BERITA

Tahanan Arab Saudi: 37 Warga Indonesia dengan Visa Non-Haji Diperiksa

389
×

Tahanan Arab Saudi: 37 Warga Indonesia dengan Visa Non-Haji Diperiksa

Sebarkan artikel ini
37 Jemaah Asal Indonesia dengan Visa Non-Haji di Tahan Pemerintah Arab Saudi
37 Jemaah Asal Indonesia dengan Visa Non-Haji di Tahan Pemerintah Arab Saudi

Media90 – Otoritas keamanan Arab Saudi telah kembali menahan 37 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga berniat untuk melakukan ibadah haji meskipun hanya memiliki visa ziarah.

Konjen RI di Jeddah, Yusron B. Ambarie, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut terjadi di Madinah pada Sabtu, 1 Juni 2024, siang Waktu Arab Saudi.

Ads
close ads

“Dari hasil penangkapan tersebut, sebanyak 16 perempuan dan 21 laki-laki dari Makassar telah diamankan oleh aparat keamanan di Madinah,” ujar Yusron di Makkah.

Menurutnya, para WNI tersebut melakukan perjalanan dari Indonesia ke Doha, lalu ke Riyadh, sebelum akhirnya menuju ke Madinah.

Namun, polisi Arab Saudi mencurigai mereka akan melakukan ibadah haji dan melakukan pengecekan yang menghasilkan penahanan.

Hasil pemeriksaan aparat keamanan menunjukkan bahwa puluhan WNI tersebut menggunakan atribut haji palsu, seperti gelang haji palsu, kartu identitas palsu, dan ada yang bahkan memalsukan visa haji.

Salah satu dari mereka, seorang koordinator berinisial SJ, menggunakan visa multiple yang berlaku selama satu tahun. Pihak berwenang juga sedang memburu satu koordinator lainnya dengan inisial TL.

Yusron menyampaikan bahwa sebelum penangkapan ini, 19 orang WNI telah diamankan sebelumnya namun kemudian dibebaskan karena tidak terbukti akan melakukan ibadah haji.

Mereka mengaku akan pergi ke keluarganya di Jeddah, dan tim KJRI berhasil membantu mereka untuk pembebasan.

Namun, dia juga menegaskan bahwa mereka diminta untuk segera pulang dan tidak mencoba untuk berhaji.

Sementara itu, untuk 22 orang yang ditangkap di Bir Ali saat akan mengambil miqat, Yusron mengatakan bahwa mereka akan terbang ke Tanah Air malam ini.

Dia juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk mentaati ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi, mengingat adanya sanksi berat berupa denda, deportasi, dan pemblokiran selama 10 tahun bagi pelanggar.

Yusron menegaskan bahwa koordinator akan dikenakan hukuman lebih berat, termasuk denda besar, penahanan selama 6 bulan, dan pemblokiran masuk ke Arab Saudi selama 10 tahun.

“Marilah kita taati ketentuan pemerintah Arab Saudi, jangan sampai uang hilang haji melayang,” tambahnya.

Pengurus Ikasi Lampung Sambangi KONI Bahas Kejurprov dan Seleksi Atlet Anggar
BERITA

Media90 – Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Lampung menemui pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung guna membahas persiapan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sekaligus seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara. Ketua Ikasi Lampung, Watoni Noerdin mengatakan, audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di GOR Sumpah Pemuda.Ads close ads “Kami akan mengadakan Kejurprov sekaligus seleksi pada 30-31 Mei 2026 di GOR Sumpah Pemuda untuk PON Beladiri di Manado, Sulawesi Utara,” ujar Watoni Noerdin. Dalam pertemuan tersebut, Ikasi Lampung juga mengajukan izin penggunaan venue serta…

Anggota DPRD Lampung M. Rahmat Serukan Semangat Nasionalisme di Hari Kebangkitan Nasional
BERITA

Media90 – Anggota Komisi I DPRD Lampung, M. Rahmat Visa Ridi Arifin menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 harus mampu membangkitkan kembali semangat perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air. Menurutnya, momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai persatuan dan semangat kebangsaan yang telah diperjuangkan para pahlawan bangsa.Ads close ads “Kami berharap momentum ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Lampung dan Indonesia,” ujar M. Rahmat, Rabu (20/5/2026). Ia mengatakan, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu bangsa…

DPRD Lampung Dukung Kolaborasi Pengusaha dalam Program Makan Bergizi Gratis
BERITA

Media90 – DPRD Lampung menegaskan komitmennya untuk mendukung optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa. Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar mengatakan, lembaga legislatif akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.Ads close ads “Keberadaan dapur MBG ini tentunya perlu diarahkan untuk menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa,” ujar Ahmad Giri Akbar saat menghadiri pelantikan Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Lampung, Selasa (19/5/2026). Menurutnya, integrasi dapur MBG dengan ekosistem UMKM dan ekonomi…

Plt Bupati Lampung Tengah Hadiri Diskusi FKUB tentang Penguatan Toleransi Beragama
BERITA

Media90 – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus memperkuat komitmen menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi peningkatan toleransi umat beragama yang digelar di Rumah Panggung Kompleks Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Selasa (19/5/2026).Ads close ads Kegiatan tersebut dihadiri langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, Asisten Deputi Bina Keagamaan, Asep Sunandar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, jajaran pengurus FKUB, tokoh lintas agama, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait….

Pemprov Lampung Dorong Gapembi Jadi Garda Terdepan Penyedia Pangan Sehat
BERITA

Media90 – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menjadi narasumber utama dalam talkshow bertajuk “SPPG Profesional Untuk Indonesia Emas 2045” yang digelar Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Lampung di Ballroom Hotel Radisson Bandar Lampung, Selasa (19/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Jihan Nurlela menekankan pentingnya profesionalisme dan komitmen moral para mitra Badan Gizi Nasional dalam mengelola Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto.Ads close ads Menurut Jihan, anggaran besar yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut merupakan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara maksimal. “Anggaran yang digunakan dalam program ini adalah mandat rakyat, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara…

Lampung Dorong Ketahanan Ekonomi Lewat Penyerapan Produk Lokal di Dapur MBG
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan komitmennya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, program MBG bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.Ads close ads “Sejarah peradaban dunia menunjukkan negara maju selalu dimulai dari anak-anak yang cerdas dan sehat. Oleh karena itu, kualitas pendidikan harus dibarengi dengan pemenuhan nutrisi yang baik,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri pelantikan pengurus Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Gratis (Gapembi) Lampung periode 2025-2030…

Pemprov Lampung Siapkan Strategi Ketahanan Wilayah Menghadapi Ancaman Multidimensi
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat ketahanan wilayah guna mengantisipasi berbagai ancaman multidimensi yang terjadi di sejumlah daerah, khususnya di Provinsi Lampung. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, penguatan pertahanan negara saat ini tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab militer, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, hingga generasi muda.Ads close ads “Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda,” ujar Marindo Kurniawan saat kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia Tahun…