Media90 – Gunung Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Jumat, 27 Maret 2026, sekitar pukul 05.27 WIB. Letusan ini menjadi perhatian karena terjadi saat aktivitas masyarakat mulai meningkat di pagi hari.
Berdasarkan laporan resmi dari PVMBG, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.
Arah Sebaran Abu Vulkanik
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas cukup tebal. Arah sebaran mengarah ke wilayah utara dan timur laut, sehingga masyarakat di area tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan.
Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama jarak pandang serta kesehatan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
Erupsi ini juga terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan berlangsung selama 168 detik. Durasi tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan, meski masih dalam pemantauan intensif petugas.
Zona Bahaya Gunung Semeru yang Harus Dihindari
Pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting demi keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Semeru, di antaranya:
1. Larangan Aktivitas di Besuk Kobokan
Masyarakat tidak diperbolehkan beraktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 km dari puncak.
Bahkan di luar radius tersebut, warga tetap diminta menjauhi area sejauh 500 meter dari tepi sungai karena potensi awan panas dan aliran lahar dapat mencapai hingga 17 km.
2. Radius Aman dari Kawah
Aktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Semeru sangat dilarang karena berisiko tinggi terkena lontaran batu pijar saat erupsi.
3. Waspada Aliran Lahar dan Awan Panas
Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya seperti:
- Awan panas guguran
- Lava pijar
- Aliran lahar
Wilayah yang perlu perhatian khusus meliputi aliran sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungainya.
Selain bahaya langsung dari erupsi, abu vulkanik juga dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Masyarakat disarankan untuk:
- Menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah
- Menghindari area dengan abu tebal
- Menyiapkan perlengkapan darurat
Erupsi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas Gunung Semeru masih sangat dinamis dan memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat sekitar.
Demikian informasi terkait erupsi Gunung Semeru pada pagi hari ini, 27 Maret 2026, dengan kolom abu mencapai 1 km. Warga diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dan mematuhi arahan dari petugas demi keselamatan bersama.














