BERITA

Sejarawan UIN Raden Intan Lampung Isi Seminar Nasional BRIN dan Universitas Indonesia

217
×

Sejarawan UIN Raden Intan Lampung Isi Seminar Nasional BRIN dan Universitas Indonesia

Sebarkan artikel ini
Sejarawan UIN Raden Intan Lampung Jadi Pembicara di Seminar Nasional BRIN dan Universitas Indonesia
Sejarawan UIN Raden Intan Lampung Jadi Pembicara di Seminar Nasional BRIN dan Universitas Indonesia

Media90 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar A.B. Lapian Memorial Lecture 2025, sebuah forum tahunan untuk mengenang sekaligus melanjutkan warisan pemikiran Prof. Adrian Bernard Lapian, pelopor historiografi maritim Indonesia.

Tahun ini, seminar tersebut mengusung tema “Laut sebagai Ruang Ingatan dan Perubahan: Warisan A.B. Lapian untuk Masa Depan Maritim yang Berkeadilan”. Kegiatan berlangsung di Auditorium Widya Graha BRIN, Jakarta, Selasa (23/9/2025), serta disiarkan secara hybrid melalui Zoom.

Ads
close ads

Acara ini merupakan kolaborasi antara Pusat Riset Masyarakat dan Budaya (PRMB) BRIN, Pusat Riset Arkeologi Lingkungan, Maritim, dan Budaya Berkelanjutan (PRALMBB) BRIN, serta Yayasan Negeri Rempah. Forum tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian International Forum on Spice Route (IFSR) 2025.

Dua Sejarawan Maritim Jadi Narasumber

Dua akademisi hadir sebagai pembicara utama, yakni Dr. Abd. Rahman Hamid, Ketua Prodi S1 Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung, serta Dr. Didik Pradjoko dari Departemen Sejarah FIB Universitas Indonesia.

Dr. Abd. Rahman Hamid memaparkan materi berjudul “Dari Rempah ke Kopra: Membaca Jejak Historis Jalur Maritim dalam Perspektif Keadilan Sosial.” Ia menekankan warisan pemikiran Lapian yang menyoroti pelabuhan sebagai simpul vital sejarah maritim.

Sejauh-jauh kapal berlayar, sekali kelak ia masuk pelabuhan,” kutip Abd. Rahman dari Lapian, seraya menjelaskan pergeseran komoditas dagang dari rempah, teripang (abad ke-18–19), hingga kopra (abad ke-19–20). Menurutnya, perubahan ini menunjukkan peran pelaut Nusantara yang kerap terabaikan dalam historiografi, yang lebih sering menempatkan bangsa Eropa sebagai aktor utama.

Ia mencontohkan peran Makassar sebagai entrepôt kopra di awal abad ke-20, yang tumbuh berkat pelabuhan alam, fasilitas gudang, serta jaringan perdagangan pelaut Bugis, Makassar, Mandar, dan Buton dengan perahu tradisional seperti Padewakang, Palari, Lambo, dan Lete. Bahkan, pada masa revolusi, perdagangan kopra sempat menjadi perebutan antara tentara dan gerilyawan, menimbulkan penderitaan rakyat pesisir.

Sementara itu, Dr. Didik Pradjoko membawakan topik “Timor dalam Global: Perdagangan Cendana.” Ia menekankan pentingnya studi maritim untuk mengangkat kembali peran Timor dalam sejarah perdagangan Nusantara yang kerap terpinggirkan.

Laut sebagai Ruang Ingatan

Dari kedua paparan tersebut, tergambar bahwa laut bukan hanya jalur perdagangan, tetapi juga ruang ingatan kolektif, arena pertukaran budaya, sekaligus ruang perjuangan keadilan sosial.

Warisan pemikiran A.B. Lapian terus hidup melalui kajian sejarawan maritim generasi baru, yang menegaskan kembali peran masyarakat Nusantara dalam perdagangan global.

Selain menjadi pembicara di forum BRIN, Dr. Abd. Rahman Hamid juga mengisi kuliah umum di Departemen Sejarah FIB UI pada Rabu (24/9/2025) dengan tema “Makassar Mendunia: Entrepôt Rempah dalam Jaringan Maritim Nusantara Abad XVI–XVII.”

