BERITA

Menulis: Jejak Abadi yang Tak Terhapus Waktu

278
×

Menulis: Jejak Abadi yang Tak Terhapus Waktu

Sebarkan artikel ini
Menulis, Memang Bekerja untuk Keabadian
Menulis, Memang Bekerja untuk Keabadian

Media90 – Kalimat Mauriac ini membuka perspektif menarik tentang peran seorang penjual buku, yang tampaknya sekadar memperjualbelikan benda-benda cetak.

Namun di baliknya, penjual buku sebenarnya memperdagangkan impian—membawa pembaca menuju dunia yang jauh dari realitas, penuh dengan kebijaksanaan, keajaiban, dan petualangan imajinatif.

Ads
close ads

Sepanjang sejarah, tulisan dan pengetahuan yang terkandung dalam buku telah menjadi penyimpan memori kolektif umat manusia.

Evolusi dunia penulisan mirip dengan evolusi biologis, di mana ketika gen tidak mampu menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup, manusia menciptakan sistem penyimpanan eksternal—mulai dari lukisan di gua hingga karya sastra yang penuh dengan ide dan gagasan.

Seiring waktu, otak manusia mencapai batas penyimpanan informasi, dan kita belajar menyimpan pengetahuan di luar diri kita.

Sekitar 10.000 tahun lalu, manusia mulai menciptakan apa yang dapat dianggap sebagai memori bersama.

Perpustakaan adalah bentuk fisik dari memori kolektif ini. Buku-buku di dalamnya, meski terbuat dari bahan sederhana seperti kertas yang berasal dari pohon, memiliki kekuatan untuk mengabadikan pikiran manusia, bahkan melampaui batas waktu.

Ketika kita membaca, kita terhubung dengan pikiran orang yang mungkin telah hidup berabad-abad sebelumnya.

Seperti yang dikatakan Mauriac, membaca adalah seperti bermimpi dengan mata terbuka, sebuah pengalaman yang mempertemukan masa kini dengan masa lalu dalam keheningan.

Penulisan dan buku adalah inovasi terbesar umat manusia. Mereka menyatukan pemikiran, pengalaman, dan pengetahuan dari berbagai generasi.

Buku melintasi batas waktu dan ruang, memungkinkan orang-orang dari era yang berbeda untuk berkomunikasi, bahkan jika mereka tidak pernah saling mengenal.

Dulu, tulisan dicatat di atas tanah liat, menggunakan huruf paku di Timur Dekat sekitar 5.000 tahun lalu. Tujuan awalnya sederhana, untuk mencatat transaksi perdagangan, hukum, atau doa.

Namun, perlahan-lahan, tulisan berkembang menjadi alat untuk menyimpan dan menyebarkan pemikiran filosofis, astronomi, dan berbagai bidang pengetahuan lainnya.

Pada milenium berikutnya, media tulis berkembang dari tanah liat, lilin, kulit kayu, hingga kertas yang ditemukan di Tiongkok. Namun, hanya ada satu salinan untuk setiap karya, dan pembacanya terbatas.

Revolusi sesungguhnya terjadi ketika teknologi pencetakan ditemukan di Tiongkok antara abad ke-2 dan ke-6.

Teknologi ini baru mencapai Eropa pada abad ke-15, tepatnya dengan penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg. Dampaknya luar biasa—sebelum penemuan mesin cetak, hanya ada beberapa lusin buku di Eropa.

Namun, 50 tahun kemudian, sekitar tahun 1500, sudah terdapat lebih dari sepuluh juta buku cetak. Buku kini dapat diakses oleh siapa pun yang mampu membaca, menciptakan revolusi dalam pembelajaran dan penyebaran pengetahuan.

Dalam beberapa dekade terakhir, buku menjadi semakin murah dan mudah diakses, terutama dengan munculnya buku-buku bersampul lunak.

Dengan harga terjangkau, siapa pun bisa belajar tentang sejarah, filsafat, sains, atau bahkan memanjakan diri dalam cerita fiksi.

Buku menjadi benih pengetahuan yang bisa tumbuh kapan saja dan di mana saja, menyimpan gagasan-gagasan besar yang bisa hidup kembali berabad-abad setelah ditulis.

Namun, di tengah melimpahnya informasi yang tersimpan dalam jutaan buku, tantangannya adalah bagaimana memilih buku-buku yang layak dibaca.

Meskipun informasi dalam buku tidak berubah, pengetahuan manusia terus berkembang, sehingga pembaca harus selektif dan bijaksana dalam menavigasi lautan literatur yang terus tumbuh.

Perpustakaan, sebagai pusat penyimpanan pengetahuan kolektif, adalah harta karun peradaban. Perpustakaan tidak hanya menjadi gudang informasi, tetapi juga tempat di mana ide-ide terbesar manusia dipelihara dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

Sayangnya, di banyak tempat, termasuk di negara kita, perpustakaan masih bergantung pada dukungan sukarela dan perkembangan yang lambat.

