NASIONAL

Komdigi Terapkan Aturan Baru, Pemilik Nomor HP Baru Wajib Rekam Wajah

157
×

Komdigi Terapkan Aturan Baru, Pemilik Nomor HP Baru Wajib Rekam Wajah

Sebarkan artikel ini
Komdigi Terapkan Aturan Baru, Pemilik Nomor HP Baru Wajib Rekam Wajah
Komdigi Terapkan Aturan Baru, Pemilik Nomor HP Baru Wajib Rekam Wajah

Media90 – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan aturan baru untuk registrasi nomor HP di Indonesia. Jika sebelumnya pendaftaran hanya memerlukan NIK dan Kartu Keluarga (KK), ke depan pemilik nomor seluler, khususnya nomor baru, wajib melakukan perekaman wajah (face recognition) sebagai verifikasi identitas.

Aturan ini bertujuan menutup celah penyalahgunaan nomor HP yang kerap dipakai untuk penipuan online, SMS spam, judi daring, hingga penyebaran hoaks. Dengan sistem biometrik, identitas pelanggan diverifikasi langsung lewat data kependudukan sehingga lebih aman dan valid.

Ads
close ads

Alasan Penerapan Face Recognition

Selama ini, registrasi dengan NIK dan KK mudah disalahgunakan. Data orang lain bisa dicatut tanpa izin, nomor HP abal-abal beredar luas, dan pelaku kejahatan digital dapat dengan mudah membuat nomor baru untuk menipu korban.

Komdigi menilai, verifikasi biometrik berbasis pengenalan wajah diperlukan agar:

  • Data pelanggan benar-benar valid

  • Keamanan digital nasional meningkat

  • Penyalahgunaan identitas dapat ditekan

Ketentuan Registrasi Baru

Komdigi memaparkan beberapa aturan inti yang akan berlaku:

  1. WNI 17 Tahun ke Atas (atau sudah menikah)

    • Registrasi wajib menggunakan: Nomor HP (MSISDN), NIK, dan face recognition

  2. WNI di Bawah 17 Tahun & Belum Menikah

    • Registrasi menggunakan Nomor HP, NIK, serta NIK dan biometrik kepala keluarga sesuai KK

  3. Pengguna eSIM

    • Tetap wajib registrasi dengan Nomor HP, NIK, dan face recognition

Rincian Aturan dalam Rancangan Peraturan Menteri (RPM)

Komdigi menyiapkan fokus utama, meliputi:

  • Registrasi prabayar & pascabayar

  • Perlindungan data nomor pelanggan

  • Sistem pengawasan & pengendalian

  • Ketentuan peralihan

Roadmap Penerapan Bertahap

Komdigi memastikan penerapan face recognition tidak langsung wajib:

  1. Tahun pertama sejak aturan diundangkan

    • Registrasi masih bisa pakai NIK + KK

    • Face recognition bersifat opsional

  2. Setelah satu tahun

    • Registrasi wajib menggunakan NIK + face recognition

  3. Khusus pelanggan lama

    • Tidak diwajibkan registrasi ulang

    • Ketentuan hanya berlaku untuk pelanggan baru

Dengan demikian, masyarakat memiliki waktu adaptasi, sementara operator bisa mempersiapkan sistem biometrik secara bertahap.

Dampak bagi Masyarakat

  • Proses registrasi lebih cepat dan akurat

  • Nomor HP ilegal makin sulit dibuat

  • Keamanan transaksi digital meningkat

  • Risiko penipuan online berkurang

  • Masyarakat harus siap melakukan verifikasi wajah saat membeli nomor baru

Viral Kecelakaan di Jalan Pahlawan Temanggung Dua Pengendara Kritis Usai Tabrak Pohon
NASIONAL

Media90.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Pahlawan Giyanti, Temanggung, tepatnya di depan Ariston, pada Selasa malam, 26 Mei 2026 sekitar pukul 20.53 WIB. Sebuah sepeda motor yang melaju dari arah kawasan BCA dilaporkan mengalami kecelakaan setelah menabrak pohon di sisi kiri jalan sebelum akhirnya terjatuh.Ads close ads Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, pohon yang berada di pinggir jalan disebut cukup menonjol ke arah badan jalan. Sepeda motor yang melintas diduga kehilangan kendali hingga menghantam bagian pohon tersebut. Benturan keras menyebabkan dua orang yang berboncengan di atas motor terpental dan terjatuh ke jalan. Akibat kecelakaan itu, kedua pengendara…

Kemacetan Panjang Picu Keributan di Exit Tol Sawangan Pengendara Motor Berkelahi
NASIONAL