Bupati Egi Dorong Restorative Justice Mujiran Berpeluang Bebas dari Jerat Hukum
BERITA

Media90 – Kasus dugaan penggelapan getah karet yang menjerat Mujiran, lansia 72 tahun asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, akhirnya menemui titik terang menuju penyelesaian damai. Harapan agar Mujiran dapat segera bebas dari jeratan hukum kini semakin terbuka, setelah pihak PTPN I Regional 7 bersedia memaafkan terdakwa dan mendukung penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice.Ads close ads Kabar baik tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan pada Sabtu malam (23/5/2026). Kesediaan PTPN untuk membuka ruang damai menjadi langkah penting dalam proses penyelesaian perkara yang selama…

Widyya Turro Tantang Drifter Nasional di IDS 2026 Harumkan Nama Lampung Selatan
BERITA

Media90 – Sorak penonton memenuhi arena Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Di tengah deru mesin dan kepulan asap ban yang membakar aspal, ada satu nama yang mencuri perhatian publik Lampung Selatan, yakni Widyya Turro. Bukan karena ia datang sebagai pembalap unggulan nasional. Justru sebaliknya, Widyya hadir sebagai wajah baru, talenta muda lokal yang untuk pertama kalinya dipercaya tampil di Indonesian Drift Series (IDS) 2026, ajang drift bergengsi tingkat nasional.Ads close ads Bagi perempuan muda asal Kalianda tersebut, keikutsertaannya bukan sekadar mengikuti perlombaan. IDS Sumatera 2026 menjadi panggung pembuktian bagi dirinya sekaligus bagi anak-anak muda Lampung Selatan yang…

Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatera 2026 Tuai Pujian Menko Zulhas
BERITA

Media90 – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menghadiri gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatera 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026). Kehadiran Menko Zulhas di tengah riuh suara mesin drifting dan antusiasme ribuan pengunjung bukan sekadar kunjungan pejabat negara biasa. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah pusat terhadap keberanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menghadirkan event olahraga otomotif nasional untuk pertama kalinya di Pulau Sumatera tanpa menggunakan dana APBD.Ads close ads Di hadapan masyarakat dan pengunjung yang memadati arena, Zulkifli Hasan secara terbuka memberikan apresiasi kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, atas…

Bupati Egi Sukses Hadirkan Event Nasional IDS ke Lampung Selatan Tanpa Gunakan APBD
BERITA

Media90 – Deru mesin mobil-mobil bertenaga tinggi memecah keheningan akhir pekan di Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan. Asap mengepul dari gesekan ban di atas aspal, diiringi tepuk tangan riuh ribuan pasang mata yang memadati arena. Pada Sabtu dan Minggu (23-24 Mei 2026), sejarah baru tercipta. Indonesian Drift Series (IDS) Sumatera 2026, ajang balap drifting bergengsi tingkat nasional, resmi digelar untuk pertama kalinya di Pulau Sumatera.Ads close ads Namun di balik megahnya panggung otomotif dan decak kagum para penonton, tersimpan fakta menarik yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Event besar yang sukses mendatangkan ribuan pengunjung tersebut ternyata digelar tanpa…

PLN Bergerak Cepat Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Pascagangguan SUTET Muara Bungo
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Sumatera pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai di Provinsi Jambi sejak Jumat (22/5/2026). Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan kembali menikmati pasokan listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan.Ads close ads Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan sejak awal gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. Indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu cuaca buruk yang berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatera. “Gangguan…

PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Lampung Kembali Normal 100 Persen Usai Gangguan Interkoneksi Sumatera
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di wilayah Lampung pascagangguan pada sistem interkoneksi Sumatera. Seperti diketahui, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 07.10 WIB, seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan telah kembali menikmati pasokan listrik secara normal.Ads close ads Gangguan pada sistem interkoneksi Sumatera tersebut terindikasi dipicu oleh faktor cuaca yang menyebabkan terganggunya Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Muara Bungo–Sungai Rumbai 275 kilovolt (kV). Kondisi itu kemudian berdampak pada sistem transmisi 150 kV dan pembangkitan di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Lampung. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan sejak…

PTPN I Regional 7 Pertimbangkan Restorative Justice untuk Lansia Terdakwa Kasus Getah Karet
BERITA

Media90 – Manajemen PTPN I Regional 7 wilayah Lampung menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan yang adil dan humanis dalam menyikapi kasus hukum yang menimpa Mujiran (72), seorang buruh sadap asal Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan. Lansia tersebut saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Kalianda atas dugaan penggelapan hasil bumi berupa getah karet yang terjadi di area Kebun Bergen.Ads close ads Sekretaris Perusahaan PTPN I Regional 7, Agus Faroni, mengatakan bahwa manajemen tidak menutup mata terhadap dimensi kemanusiaan serta latar belakang sosial yang mencuat di balik perkara tersebut. Menurutnya, perusahaan juga menaruh empati mendalam atas kondisi…