Media90.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya berfungsi sebagai koperasi biasa, melainkan akan menjadi infrastruktur pemerintah di tingkat desa sekaligus penyalur bantuan sosial (bansos) dan berbagai barang bersubsidi.
Hal itu disampaikan Zulhas usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto yang membahas penguatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).
“Infrastruktur pemerintah itu apa? Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti. Sehingga jelas, karena tiap desa ada,” ujar Zulhas.
Menurutnya, keberadaan KDKMP akan mempermudah penyaluran berbagai program pemerintah hingga ke tingkat desa. Dengan jaringan koperasi yang tersebar di setiap desa dan kelurahan, distribusi bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan mudah diawasi.
Selain menjadi jalur distribusi bantuan pemerintah, Zulhas menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih juga akan menjalankan fungsi sebagai offtaker, yakni pihak yang membeli hasil produksi masyarakat desa.
Melalui skema tersebut, koperasi akan menyerap hasil panen petani apabila harga komoditas di pasaran berada di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Dua, dia sebagai offtaker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain,” jelasnya.
Dengan mekanisme itu, pemerintah berharap petani memperoleh kepastian pasar sekaligus perlindungan harga ketika nilai jual hasil panen mengalami penurunan.
Zulhas juga menilai masih banyak pihak yang keliru memahami konsep Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, koperasi tersebut bukanlah supermarket atau sekadar tempat berjualan, melainkan memiliki fungsi strategis sebagai bagian dari infrastruktur pemerintah dan penopang ekonomi desa.
“Tadi memperkuat koperasi itu kan. Satu, Kopdes itu yang salah paham banyak, dianggap seperti supermarket. Padahal Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah, dua sebagai offtaker,” tegasnya.
Pemerintah berharap penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu memperlancar penyaluran bantuan dan barang bersubsidi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyerapan hasil produksi pertanian dan komoditas lainnya.