Kesejahteraan peradaban dapat diukur dari bagaimana kita mendukung perpustakaan dan menghargai buku. Buku adalah jendela menuju keabadian—setiap halaman yang kita baca adalah langkah kecil menuju pengetahuan yang tak terhingga.

Penjual buku, meski tampak hanya menjual benda mati, sebenarnya menjual impian dan petualangan yang tak ternilai bagi jiwa manusia.

Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah dan Pantau Harga Sembako di Mulya Asri
BERITA

Media90.id – Ketua I TP PKK Tulangbawang Barat (Tubaba), Ana Nadirsyah, membuka pelaksanaan operasi pasar murah sekaligus melakukan monitoring harga bahan pokok di Pasar Tradisional Mulya Asri pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan pasar murah tersebut digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.Ads close ads Dalam operasi pasar itu, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras SPHP Rp57 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, serta tepung terigu Rp10 ribu per kilogram. Usai membuka kegiatan, Ana Nadirsyah turut melakukan…

Bupati Tubaba Bagikan Tali Asih dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Petugas Pasar
BERITA

Media90.id – Bupati Tulangbawang Barat, Novriwan Jaya, memberikan tali asih berupa paket sembako dan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas penarik retribusi, petugas parkir pasar, serta petugas retribusi sampah di lingkungan pasar daerah Tulangbawang Barat pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pasar Dayamurni dan turut didampingi Ketua Baznas Tulangbawang Barat serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, kegiatan juga dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengelola pasar, dan para petugas pasar penerima bantuan.Ads close ads Bupati Tulangbawang Barat, Novriwan Jaya, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh petugas pasar yang selama ini berperan aktif dalam menjaga ketertiban, kebersihan, serta…

Eva Dwiana Salurkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Berbobot 1 Ton ke Ponpes Madarijul Ulum
BERITA

Media90.id – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyerahkan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berupa sapi limosin seberat satu ton di Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Telukbetung Barat, Selasa, 26 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung.Ads close ads Menurut Eva, bantuan sapi kurban tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar pondok pesantren, terutama menjelang Hari Raya Iduladha. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Semoga bantuan hewan kurban ini dapat tersalurkan dengan baik dan bermanfaat bagi…

Digitalisasi Transaksi Daerah Jadi Fokus Pemkot Bandar Lampung untuk Tingkatkan PAD
BERITA

Media90 – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menghadiri Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Mahan Agung pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung tersebut mengusung tema “Sinkronisasi Peta Jalan dan Rencana Aksi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Lampung”.Ads close ads Dalam rapat tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa digitalisasi transaksi daerah menjadi strategi penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mempercepat pelayanan publik. Menurutnya, penerapan sistem transaksi digital mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang…

Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Sosial untuk Ribuan Warga di Way Halim Tanjung Senang dan Kemiling
BERITA

Media90 – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung pada Senin, 25 Mei 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap kebutuhan pangan masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM).Ads close ads Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Sosial dan Dinas Pangan Kota Bandar Lampung. Berdasarkan data penerima, sebanyak 43.582 KPM menerima bantuan melalui Dinas Sosial, sedangkan 102.624 KPM menerima bantuan melalui Dinas Pangan. Di Kecamatan Way Halim, bantuan disalurkan kepada 1.919 KPM di Kelurahan Jagabaya II, 1.470 KPM di Kelurahan Gunung Sulah, serta 709 KPM di Kelurahan…

DPRD Lampung Beri Apresiasi atas Prestasi Nasional Kejati Lampung di Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026
BERITA

Media90 – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung atas prestasi yang diraih Kejaksaan Tinggi Lampung dalam ajang Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) Tahun 2026. Dalam ajang tersebut, Kejati Lampung berhasil meraih penghargaan sebagai Juara I Kejaksaan Tinggi Tipe B Terbaik se-Indonesia.Ads close ads Penghargaan itu diberikan oleh Komjak RI berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja, profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan hukum yang diberikan kepada masyarakat. Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi…

Kasus Penusukan di SMPN 44 Bandar Lampung Asroni Paslah Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter
BERITA

Media90 – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras aksi penusukan yang menimpa seorang siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung usai pelaksanaan ujian. Peristiwa tersebut dinilai menjadi alarm serius terhadap meningkatnya potensi kekerasan di lingkungan pelajar. “Kejadian ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Dunia pendidikan kita sedang menghadapi tantangan serius terkait pembinaan karakter, pengawasan lingkungan sekolah, dan pergaulan anak-anak,” ujar Asroni Paslah, Selasa, 26 Mei 2026.Ads close ads Asroni menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi tempat…