Media90.id – Keramaian arus kendaraan menjelang libur Idul Adha di kawasan Exit Tol Sawangan berubah ricuh pada Selasa malam, 26 Mei 2026. Dua pengendara sepeda motor dilaporkan terlibat perkelahian di tengah kemacetan panjang yang membuat lalu lintas tersendat selama beberapa waktu. Insiden tersebut disebut terjadi saat antrean kendaraan mengular di jalur keluar tol. Banyak pengendara tampak kesal karena laju kendaraan nyaris tidak bergerak dalam waktu cukup lama.Ads close ads Belum diketahui secara pasti penyebab awal pertikaian tersebut. Namun, situasi jalan yang padat dan kondisi pengendara yang kelelahan diduga menjadi faktor yang memicu emosi keduanya hingga berujung adu fisik. Kemacetan di…

Erupsi Berulang Gunung Semeru Picu Peringatan Bahaya Lahar dan Awan Panas
NASIONAL

Media90.id – Aktivitas Gunung Semeru kembali menjadi perhatian setelah tercatat mengalami belasan kali erupsi dalam periode pengamatan terbaru. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, hingga aliran lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Berdasarkan laporan pengamatan, kondisi visual Gunung Semeru sempat terlihat jelas sebelum tertutup kabut tipis hingga sedang. Cuaca di sekitar gunung terpantau berawan sampai mendung dengan arah angin lemah menuju tenggara.Ads close ads Meski asap kawah tidak terlihat, aktivitas kegempaan menunjukkan Gunung Semeru masih sangat aktif. Dalam periode pemantauan terbaru, petugas mencatat sebanyak 15…

Gempa M44 Guncang Gayo Lues Aceh Warga Diminta Waspada Susulan
NASIONAL

Media90.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Gayo Lues pada Rabu dini hari, 27 Mei 2026. Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah daerah sekitar, termasuk Aceh Tamiang, Langsa, hingga Aceh Tengah. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 02.49.05 WIB dengan pusat gempa berada di darat sekitar 20 kilometer timur laut Gayo Lues.Ads close ads Gempa tersebut tercatat berada pada koordinat 4,12 Lintang Utara dan 97,48 Bujur Timur dengan kedalaman relatif dangkal, yakni 4 kilometer. Kedalaman yang dangkal membuat getaran gempa cukup terasa oleh warga di beberapa wilayah sekitar pusat gempa. BMKG…

Viral Menteri UMKM Selingi Sambutan dengan Pantun Nama Aura Kasih di Acara Nasional
NASIONAL

Media90.id – Suasana Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah yang digelar di Balai Kartini mendadak pecah oleh gelak tawa peserta setelah Menteri UMKM Maman Abdurrahman melontarkan candaan yang menyinggung nama Aura Kasih. Momen tersebut terjadi saat Maman memberikan sambutan di hadapan peserta konferensi pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam penutup pernyataannya, ia mengucapkan kalimat yang terdengar seperti pantun.Ads close ads “Jadi naik delman bersama Aura Kasih,” ucap Maman yang langsung disambut riuh peserta acara. Moderator yang berada di lokasi spontan menimpali dengan ucapan “Cakep”, seperti respons khas ketika seseorang berpantun. Namun, Maman justru tertawa dan menjelaskan bahwa dirinya tidak berniat membuat…

Viral Modus Penipuan Mengatasnamakan PLN di Bangil Warga Diminta Waspada
NASIONAL

Media90.id – Warga Pasuruan dihebohkan dengan dugaan modus penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero). Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah seorang pengguna Threads membagikan pengalaman ibunya yang didatangi oknum mengaku sebagai petugas PLN di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan. Kisah itu ramai diperbincangkan usai diunggah akun Threads bernama @simi949095. Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku geram karena pelaku diduga memanfaatkan nama PLN untuk menakut-nakuti warga demi mendapatkan uang.Ads close ads “Nyari uang boleh tapi ya ga nipu juga, pake bawa-bawa nama PLN pula,” tulis akun tersebut di media sosial. Berdasarkan cerita yang dibagikan, korban didatangi seseorang yang mengaku sebagai petugas PLN…

Heboh Kasus Blok M, Selebgram Woodyrman Terseret Dugaan Penganiayaan yang Menewaskan WNA
NASIONAL

Media90.id – Nama selebgram Muhammad Irman Ali tengah menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat dalam kasus penganiayaan berat yang menewaskan seorang warga negara asing (WNA) berinisial M-H-F. Kasus ini viral di media sosial usai berbagai informasi mengenai kronologi kejadian beredar luas di internet. Insiden tragis tersebut disebut terjadi di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Meski kejadian berlangsung beberapa waktu lalu, detail kasus baru ramai diperbincangkan publik belakangan ini.Ads close ads Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, keributan diduga bermula dari perselisihan antara pelaku dan korban di…