 ribu pengunjung. Sektor kuliner dan musik diproyeksikan menjadi primadona karena kedekatannya dengan masyarakat. Seluruh unsur dilibatkan, mulai dari pelaku industri pariwisata, ekonomi kreatif, asosiasi, komunitas, UMKM, BUMN, akademisi, hingga media.

Lampung Fest 2025 menjadi festival pertama yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, namun tidak menggunakan APBD sama sekali. Pembiayaannya berasal dari sponsor swasta, skema bagi hasil dengan UMKM, hingga tiket konser musik.

“Dengan konsep ini, pariwisata bisa bergerak mandiri tanpa bergantung pada anggaran pemerintah. Tema besar dari Pemprov tetap ada, tetapi komunitas diberi kebebasan berinovasi,” tegas Bobby.

Sementara itu, Ketua Forum Lampung Kreatif (FOLK), Riqwan Sahari, menekankan bahwa festival ini menjadi bukti masyarakat dapat berperan nyata dalam pembangunan pariwisata tanpa menunggu anggaran pemerintah.

“Banyak daerah lain, seperti Jember, Banyuwangi, Dieng, atau Solo, sudah berhasil menyelenggarakan festival besar tanpa APBD. Lampung juga bisa,” jelas Riqwan. FOLK sendiri merupakan komunitas anak muda yang aktif menggelar event kuliner dan musik, anggotanya beragam mulai dari penggiat media sosial, pekerja kreatif, hingga pelaku UMKM.

Indikator keberhasilan festival ini bukan hanya jumlah pengunjung, tetapi juga keterlibatan komunitas dan besaran transaksi ekonomi. Lampung Fest 2025 tidak memungut biaya tiket masuk untuk pengunjung umum, kecuali untuk acara konser musik.

Dengan konsep kolaboratif dan pembiayaan mandiri, Lampung Fest 2025 diharapkan menjadi pesta rakyat sekaligus bukti nyata masyarakat Lampung mampu menggelar acara besar dengan kekuatan sendiri.

Bupati Egi Dorong Restorative Justice Mujiran Berpeluang Bebas dari Jerat Hukum
BERITA

Media90 – Kasus dugaan penggelapan getah karet yang menjerat Mujiran, lansia 72 tahun asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, akhirnya menemui titik terang menuju penyelesaian damai. Harapan agar Mujiran dapat segera bebas dari jeratan hukum kini semakin terbuka, setelah pihak PTPN I Regional 7 bersedia memaafkan terdakwa dan mendukung penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice.Ads close ads Kabar baik tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan pada Sabtu malam (23/5/2026). Kesediaan PTPN untuk membuka ruang damai menjadi langkah penting dalam proses penyelesaian perkara yang selama…

Widyya Turro Tantang Drifter Nasional di IDS 2026 Harumkan Nama Lampung Selatan
BERITA

Media90 – Sorak penonton memenuhi arena Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Di tengah deru mesin dan kepulan asap ban yang membakar aspal, ada satu nama yang mencuri perhatian publik Lampung Selatan, yakni Widyya Turro. Bukan karena ia datang sebagai pembalap unggulan nasional. Justru sebaliknya, Widyya hadir sebagai wajah baru, talenta muda lokal yang untuk pertama kalinya dipercaya tampil di Indonesian Drift Series (IDS) 2026, ajang drift bergengsi tingkat nasional.Ads close ads Bagi perempuan muda asal Kalianda tersebut, keikutsertaannya bukan sekadar mengikuti perlombaan. IDS Sumatera 2026 menjadi panggung pembuktian bagi dirinya sekaligus bagi anak-anak muda Lampung Selatan yang…

Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatera 2026 Tuai Pujian Menko Zulhas
BERITA

Media90 – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menghadiri gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatera 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Kehadiran Menko Zulhas di tengah riuh suara mesin drifting dan antusiasme ribuan pengunjung bukan sekadar kunjungan pejabat negara biasa. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah pusat terhadap keberanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menghadirkan event olahraga otomotif nasional untuk pertama kalinya di Pulau Sumatera tanpa menggunakan dana APBD.Ads close ads Di hadapan masyarakat dan pengunjung yang memadati arena, Zulkifli Hasan secara terbuka memberikan apresiasi kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, atas…

Bupati Egi Sukses Hadirkan Event Nasional IDS ke Lampung Selatan Tanpa Gunakan APBD
BERITA

Media90 – Deru mesin mobil-mobil bertenaga tinggi memecah keheningan akhir pekan di Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan. Asap mengepul dari gesekan ban di atas aspal, diiringi tepuk tangan riuh ribuan pasang mata yang memadati arena. Pada Sabtu dan Minggu (23-24 Mei 2026), sejarah baru tercipta. Indonesian Drift Series (IDS) Sumatera 2026, ajang balap drifting bergengsi tingkat nasional, resmi digelar untuk pertama kalinya di Pulau Sumatera.Ads close ads Namun di balik megahnya panggung otomotif dan decak kagum para penonton, tersimpan fakta menarik yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Event besar yang sukses mendatangkan ribuan pengunjung tersebut ternyata digelar tanpa…

PLN Bergerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Pascagangguan SUTET Muara Bungo
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Sumatera pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai di Provinsi Jambi sejak Jumat (22/5/2026). Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan kembali menikmati pasokan listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan.Ads close ads Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan sejak awal gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. Indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu cuaca buruk yang berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatera. “Gangguan…

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Lampung Kembali Normal 100 Persen Usai Gangguan Interkoneksi Sumatera
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di wilayah Lampung pascagangguan pada sistem interkoneksi Sumatera. Seperti diketahui, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 07.10 WIB, seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan telah kembali menikmati pasokan listrik secara normal.Ads close ads Gangguan pada sistem interkoneksi Sumatera tersebut terindikasi dipicu oleh faktor cuaca yang menyebabkan terganggunya Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Muara Bungo–Sungai Rumbai 275 kilovolt (kV). Kondisi itu kemudian berdampak pada sistem transmisi 150 kV dan pembangkitan di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Lampung. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan sejak…

PTPN I Regional 7 Pertimbangkan Restorative Justice untuk Lansia Terdakwa Kasus Getah Karet
BERITA

Media90 – Manajemen PTPN I Regional 7 wilayah Lampung menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan yang adil dan humanis dalam menyikapi kasus hukum yang menimpa Mujiran (72), seorang buruh sadap asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan. Lansia tersebut saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Kalianda atas dugaan penggelapan hasil bumi berupa getah karet yang terjadi di area Kebun Bergen.Ads close ads Sekretaris Perusahaan PTPN I Regional 7, Agus Faroni, mengatakan bahwa manajemen tidak menutup mata terhadap dimensi kemanusiaan serta latar belakang sosial yang mencuat di balik perkara tersebut. Menurutnya, perusahaan juga menaruh empati mendalam atas kondisi…